
"Sayang kamu ingat, jangan sampai terpisah dari Bodyguard"
"hhhmmmm aku janji"
"Nata phi titip phi Nunu ya"
"siapp phi"
"ingat kamu juga harus hati hati, jangan sampai berpisah satu sama lain"
"kha phi"
"ya sudah, phi berangkat dulu. kalian masuk lah"
"hhmmm" angguk Nata dan Nunew bersamaan
"Dan untuk kalian, tolong jaga istri dan adik saya dengan baik"
"hhmm siap khun"
setelah memastikan Nata dan Nunew masuk ke area kampus, Zee baru meninggalkan tempat itu.
skip.
"Max bagaimana? apa kamu sudah menemukan informasi tentang Zhan?"
"Sudah Zee, dan semua nya ada di dokumen ini. Kamu bisa lihat sendiri"
"hhhmmm"
"Bagus, kerja bagus Max. Dengan begini aku bisa meneror nya sebelum dia aku hancurkan. Dia harus menerima hukuman secara perlahan"
"Terserah kamu saja Zee, ya sudah aku keluar dulu" Ujar Max
"hhmmm" Setelah kepergian Max, Zee mengirim pesan kepada Zhan menggunakan identitas rahasia.
^^^To: Xiao Zhan^^^
^^^Hallo Tn Zhan, Saya salah satu pengagum rahasia anda. Anda tau, saya mengetahui semua tentang anda. Mulai dari rahasia kecil sampai besar, Mulai dari malasah pembunuhan sampai penipuan dan penggelapan. Serta menjalankan bisnis yang ilegal. Hebat kan saya, bisa tau semua tentang anda.^^^
"Sudah dengan begini dia tidak akan tenang. Dan tentu nya akan semakin gelisah" Ujar Zee dengan senyum penuh kemenangan. Setelah mengirim pesan kepada Zhan, Zee baru melanjutkan pekerjaan nya.
**
Zhan baru saja selesai bertemu dengan salah satu rekan bisnis nya di sebuau cafe. Saat ini dia dalam perjalanan menuju mansion panich. Hari ini dia akan berdiam diri di rumah, agar setelah Nunew pulang dia bisa memantau gadis itu.
hanya butuh lima belas menit, Zhan tiba di kekediaman panich. Karena kebetulan tempat dia bertemu dengan rekan kerja nya tidak jauh dari sana.
Saat Zhan ingin turun dari mobil, tiba tiba dia menerima Notic pesan. Sebelum keluar, Zhan melihat hp nya terlebih dahulu.
from: +66669543721
Hallo Tn Zhan, Saya salah satu pengagum rahasia anda. Anda tau, saya mengetahui semua tentang anda. Mulai dari rahasia kecil sampai besar, Mulai dari malasah pembunuhan sampai penipuan dan penggelapan. Serta menjalankan bisnis yang ilegal. Hebat kan saya, bisa tau semua tentang anda.
"siapa ini? kenapa dia bisa tau semua rahasia saya? saya harus cari tau. Jika tidak bisa gawat, bisa saja sewaktu waktu dia membocorkan semua rahasia saya" Gumam Zhan marah
titt,
klik,,
"khab khun"
"kalian cari dan lacak dimana dan siapa pemilik nomor ini. Jika kalian berhasil, maka saya akan bayar lima kali lipat dari yang biasa" perintah Zhan
"ok khab khun" Jawab
"aku harus menemukan orang ini secepat nya, posisi aku dalam bahaya jika seperti ini"
Zhan lanjut melangkah memasuki Mansion panich.
***
"phi apa masih lama, Nata lapar" bisik Nata kepada Nunew
"kamu lapar?"
"hhhmmm"Angguk Nata
Nunew mengeluarkan bekal yang dia bawa dari rumah, kemudian memberikan nya kepada Nata.
"Ini makan lah"
"kita bisa beli lagi sayang" Jawab Nunew lembut
"hhmm khop kun na phi"
"sama sama"
"tapi apa tidak apa Nata makan, nanti kalau Dosen nya marah gimana?"
"ngk akan, percaya deh. Ayo makan"
"hhhmmm" Nata memutuskan untuk makan bekal yang di berikan oleh Nunew.
skip.
Jam kuliah Nunew baru saja selesai. Untuk mata kuliah selanjut nya, Nunew baru masuk satu jam lagi. Untuk itu Nunew dan Nata memutuskan untuk pergi ke kantin.
"Nong, phi mau ke toilet dulu. Bentar ya, kamu tunggu di sini"
"Nata temani phi, nanti kalo ada yang berniat jahat bagaimana?. Phi ingat kan apa pesan phi Zee"
"hhmm ya sudah, ayo" ajak Nunew
"Kalian tunggu di sini saja" Perintah Nunu kepada Bodyguard nya
"khab khun"
tanpa mereka sadari, seluruh gerak gerik mereka diperhatikan oleh Frank.
"Nong kamu tunggu di sini"
"hhhmm"Angguk Nata
hanya beberapa menit, Nunew selesai dengan urusan nya.
"Ayo Nong"
"hhmmm"
"hallo Nunew" Ujar Frank menghadang jalan Nunew dan Nata
"Phi Frank" Bisik Nunu pelan. Tubuh nya mulai mengeluarkan keringat dingin, sedangkan tangan nya memegang tangan Nata dengan erat. Tingkah Nunew yang seperti ini tentu nya membuat Nata bingung.
"phi Nunu kenapa ya? kenapa cengkraman tangan nya kuat sekali. Dan jangan lupakan tangan nya berkeringat dingin. Siapa laki laki itu, kenapa Phi Nunu seperti nya ketakutan" Batin Nata
"Minggir, kita mau lewat"Ujar Nunu dingin setelah dia bisa menguasai diri nya
"Eeiitttssss, tidak semudah itu. Kamu tau Nu, aku begitu merindukan tubuh mu itu" Frank perlahan mendekat kearah Nunu
"Jangan mendekat" Ujar Nunu dingin, kemudian dia ikut mundur kebelakang
"*Apa ini yang di maksud bahaya oleh phi Zee?" Batin Nata
"Jika benar, ini tidak bisa dibiarkan" Batin nya lagi*
Saat Frank ingin mencoba menyentuh tangan Nunew, dengan cepat Nata menepis nya dengan kuat.
"Jangan sentuh tangan phi saya" ujar Nata dingin. Sangat dingin, bahkan Aura nya seperti ingin membunuh seseorang
"Hei emang kamu siapa bocah? Jangan ikut campur" Jawab Frank sedikit marah
"Kamu tidak dengar apa yang saya katakan tadi?. Telinga kamu masih berfungsi dengan baik bukan?. Atau jangan jangan kamu budeg, Selain budeg juga bodoh" Ujar Nata sarkas
"Kamu" Teriak Frank marah
"minggir, sebelum saya benar benar mengirim kamu keneraka" Ujar Nata dengan aura membunuh
melihat situasi yang tidak aman, Frank menyingkir dari sana.
"Kamu lolos kali ini Nu, tapi tidak lain kali" ujar Frank dan pergi dari sana
"Phi tidak apa apa?" tanya Nata
"Phi Ok, khop kun na Nata"
"sama sama phi. Ayo kita pergi dari sini, sebelum orang gila tadi kembali lagi"
"hhhmmm" Angguk Nunew
Next