
Orang suruhan Tin tiba tiba masuk kedalam mobil Nunew, kemudian dia menyalakan nya dan langsung pergi.
"Eh kok langsung jalan? itu Nata masih diluar" ujar Nunew. Tapi perkataan Nunew tidak ditanggapi oleh sopir nya. Yang ada dia malah menambah kecepatan dari mobil tersebut.
"Khun, khun kenapa bawa mobil sangat cepat, pelan kan sedikit" ujar Nunew
"hahahha saya bukan sopir anda Nona"
"Anda siapa? dan dimana sopir saya?"
"Saya orang yang akan mengantar anda ke jurang kematian. Sopir anda? sopir anda sudah saya bikin pingsan"
"Apa?" Nunew sangat terkejut mendengar jawaban orang tersebut
"Tolong lepaskan saya" ujar Nunew ketakutan
"Tidak bisa"
Sedangkan Nata berteriak heboh saat dia ditinggalkan.
"Ya tunggu, kenapa Nata ditinggal sih" ujar Nata kesal. kemudian dia berjalan kearah mobil Bodyguard mereka.
"Kenapa kalian ngk ngikutin phi Nunew?" tanya Nata
"Kita menunggu anda khun"
"Ya sudah ayo kejar mobil phi Nunu, aneh? kenapa laju nya sangat kencang ya" ujar Nata
saat mereka hendak pergi, tiba tiba sopir Nata tadi tiba di sana dengan pakaian yang berbeda.
"Loh kok anda di sini? terus yang di mobil siapa dong?"
"Kho thod khun, tadi saya tiba tiba di pukul dari belakang"
"Apa? gawat, ini gawat. Berarti yang di mobil itu penculik, phi Nunew di culik. Ayo kejar cepatttttff" Teriak Nata
"khab"
"Phi Zee harus tau ini" Nata mengambil Gadget nya dan menelfon Zee.
klik,,
"Kenapa nong?"
"Phi Zee, phi Nunew diculik.Mobil yang kita tumpangi diambil alih oleh penculik itu. Phi harus lacak keberadaan mobil phi Nunu"
"Apa? Nunew diculik?. Ok phi akan lacak"
Setelah itu Nata mematikan sambungan telfon nya dengan Zee. Mobil Nata terus mencari keberadaan mobil Nunew. Tapi sayang, mreka telah kehilangan jejak.
**
"Phi Zee, phi Nunew diculik.Mobil yang kita tumpangi diambil alih oleh penculik itu. Phi harus lacak keberadaan mobil phi Nunu"
deg..mendengar ucapan Nata, jantung Zee berhenti berdetak.
"Apa? Nunew diculik? ok phi akan lacak" Setelah sambungan telfon nya berkahir, Zee langsung melacak keberadaan mobil istri nya.
"Ketemu" gumam Zee kecil
"Tapi kenapa arah mobil nya menuju keatas bukit, bukankah di sana ada jurang?. Tidak aku harus cepat, Nunew tidak boleh kenapa kenapa" Zee berdiri dari duduk nya dan berjalan keluar
"Max kamu hubungi markas, dan bawa mereka ke tempat yang sudah aku share loc. Jangan bertanya kenapa? karena kamu akan tau nanti nya" Setelah mengatakan hal tersebut, Zee berlari keluar.
"Tunggu Nu, aku akan menyelamatakan kamu" Gumam Zee kecil
**
"Tidak bisa, karena sebentar lagi kamu akan menjemput ajal"
"Tidak, keluarkan saya dari sini. Keluarkan" Teriak Nunew sambil menangis kecil
Setelah sampai di tepi jurang, orang suruhan Tin melompat keluar dari mobil. Sedangkan mobil tersebut terus berjalan menuju ke jurang.
"Ahhhh tolongggg" teriak Nunew
"Hahahha" love, Frank, Tin dan Zhan tertawa melihat mobil Nunew hampir memasuki jurang
"Tabrak sekarang" perintah Tin kepada anak buah nya
"Khab khun" Anak buah Tin menabrak mobil Nunew, sehingga mobil tersebut meluncur kedalam jurang
"Akkkkkkk" terika Nunew
"Selamat tinggal Nunew" ujar Love, Tin dan Zhan juga Frank
"Ayo kita pergi dari sini" ajak Zhan
"hhmmm" Angguk mereka bersamaan.
**
Zee masih mencari titik keberadaan mobil istri nya, Cukup lama Zee dijalan tiba tiba titik lokasi nya hilang.
"Kenapa ngk nyambung lagi" Zee terus melajukan mobil nya, tiba tiba tidak jauh dari sana ada segerombolan polisi dan warga sedang berbincang bincang. Karena itu juga jalanan jadi macet total.
"Kho thod khun, ini kenapa ya? kenapa jalan nya ditutup?" tanya Zee
"Ah itu Khun, di depan sana terjadi kecelakaan. Ada sebuah mobil masuk kejurang dan meledak di sana"
"Apa?" Zee terekjut mendengar informasi tersebut
"Ini tidak mungkin Nunew, ya itu bukan Nunu" Gumam Zee kecil
"Apa saya boleh tau identitas korban?"
"Kalau itu saya kurang tau khun, kalau anda ingin iformasi lebih. Anda bisa bertanya kepada petugas yang ada di sana"
"Khab, khop kun krap" Zee turun dari mobil nya dan berjalan menuju mobil para petugas.
"Sawaddi khab" sapa Zee
"Sawaddi khab, ada yang bisa kami bantu?"
"Begini khun, saya ingin tau identitas dari korban. Kebetulan saya sedang mencari keberadaan istri saya yang hilang"
"oh boleh, sebentar" Salah satu petugas di sana mengambil beberapa barang yang tersisa dari hasil ledakan mobil tersebut.
"Ini khun, hanya ini yang tersisa dari ledakan tersebut"
"Ini? ini milik Nunew" gumam Zee kecil saat dia melihat gantungan kunci kesayangan nya yang dia berikan kepada Nunew.
"Tidak, tidak, TIDAKKKKKKK" teriak Zee sambil menangis. Dia sujud ketanah sambil meraung raung.
"Tidak Nu, itu pasti bukan kamu kan. kamu bohong sama aku Nu. Kamu bilang, kamu tidak akan meninggalkan aku. Kamu bilang, kamu akan menua bersama aku Nu. Tapi apa, semua hanya omong kosong. Kembali Nu, aku mohon. Jangan tinggalkan aku" teriak Zee sambil menangis
Next,,,