My Husband Is Mafia

My Husband Is Mafia
27



"Bagaimana Max, apa kamu sudah mengetahui siapa dalang di balik penyerangan tadi" Tanya Zee ketika dia sudah sampai di ruangan nya


"dalang dari penyerangan kalian tadi adalah Tin Zee, dia telah mengetahui jika Nunew kuliah di sana. Dan target dia adalah Nunew, tapi dia tidak tau jika yang di dalam mobil bersama Nunew adalah kamu"


"kurang hajar"


"ada hal yang lebih penting Zee"


"apa?"


"Tin bekerja sama dengan Love, kamu harus hati hati. Dari laporan anak buah kita, jika apartemen kalian sudah di pantau. Dan kemungkinan terburuk nya Frank anak Fluke juga ingin mengincar Nunew."


"kurang ajar, Mereka ingin bermain main dengan aku Max. lihat saja apa yang akan aku lakukan kepada mereka"


"yang penting kamu harus hati hati, jangan gegabah. siapkan rencana sebaik mungkin sehingga kita bisa mengahncurkan mereka sehancur hancur nya Zee"


"kamu tenang saja Max, aku akan memulai permainan nya hari ini. Dan akan aku mulai dari Fluke. sumber utama penderitaan Nunew"


"apa yang akan kamu lakukan."


"ini kamu sebarkan Informasi dan bukti kecurangan Zee dalam berbisnis, sehingga membuat perusahaan nya goyah. Dan bikin semua kolega bisnis nya menarik diri dari kerja sama mereka" Ujar Zee dingin


"ok khab"


**


orang suruhan Tin kembali dengan wajah babak belur.


"mana yang lain?" Tanya Tin


"yang lain nya sudah di musnahkan khun" Jawab Nya singkat


"kalian segitu banyak tapi masih kalah oleh seorang mahasiswa, dasar lemah. kalian tidak bisa di andalkan" Marah Tin


"kho thod khun, dia tidak sendiri. Dia ditemani oleh seseorang"


"hanya berdua kalian tidak bisa mengalahkan nya" Tin benar benar murka mendengar ucapan anak buah nya


"Dia benar benar ahli dalam bela diri Khun, tidak lebih dari dua menit kita semua tumbang oleh nya. seperti nya dia salah satu pengawal untuk menjaga laki laki tersebut" Jelas nya lagi


"kurang ajar. Tunggu saja Zee, kali ini Nunew lolos tapi lain kali Nunew tidak akan lolos. Kamu akan aku hancurkan lewat Nunew" Ujar Tin dingin


drett(bunyi hp berdering)


"hallo" Sapa Tin


"Tin kamu dimana?" Tanya Love


"di markas, kenapa?"


"temui aku di caffe biasa, ada yang mau aku bicarakan".


"ok khab"


Skip.


"Ada apa Love?" Tanya Tin


"Bagaimana rencana kamu? berhasil?"


"gagal, ada seseorang yang membantu nya"


"sial, dia masih saja bisa lolos. Bagaimana kalo kita libatkan satu orang lagi?"


"siapa?"


"phi Frank"


"phi kamu? kamu yakin?"


"Tentu. Nunew sangat takut kepada Phi Frank"


"ok, tapi apa yang akaj dia lakukan?"


"Bukan dia, tapi kita akan membuat nya menjadi salah satu Dosen di tempat Nunew kuliah. Tapi dengan identitas yang berbeda, agar Zee tidak mengetahui nya, bagaimana?"


"Ok juga, aku setuju"


"Baiklah kami atur Phi kamu, biar aku yang atur agar dia bisa menjadi salah satu Dosen di sana"


"deal"Ujar Love


"kalo begitu aku permisi"


"ok khab" Jawab Tin


"hahahaha tunggu Zee" ujar Tin di sela tawa nya


***


"Sayang nanti habis istirahat antarkan aku ke perusahaan Zee ya, aku mau bertemu Nunew"Pinta Ny.pruk


"khab Dear"Jawab Tn.pruk Lembut


"Tiba tiba perasaan aku ngk enak" Ujar Ny.pruk lagi


"kenapa?"


"aku juga ngk tau, tapi aku merasa akan terjadi sesuatu hal yang menakutkan."


"Berfikir positif saja, mudah mudahan tidak akan ada hal yang terjadi"


"khab. aku boleh minta tolong?"


"khab Dear, untuk kamu apa pun aku lakukan. ada apa hmm?"


"aku minta tolong agar kamu menyuruh anak buah mu menjaga Nunew dari jauh. Aku masih tidak tenang, apa lagi keberadaan Nunew sudah di ketahui oleh Om nya. Tentu nya dia tidak akan tinggal diam karena dia takut posisi nya akan terancam di perusahaan."


"khab Dear"


"hhhmmm"


****


Nunew baru saja selesai kuliah, dia hanya memiliki jam kuliah sampai jam makan siang. setelah itu dia akan pergi menuju kantor suami nya.


"Silahkan khun"


"khab, khop kun na" Jawab Nunew sopan


setelah Nunew masuk kedalam mobil nya, sang Bodyguard melajukan mobil nya menuju perusahaan Zee pruk panich. Setengah jam diperjalanan akhir nya mereka sampai.


"silahkan Khun"


"khab, kamu tunggu di sini saja. kamu boleh Makan atau kemana pun, nanti jika aku butuh aku akan telfon"


"khab khun"


Nunu berjalan memasuki perusahaan suami nya, banyak orang yang membungkuk hormat kepada Nunu.


"aoiw nong" Sapa Max yang baru saja keluar dari sebuah ruangan


"phi Max" Ujar Nunu


"mau keruangan Zee?" Tanya Max


"hhhhmmm" Angguk Nunu polos


"ya sudah sekalian saja."


"khab phi"


"oh iya Nong, kamu ingat sahabat kamu yang datang waktu nikahan kamu itu?"


"khab, kenapa phi?"


"Kenalin dong phi dengan nya"


"phi suka sama phi Nat?" Tanya Nunew polos


"phi tertarik saja kepada dia" Jawab Max kalem


"ok khab phi, Nunu bantu deh. Nunu setuju jika phi Nat sama phi. Selain baik, phi juga bertanggung jawab dan humoris. Phi Nat pasti suka, phi Nat orang nya juga baik. aku jamin phi tidak akan nyesal mengenal dia"


"hhhhmm, untuk itu kamu harus bantu phi"


"khab phi, atau ngk gini saja. siang ini kita makan di Caffe phi Nat" Usul Nunu


"wah bagus tu"


"Ok, biar Nunu yang ngomong sama phi Zee"


"ok Nong" Tidak terasa mereka telah sampai diruangan Zee


"Hia" Panggil Nunu


"ah sayang, kamu di sini?"


"hhhmm, kan aku sudah selesai kuliah"


"ohhh, ya sudah sini peluk hia dulu. Hia rindu baby"


"hhhhmm" Angguk Nunu memeluk Zee dengan erat.


"Hia ayo makan siang, Nunu lapar"


"ok Baby, ayo"


"Tapi Nunu yang tentuin tempat nya, gimana?"


"Apa pun sayang"


"Boleh Nunu aja phi Max"


"boleh Baby"


"khop kun na Hia"


"sama sama sayang"


Zee dan Nunew beranjak dari duduk nya dan berjalan keluar dari ruangan Zee.


"Lo Zee Nunu" Panggil ny.pruk


"ma" Jawab mereka bersamaan


"kalian mau kemana sayang?"


"kita mau pergi makan siang ma, mama ikut?" Tanya Nunu


"Boleh?" Tanya Ny.pruk


"Boleh dong Ma, iya kan Hia" Tanya Nunu kepada suami nya


"iya sayang, ayo ma" Ujar Zee


"Tunggu Hia, Nunu panggil Phi Max dulu"


"khab sayang"


Tidak lama kemudian, Nunu kembali dengan Max bersama nya.


"Ya sudah ayo jalan" Ajak Zee


"hhhmm" Angguk mereka bersamaan


next.