
"Jadi ada apa Fluke, kenapa kamu memangil aku ke sini?" tanya Zhan kepada Fluke
"aku ingin kamu membantu aku"
"membantu apa?"
" Bantu aku menyingkirkan anak ini" Fluke menyerahkan photo Nunew kepada Zhan
"loh bukan nya Ini Nunew" Ujar Zhan
"kamu kenal?"
"ya jelas kenal, ini kan menantu phi aku"
"maksud kamu?"
"iya, Ini istri nya Zee bukan?"
"hhmmm" angguk Fluke
"ya itu, kamu lupa jika aku menikahi adik nya Tn pruk?"
"Benar, jadi bagaimana? kamu batal membantu aku?"
" Siapa bilang? Kamu tenang saja. aku akan membantu kamu menyingkirkan nya"
"Bagus. kamu memang teman terbaik aku Zhan" Ujar Fluke bangga
"Jadi apa yang harus aku lakukan?" Tanya Zhan
"Mudah saja, kamu cukup selidiki dan perhatikan gerak gerik Nunew. laporkan kepada Saya, jika dia sedang sendirian di situ lah saya akan beraksi"
"ok" Jawab Zhan
"kamu sendiri bagaimana? apa semua harta Yibo sudah jatuh sama kamu?"
"Belum, karena usian anak itu belum legal Fluke. Aku belum bisa memaksa dia untuk menandatangani berkas pengalihan seluruh aset kekayaan Yibo. Aku masih menunggu waktu yang tepat, jika sudah saat nya. Aku akan menyingkirkan anak itu dari dunia ini, agar aku aman" Ujar Zhan licik
"kamu memang sangat licik Zhan, dari dulu sampai sekarang tidak berubah. tapi kamu beruntung juga, tidak ada satupun orang yang mengetahui rahasia kamu. Bahkan keluarga istri kamu saja tidak tau jika kamu bukan ayah kandung dari keponakan mereka"
" Ya begitulah. satu satu nya yang tau adalah Nata. tapi anak itu sudah aku ancam. dia tidak akan berani membuka suara"
"Dasar gila" Ujar Fluke
" Ya sudah, jika sudah tidak ada lagi aku mau pergi dulu."
"mau kemana kamu?"
"mau keliling bangkok, sudah lama aku tidak ke sini"
"ok"
***
"Max bagaimana perkembangan Love, Tin dan frank?" tanya Zee
" Sejauh ini mereka belum beraksi, tapi dari pantauan anak buah kita. Frank sudah memulai aksi nya di universitas Nunew. Saran aku Zee. mending kamu ajari Nunew ilmu bela diri. Minimal ajari dia memakai senjata, pistol atau pun pisau. sewaktu waktu jika kita tidak bersama dia, setidak nya Nunew bisa melawan sampai kita datang"
"Kamu benar Max, Aku akan coba berbicara dengan nunew"
"Bagus, itu kedengaran lebih baik" Ujar Max, saat mereka asyik mengobrol. tiba tiba Hp Max berbunyi
driitttt,,,
Clekkk,,
"kenapa?" Tanya Max dingin
"Ok, Saya akan periksa" Max mematikan sambungan telfon nya, dan memeriksa vidio yang dia terima. Setelah Max mendengar nya, Max jadi geram sendiri.
"Kenapa Max?" tanya Zee
" Fluke belum jerah juga Zee, kamu harus lihat ini. kamu akan terkejut mengetahui fakta nya" Max menyerahkan Gadget nya ke tangan Zee.
"Jadi om Zhan itu bukan Baba kandung nya Nata. Dan mereka juga yang membunuh baba nya Nata. kurang aja, dan sekarang dia ingin mencelakai Nunew. tidak akan aku biarkan, Max kamu cari informasih tentang dia tanpa terkecuali. Aku ingin sore nanti sudah ada, Retas perusahaan nya di china, ambil semua aset beharga nya. Dan pastikan kamu cari bukti bukti kejahatan nya"
"Ok"
" Aku harus pulang sekarang, Di rumah hanya Nata dan Nunew. sedangkan mama dan papa baru pulang nanti malam"
"hhmmm kamu balik lah"
"titip perusahaan ya Max"
Skip
tidak butuh waktu lama, Zee sudah sampai di mansion Panich.
" Sayangggggg, Nata kalian di mana?" teriak Zee dari depan pintu
"istri dan adik saya mana?" tanya Zee kepada penjaga di sana
"Di atas khun" Mendengar jawaban itu, Zee berlari menuju ke atas.
clek,,
" Sayang, kenapa aku panggil ngk nyahut?" tamya Zee kepada Nunu
"emang dimana hia memanggil nunu?"
"Dibawah" Jawab Zee polos
" ya kali kedengaran hia, hia fikir kamar Nata lantai berapa?" tanya Nunew memutar bola mata nya malas
" ohhh iya Hia lupa" Zee berjalan kearah nata dan Nunu. kemudian dia duduk di tengah tengah gadis tersebut.
"Nata kamu baik baik saja kan?" tanya Zee dengan nada yang lembut. Zee begitu sangat menyayangi Nata. Bahkan Zee akan melakukan apa pun demi keselamatan adik nya ini.
"Phi" mata Nata berkaca kaca
"kenapa hhmmm? ayo cerita sama phi" Zee mengangkat tubuh Nata dengan mudah, dan mendudukan nya di atas pangkuan nya.
Nata menoleh kearah Nunu, seolah bertanya apakah Dia harus memberitahu Zee atau tidak.
melihat pandangan Nata yang penuh tanya, Nunu menganggukan kepala nya pelan.
"Phi sebenar nya baba Zhan bukan baba kandung Nata. Nata anak dari baba yibo, suami sah dari mama. tapi mama berselingkuh dengan baba Zhan, mereka juga yang membunuh baba Yibo tepat di depan mata Nata. itu semua mereka lakukan demi harta, Baba Zhan terus menyiksa Nata phi. Dia tidak segan segan memukul Nata, tolong Nata phi. Nata tidak mau lagi balik ke china" Adu nata dengan tangis yang pilu
"sssttttt sayang,, kamu tenang saja. phi akan menyelesaikan nya, dan phi juga akan membalas semua yang dia lakukan sama kamu. Dan phi janji tidak akan phi biarkan dia merebut sepersen pun aset kekayaan baba kamu" Ujar Zee menenangkan
"phi kamu benar sayang, dan selama di sini. kamu ikut kemana pun phi pergi, khao jai mai?" ujar Nunu
"kha phi"
"Bagus, kamu percaya deh. Hia Zee tidak akan membiarkan kita terluka sedikitpun"
" benar"
"khop kun krap Phi Zee, phi Nunu"
"Sama sama Nong" jawab nunew dan Zee dengan senyum manis nya
next,,