
Pagi ini Zee bangun lebih dulu. Dia harus menyiapkan sarapan buat dia dan nunew. Tidak mungkin Nunu yang membuat sarapan, secara keadaan dia masih belum stabil.
saat Zee asyik mengaduk makanan, Nunu tiba tiba muncul di belakang Zee.
"Hia kenapa ngk bangunin Nunu buat masak? kan Nunu ngk enak jika Hia yang masak, Nunu seperti istri yang pemalas" Ujar Nunu cemberut.
mendengar gerutuan Nunu, Zee tersenyum kecil.
"kamu kan belum pulih betul, nanti jika sudah benar benar pulih kamu baru boleh masak. Cahhh masakan nya sudah siap, ayo sarapan." Aja Zee
"khab Hia" Nunew mengambilkan Zee makanan dan memberikan nya kepada Zee. Setelah itu mereka mulai makan dengan tenang. Saat Nunew memasukan makanan kedalam mulut nya, Nunu sangat terkejut.
"kenapa? ngk enak ya?" Tanya Zee
"bukan hia, ini enak banget. Hia hebat" Puji Nunew tulus
"syukur deh, hia sudah lama ngk masak. takut nya tadi ngk enak dan kamu ngk suka"
"Ini enak banget hia, masakan hia persis seperti rasa masakan mommy Nunu" Jawab Nunu polos
"ohhh ya?"
"hhhhmm. Mommy Nunu masakan nya enak banget"
Selesai makan, Nunew membantu Zee mencuci piring. Setelah itu Zee dan Nunew balik ke kamar mereka.
"Nu siap siap gih, Aku akan ke kantor dan kamu harus ikut"
"khab hia"
Skip
ZeeNunew baru tiba di kantor, Zee berjalan menuju keruangan nya dengan wajah datar yang diikuti Nunew dari belakang. Ya orang orang kantor sudah tau jika Nunew adalah istri dari atasan mereka, karena waktu acara nikahan ZeeNunew orang orang kantor di undang semua nya.
"pagi khun Zee, pagi nyonya Nunu" Sapa karyawan yang mereka lewati
"pagi" Jawab Nunew ramah. Hanya Nunew yang menjawab sapaan mereka, sedangkan Zee hanya dia dengan tampang datar nya
Sesampai nya diruangan Zee, Nunu duduk di meja kerja nya. Sedangkan Zee mulai sibuk dengan berkas berkas nya.
"Zee" panggil Max masuk keruangan Zee tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu
"Kebiasaan" Ujar Zee singkat
"Hehehhe" Max hanya cengengesan mendengar sindiran Zee
"ehh ada Nunu, kamu juga ke kantor? kamu kan istri bos, mending kamu dirumah Nu. Jangan mau di suruh kerja sama suami gila mu itu" Ujar Max santai
"Maxxxxx" Panggil Zee memperingati
Nunu hanya tertawa kecil melihat tingkah Zee dan Max. Dia akui Tingkah Zee sedikit Normal jika bersama Max, pembawaan Max yang santai cocok dengan Zee yang kaku.
"Nu kamu ngk bosan hidup berdua dengan manusia kulkas? hati hati lo Nu, nanti kamu ikut ketularan kulkas nya. Jangan sampai Nu, bisa bisa seluruh kantor dan isi nya beku semua karena pemilik dan istri nya sama sama kulkas. Dan lagian ni ya Nu, kamu tebarin sedikit kek keramahan kamu sama dia, agar dia ngk jadi beruang kutub mulu" Ledek Max
"hahahha" Nunu sudah tidak bisa menahan tawa nya melihat Phi Max yang ngeledekin Hia Zee.
"Max jangan membual. Aku potong gaji kamu biar tau rasa" Ujar Zee ketus
"potong saja, Nanti aku minta tambahan sama Nunew. Bagus Nunu bos aku Zee, maka aku akan dapat asupan Gizi tiap hari. Karena senyum Nunu benar benar indah. Dari pada kamu, haaa(menghela nafas) Bisa nya cuma bikin aku stress" Ledek Max lagi
"Maxxxx" Teriak Zee kesal
"hahahhaa" Max dan Nunew terbahak bersamaan. Sungguh ekspresi Zee saat ini sangat lucu dan menggemaskan menurut Nunu.
"Nu, kesini" Perintah Zee tegas
Dengan perlahan Nunew bangkit dari duduk nya dan berjalan kearah Zee.
Dengan cepat Zee menarik Nunu kearah nya, sehingga Nunew terduduk di atas pangkuan Zee.
"Hia apa yang hia lakukan" Pekik Nunu terkejut. Bagaiman tidak terkejut, secara phi Max masih di sini dan Zee dengan berani nya menarik dia duduk diatas pangkuan Zee.
Sedangkan Max hanya melongo melihat tingkah Zee. Sejak kapan Manusia kulkas bertingkah absurd seperti itu. Ini benar benar kejadian langkah.
"Wahhhh kemajuan nih, es mulai mencair"
"Es apa phi? kok bisa mencair? emang ngk di masukin ke Freezer?" Tanya Nunu polos
"ha? benar baner polos. kamu tanya saja sama suami kamu. kalian memang pasangan yang cocok, satu polos satu nya lagi sadis dan dingin. Aku mau keluar dulu, dan ini Zee berkas yang harus kamu tanda tangani" Ujar Max dan keluar dari ruangan Zee
"Hia apa maksud phi Max tadi?" Tanya Nunu polos
"Ngk usah kamu dengarin, Max terkadang emang gitu. Dia kan emang waras waras gila" Jawab Zee asal
"Ahh masak sih hia? berarti dia sakit dong? kasihan ya hia" Jawab Nunu polos
Zee tergelak pelan mendengar tanggapan Nunu, dia tidak menyangka Jika Nunu menganggap serius omongan nya. Jika Max tau dia mengatai nya seperti itu bisa habis Zee sama Max.
"Hia Nunu mau turun, nanti ada yang lihat dan mereka berfikir yang bukan bukan" Ujar Nunu pelan
"abaikan saja, lagian kamu istri aku dan ngk ada larangan istri duduk di pangkuan suami. emang kamu mau jadi istri yang durhaka ngk nurut perkataan suami"
"ngk mau hia, ya sudah deh" Jawab Nunu pasrah. Zee tersenyum kecil melihat Nunew menurut dengan perkataan nya. Zee mulai kembali bekerja dengan Nunu yang duduk di pangkuan nya. Entah apa yang merasuki Zee, sehingga dia berprilaku seperti ini. Zee akui aroma yang di keluarkan tubuh Nunu sungguh membuat Zee candu.
"hia Nunu boleh berbalik? Nunu mau bersandar di leher hia, Nunu ngantuk." Ujar Nunew pelan
"Berbalik lah" Nunu berbalik jadi menghadap Zee, dia mulai menelusupkan kepala nya di leher Zee dan memejamkan mata nya.
Sedangkan Zee menepuk nepuk pelan punggung Nunew agar Nunu merasa nyaman. Perlakuan Zee kepada Nunu seperti perlakuan ayah kepada anak nya. Tidak lama kemudian dapat Zee rasakan nafas Nunu teratur pertanda Nunew sudah tertidur pulas.
Zee terus melanjutkan pekerjaan nya, sesekali menepuk nepuk punggung Nunu pelan jika Nunew bergerak gelisah dalam tidur nya.
"Zee, Ini ada beberapa ber__ka_s" Tiba tiba Max masuk tanpa permisi sambil membuka pintu dengan kasar. Setiba nya di dalam dia langsung berbicara agak keras tapi akhir nya menurunkan intonasi bicara saat melihat Nunu tertidur dipangkuan Zee dan sedikit terkejut mendengar suara nya.
"Eughh hia" Lenguh Nunu dalam tidur nya karena terkejut
"Maxx" Tegur Zee dengan suara pelan sambil menepuk nepuk kembali punggung Nunu dengan pelan
"Sssssttt tidak apa apa, tidur lah" Bisik Zee lembut. Nunu kembali tenang dalam tidur nya
Sedangkan Max cengo melihat tingkah Zee yang Soft kepada Nunew. Sejak kapan manusia kulkas bisa berkata lembut seperti itu. Wah Nunew benar benar hebat bisa membuat ketua mafia jadi bertingkah Absurd seperti tadi
"Ada apa?" Tanya Zee sepelan mungkin
"Sorry aku ngk tau jika Nunu tidur" Jawab Max meras tak enak
"hhhmm tak apa. ada apa?"
"Ini tanda tangan sekarang, aku membutuhkan nya" Jawab Max
"bawa kesini, aku ngk bisa bergerak banyak"
"ok khab" Max memberikan berkas tersebut kepada Zee, setelah Zee membubuhkan tanda tangan nya, Max keluar dari ruangan Zee untuk melanjutkan pekerjaan nya.
next..
Like
coment
masukan ke favorite kalian
and Follow me