My Husband Is Mafia

My Husband Is Mafia
14



Pagi ini Nunu sudah kembali sehat, Dia sedang berkutat dengan peralatan dapur untuk membuat sarapan dia dan Zee. Ekspresi Nunu terlihat bahagia, itu dikarenakan dia telah berbaikan dengan Zee. Dia sangat senang karena Zee sudah mau menerima keberadaan nya. Setidak nya hubungan dia dan Zee sudah ada kemajuan.


"pagi' Sapa Zee yang sudah berada di belakang Nunu


"pagi hia duduk lah, sebentar lagi sarapan nya sudah siap. mau Nunu buatkan teh? coffee? atau apa gitu?." Tawar Nunu dengan polos


"ngk usah Nu, hia ngk minum coffee atau pun teh. Tapi kalo susu, boleh juga" Jawab Zee ambigu


"khab hia" Jawab Nunu polos sambil berjalan mengambil susu pesanan Zee. Tidak lama kemudian dia kembali dengan segelas susu.


"ini hia" Menyerahkan segelas susu kepada Zee


Zee mengulum senyum karena kepolosan Nunew, gadis di depan nya ini benar benar polos dan menggemaskan. Kenapa Zee baru sadar jika ternyata dia sangat cantik, kulit putih, bibir merah, mata sipit sungguh ciptaan tuhan yang sangat sempurna.


"Aku ngk minum Susu ini Nu" Jawab Zee jahil


"Terus?" Tanya Nunu dengan polos


"Susu yang lain, yang lebih nikmat, manis dan menggoda"


"ah emang ada hia? merk nya apa? nanti Nunu belikan deh" Jawab Nunu polos


"hahahhaa" Zee langsung tergelak mendengar jawaban Nunu, sungguh Nunu sangat polos. Dia benar benar tabu dengan masalah orang dewasa. Bukti nya dia tidak paham dengan yang di bicarakan Zee


"hia kenapa tertawa?"


"bukan apa apa, ayo makan.! sarapan nya sudah siap kan?"


"ohh khab hia, sebentar Nunu ambilkan". Nunu mengambilkan beberapa makanan untuk Zee, setelah itu mereka makan dengan tenang.


Skip:


Selesai makan Nunu dan Zee bersantai diruang tamu. Mereka bercerita supaya bisa lebih mengenal lebih dekat. Nunu dan Zee asyik cerita, sehingga tidak terasa hari sudah siang. Zee mengajak Nunu untuk memilih gaun untuk ke pesta nanti malam.


"Kita mau kemana hia?"


"mau ngambil pesanan aku, tapi kamu harus temani aku pergi"


"hhhmm ok khab hia"


lama mereka di perjalanan akhir nya sampai di tempat yang dituju. Zee memasuki tempat tersebut dan staf di sana mengarahkan Zee ke ruangan VIP.


"selamat Siang Khun Zee"


"hhhhmm"


"ini merupakan produk keluaran terbaru kami, dan rancangan nya hanya ada satu. Begitu pun dengan yang lain, silahkan pilih mana yang istri anda inginkan"


"Nu, silahkan kamu pilih"


"Nunu berjalan mendekati gaun tersebut, mencoba memilih salah satu di antara mereka. Lama Nunu berfikir akhir nya pilihan dia jatuh ke gaun yang warna nya perpaduan hitam dan Silver. Sederhana tapi terkesan sangat mewah.


"aku pilih yang ini"


"pilihan yang sangat bagus Nona"


"khop kun na" Ujar Nunu


"kirimkan baju tersebut ke alamat saya, dan pastikan jangan terlambat sedikitpun."


"khab khun Zee"


setelah memilih gaun untuk Nunu, mereka memutuskan untuk pulang. Sesampai nya di sana ternyata pesanan Zee sudah datang. Zee masuk dan menyuruh Nunu untuk bersiap siap, agar nanti nya mereka tidak terlambat datang ke acara Tersebut.


lima belas menit kemudian Nunu telah siap mandi, saat dia keluar sudah ada beberapa orang yang akan membantunnya berdandan untuk pergi ke pesta.


"sawaddi kha nyonya"


"sawaddi kha, kalian siapa ya?" Tanya Nunu heran


"jangan panggil Nyonya, panggil nama saja"


"kami tidak berani nyonya"


"kalo begitu panggil Nona saja, ok khab?"


"ok nona"


"bagus, ya sudah aku ganti baju dulu" Nunu kembali ke kamar mandi dengan membawa Gaun yang telah di siapkan oleh Zee. Tidak lama kemudian Nunu keluar dengan balutan gaun yang sangat cocok di tubuh nya yang ramping, tapi sangat berisi di bagian pinggul dan dada nya. Bentuk tubuh Nunu sangat indah, bahkan bisa membuat kaum Adam lupa diri.


"Silahkan Nona"


Nunu berjalan dan duduk sesuai arahan mereka. Dan mereka mulai memoles wajah Nunu sedikit demi sedikit. Wajah Nunu yang cantik tidak membuat mereka susah dalam merias nya. Cukup memolesi nya sedikit, maka Nunu akan terlihat seperti bidadari surga.


"Selesai nona, anda benar benar cantik"Puji penata rias


"kamu bisa saja, khop kun na" Ujar Nunu


"khab Nona, kalo begitu kami permisi"


"hhhhmm" Setelah kepergian mereka Nunu mengambil tas nya dan berjalan keluar kamar untuk menemui Zee.


saat sampai di depan Zee, Zee malah terperangah melihat kecantikan Nunu. ini kali kedua Zee terpesona akan kecantikan Nunu, yang pertama saat mereka mengucap janji suci dan yang kedua sekarang.


"dia benar benar cantik. tapi apa apaan bagian punggung nya, kenapa sangat terbuka seperti itu." Monolog Zee dalam hati tanpa sadar sifat posesif nya keluar


"Ayo" Ajak Zee kepada Nunu, tapi sebelum pergi Zee tidak lupa memasangkan jas nya di bahu Nunu supaya punggung Nunu yang ter ekspos tidak bisa dilihat orang.Setelah itu Zee menggandeng tangan Nunu menuju mobil mereka.


****


Acara Fluke sangat lah meriah. Banyak kalangan atas yang ikut acara tersebut. Mulai dari pengusaha pengusaha muda sampai dengan beberapa jajaran orang yang paling tersohor di negeri ini ikut menghadiri acara Fluke. Salah satu nya Zee pruk panich. Siapa sih yang tidak kenal dengan Zee. Pengusaha muda yang sangat berbakat, yang sudah banyak mengukir prestasi di dunia bisnis. bahkan di usia nya yang menginjak tahun ketiga dia termasuk pengusaha tersukses no satu di asia dan pengusaha termuda dan tersukses no 2 didunia.


Dia tidak hanya bergelut di dunia bisnis, tapi juga di dunia permafia an. Hebat nya tidak ada yang tau jika Zee merupakan Ketua mafia yang paling di takuti di Asia, dan di eropa.


saat Zee tiba disana, banyak wanita yang terkagum kagum akan ketampanan Zee. Bahkan ada yang terang terangan menggoda Zee. Dan perlakuan mereka sungguh membuat Nunu sangat Cemburu. Tapi tidak banyak dari mereka yang sedikit heran dengan wanita cantik yang di gandeng Zee. Secara selama ini Zee selalu datang sendiri setiap menghadiri acara seperti ini. Tentu kejadian ini sangat langakh bagi mereka.


Sedangkan Nunu merasa gugup karena yang hadir orang orang berkelas semua. Zee yang menyadari kegugupan Nunu berusaha memberikan ketenangan.


"halo Khun Zee" Sapa salah satu kolega bisnis Zee


"hallo" Jawab Zee singkat sambil membalas salaman Takur


"Apakah ini adik anda?" Tanya nya heran sambil menatap Nunu dengan pandangan sulit di artikan. Melihat orang di depan nya Nunu menjadi tidak nyaman, dia semakin merapatkan tubuh nya kepada Zee.


"Tolong mata anda dijaga jika ingin masih berada di tempat nya" Ujar Zee tegas


"ohh maaf khun Zee" Ujaar nya ketakutan


"Dia istri saya"


"ohh sekali lagi, maaf" Ujar nya


"hhhhmm"


"kalo begitu saya permisi"


next...


Like


coment


masukan ke favorite kalian ya


and follow meπŸ˜πŸ˜πŸ˜πŸ€—