
Nunu asyik bermain dengan Alice gadis kecil yang mereka temui tadi. Nunew asyik mengelitik perut Alice sehingga menyebabkan gadis kecil itu tertawa nyaring. Diikuti oleh tawa Nunu karena gemes melihat keimutan Alice. Suara tawa mereka menarik perhatian Zee yang semula fokus terhadap dokumen berbalik melihat Nunew dan Alice.
Pemandangan di depan nya sungguh membuat perasaan Zee hangat. Mereka seperti keluarga yang harmonis, dengan Nunew sebagai sosok ibu yang lembut dan behati malaikat. Zee membayangkan jika Alice adalah putri mereka, betapa beruntung nya Zee. mendapatkan keturunan dari wanita sesempurna Nunew.
perlahan Zee beranjak dari duduk nya dan berjalan kerah Nunew.
"Asyik banget ya, sehingga melupakan aku" Ujar Zee pelan
"heheehe hia,,lihat deh hia dia lucu kan?"
"hhhmm lucu, sama kaya kamu" Zee menggoda Nunu dengan ucapan nya
"iihh hia, apa sih" Nunu tersipu malu akibat perkataan Zee
"Emang benar kok. Kamu mau ngk yang imut seperti ini" Zee bertanya dengan nada yang misterius
"Mau lah, tapi kan dia sudah ada orang tua nya hia" Jawab Nunu polos
"emang siapa yang suruh kamu bawa dia? ya kita bikin lah"
"oh iya? bagaimana cara nya hia? apa hia tau cara nya?" Nunu bertanya dengan ekspresi yang benar benar polos
"hhhmm tau"
"ya sudah ayo bikin" Ajak Nunu yang masih belum mengerti maksud Zee
"ngk bisa Baby, membikin itu harus di rumah dan lebih menyenangkan jika malam hari" Ujar Zee Ambigu
"Ha? masak sih? emang harus malam hia? emang kenapa kalo siang?"
"ya ngk apa apa"
"hia sudah punya bahan nya?" Tanya Nunu polos
"Bahan apa Nu?" Tanya Zee heran
"ya bahan buat membuat nya"
"ngk perlu bahan, nanti hia praktekan langsung"
"hhm bisa gitu ya?"
"ya bisa" Zee mengulum senyum karena melihat sifat polos istri nya ini. Dia tau jika Nunu tidak paham dengan pembicaraan mereka tadi. Saat asyik mengobrol tiba tiba Max masuk kedalam ruangan Zee. Seperti biasa dia masuk tanpa permisi.
"Zee, aku butuh beberapa tanda tangan kam_u" Dengan perlahan suara Max mengecil karena melihat pemandangan di depan nya ini.
"aow, aow, aow gercep bener Zee, baru nikah aja udah jadi. udah segene ini lagi, wah bibit kamu memang tidak bisa di ragukan lagi" Ujar Max sambil mengejek Zee
"Apa sih Max, jangan mulai deh. gercep gercep gercep. Kamu kira isi pulsa, langsung isi langsung masuk. Ya butuh proses bambang, Udah ah mana dokumen yang harus aku tanda tangani"
"Ya sudah ini."
"hallo Nu" Sapa Max ramah
"iya phi"
"ngk usah goda istri aku juga max, ngk lihat suami nya di sini" Ketus Zee
"idihhhh posesif benar bos" Ujar Max santai
"nih, keluar sana" Usir Zee kepada Max
"tanpa di suruh aku juga akan keluar. Nu kamu hati hati sama dia, dia ganas lo" Setelah menyelesaikan ucapan nya Max berlari keluar dengan terbirit birit takut kena amukan koala ganas
"hahahhaa" Tawa Nunu dan Alice pecah
"hhhmm sudah berani ketawain aku ya, rasain ini" Zee menggelitik perit Nunu dan Alice secara bergantian. Terdengar gelak tawa di dalam ruangan Zee. hal tersebut sontak membuat Karyawan Zee bingung, sebab baru pertama kali nya dia melihat Bos mereka tertawa lepas seperti itu. itu pun karena istri nya.
benar benar ajaib.
"Ampun hia, ngk lagi deh"ujar Nunu di sela tawa nya
Akhir nya Zee berhenti menggelitik Nunu dan Alice. Zee memandangi wajah Nunu lama, tiba tiba jantung nya berdetak dengan cepat. Ada apa dengan nya? apa dia sudah mulai mencintai gadis ini?.
"hia aku anterin Alice ke Mommy nya dulu ya" pamit Nunu
Nunu menggandeng tangan Alice keluar dari ruangan Zee. Saat Nunu pergi, tidak lupa Bodyguard Zee mengikuti nya dari belakang.
"phi" Panggil Nunu kepada OG tersebut
"aouwh buk, Alice"
"jangan panggil Ibuk phi, panggil Nunu saja. aku ke sini cuma nganterin Alice saja"
"tapi saya tidak berani, takut sama khun Zee"
"tidak apa apa phi, hia tidak akan marah"
"ok khab, Nunu pergi dulu phi"
"khab Nu"
"babay Alice"
"babay phi"
Nunu perlahan meninggalkan tempat Alice, tapi dia tidak kembali keruangan Zee. melainkan dia ke kantin dulu. Tiba tiba perut nya minta di isi. Nunu memesan makanan dan memakan nya dengan lahap, selesai makan, Nunu kembali keruangan suami nya. Tidak lupa membelikan Zee makanan untuk makan siang
Diruangan Zee, dia sedang fokus mencari bebrapa laporan bulan lalu di lemari arsip nya. Dia membutuhkan data tersebut untuk perbandingan dengan bulan ini. Tiba tiba Pintu ruang Zee terbuka, Zee mengira itu Nunu karena hanya Nunew yang keluar masuk tanpa mengetuk terlebih dahulu selain Max.
"Sayang kamu sudah balik? kenapa lama sekali?" Tanya Zee tanpa menoleh ke belakang. Yang masuk bukan lah Nunew, melainkan Love. Dia datang untuk menggoda Zee. Dengan berani Love memeluk Zee dari belakang.
"kamu kenapa? hhhmm manja banget?" Tanya Zee lembut tanpa menoleh ke tangan yang melingkar di perut nya.
tepat saat itu Nunew masuk ke ruangan Zee.
"Hia" Cicit Nunu pelan dan menjatuhkan makanan yang di bawa
mendengar suara sesuatu jatuh, Zee berbalik dan betapa terkejut nya dia melihat Nunu di depan pintu dengan tatapan penuh luka. Jika Nunu di sana siapa yang memeluk nya tadi, dengan cepat Zee melihat ke samping.
"Love" Teriak Zee dengan nada tinggi
"maaf aku mengganggu, aku akan keluar" Ujar Nunu menahan tangis nya
"Nu, tunggu. Baby kamu salah faham" Saat Zee hendak mengejar Nunu tangan nya di tahan oleh Love
"udah biarin aja sih, ngapain juga di kejar" Ujar Love santai
Dengan penuh amarah, Zee mencekik leher Love dengan kuat.
"Berani sekali kamu menyentuh kulit saya dengan tangan kotor mu itu? apa kamu sudah bosan hidup?" Ujar Zee dengan aura yang sangat dingin
"Dan kamu telah membuat istri saya menangis, Maka ucapkan selamat tinggal pada dunia ini Love" Ujar Zee lagi
"Maxxxx" Teriak Zee keras, sehingga orang orang di luar memanggil Max dengan cepat sebelum Zee meledakan kantor nya.
"Ada apa?" Tanya Max setelah sampai di ruangan Zee
"Kamu urus wanita ini, jangan sampai aku membunuh nya di sini" Ujar nya dingin
"kamu lagi, titisan setan. Bikin ulah lagi, ngk capek"Tanya Max tajam
"Bereskan dia, aku akan menyusul Nunu"
"hhhhmmm"
Sedangkan Nunu menangis tersedu sedu di dalam taksi yang dia tumpangi.
"maaf mau kemana?"
"Antar saya ke alamat ini khun"
"khab"
Nunu masih sakit hati dengan kejadian yang dia lihat tadi. Sebenar nya apa hubungan Love dengan Zee. Apa dia wanita yang di ceritain Mama. Apa dia alasan Zee berubah menjadi dingin?. Apa dia tidak ada arti nya bagi Zee.
kenapa rasa nya sakit sekali.
next..