My Husband Is Mafia

My Husband Is Mafia
32



clek..


"silahkan khun"


"khab" Jawab Nata dan Xiao Zhan bersamaan


"Mama" Teriak Nata senang saat melihat Ny.pruk


"sayang, kamu sudah besar ya"


"Nata rindu ma"


"mama juga sayang" Puas memeluk Nata Ny.pruk perlahan melepaskan pelukan nya dan beralih menyapa Xiao Zhan ayah tiri dari keponakan nya


"apa kabar Zhan?


"sehat phi"


"bagus lah, ayo aku antar kalian ke kamar untuk istirahat"


"hhhmmm" Ny.pruk berjalan menuju kamar Zhan


"nah ini kamar kamu Zhan"


"khop kun na phi"


"hhmmm, sekarang kamar kamu sayang"


"khab ma" Ny.pruk berjalan menju Lift dan menekan lantai Empat.


"nah ini kamar kamu sayang" Ny.pruk membuka sebuah kamar yang benar benar Desain nya sesuai dengan selera Nata.


"khop kun na ma"


"sama sama sayang, dan di sebeleh kamu adalah kamar Zee. cuma semenjak dia menikah dia tinggal di apartemen nya sendiri."


"hhhmm apa malam ini phi Zee pulang ke sini?"


"pulang sayang"


"Nata sudah ngk sabar untuk bertemu dengan phi Zee beserta istri nya itu"


"Zee pasti juga senang bisa bertemu dengan kamu, ya sudah mama kebawa dulu dan kamu istirahat lah"


"khab ma


**


Nunu baru saja pulang dari kampus nya, dan sekarang dia sedang di perjalanan menuju kantor Zee. tidak butuh lama. akhir nya Nunew tiba di sana.


"hiaaa" panggil Nunu kepada suami nya


"sayang, kamu sudah selesai kuliah nya?" tanya Zee sambil membawa Nunu kedalam pelukan nya.


"sudah hia, hia sudah selesai?" tanya Nunu dengan nada lembut nya


"sudah"


"ya sudah, kita berangkat sekarang."


"berangkat kemana baby?" tanya Zee


"ke rumah mama"


"oh iya kamu benar. ya sudah kita berangkat sekarang" Zee bangun dari duduk nya dan berjalan keluar dari ruangan nya. Tidak lupa dengan Nunew yang dia gandeng dengan mesra.


skip


"mamaaaa" teriak zee setelah dia sampai di kekediaman panich


"astaga Zee, ngk usah teriak. mama dengar ngk budeg" ketus Ny pruk kepada anak nya


"sawaddi khab ma" sapa Nunew


"sawaddi khab sayang, kebetulan mama sudah selesai masak. jadi sekalian kita makan ya" ujar Ny pruk


"khab ma, sini Nunu bantu menata nya"


"hhmm khop kun na sayang"


"sama sama ma"


"dan kamu zee, keatas panggil om kamu, adik kamu dan papa kamu"


"khab ma"


kurang dari lima menit, semua orang sudah berkumpul di meja makan. mereka makan dengan tenang, selesai makan Nunu dan Ny pruk serta Nata membersihkan perlatan makan mereka. sedangkan para cowok, langsung duduk di ruang keluarga.


setelah mereka selesai mencuci piring, mereka baru pergi menuju ruang keluarga.


"Dan Nunu kenalkan ini om nya Zee dan ini anak nya"


"sawaddi kha om, sawaddi kha nong"


"sawaddi kha/khab" setelah sesi perkenalan, mereka lanjut mengobrol sampai larut. sehingga tanpa sadar waktu sudah menunjukan pukul sepuluh malam


"hiaa Nunu ngantuk" bisik Nunew


"ya sudah kita tidur, kita nginap di sini saja ya"


"khab hia"


"ma, pa, om nong Zee duluan ya. Nunu seperti nya sudah mengantuk"


"hhmm, kita juga mau istirahat" jawab Ny pruk


setelah itu, semua orang kembali ke tempat nya masing masing.


**


pagi ini kediaman panich sudah sedikit sepi, karena orang orang sudah pada berangkat menuju aktifitas nya masing masing. Di sana hanya tinggal Nunew dan Nata serta para Maid dan juga penjaga.


Nunew kebetulan hari ini tidak kuliah, karena jam nya kosong. Jadi dia memutuskan untuk tinggal di kekediaman panich, dia ingin lebih dekat mengenal Nata. Entah kenapa, Nunew merasa Nata berada dalam tekanan. Jadi Nunew harus mencari tau nya.


tok,,tok, tok,,


"Siapa?" tanya Nata dari dalam


"ini aku Ta, phi Nunu. Apa phi boleh masuk?"


"masuk saja phi"Jawab Nata singkat


clekk,,


Nunu membuak pintu Nata, dan melangkah masuk menuju tempat tidur Nata.


"kamu lagi apa?" tanya Nunu


"ngk ada"Jawab Nata singkat


"hhmm kita belum kenalan secara resmi, ayo kita kenalan dulu. nama phi Nunew chawarin yang sekarang telah berubah menjadi Nunew pruk panich."


"Kamu?" tanya Nunew


"Nata saja phi"


"hhmmm Phi boleh bertanya Sesuatu?" tanya Nunew


"hhhmmm" Angguk Nata


"apa kamu dalam masalah? maksud phi, apa kamu berada di bawah tekanan seseorang?"


"kenapa phi bertanya seperti itu?" tanya Nata dingin


"bukan apa apa, phi hanya merasa kamu butuh teman untuk membagi kesakitan kamu. kamu jangan salah sangka dulu, phi berbicara seperti ini karena phi pernah berada di posisi kamu. bahkan mungkin lebih parah"


"maksud phi?"tanya Nata yang mulai tertarik


"phi tumbuh dan besar di keluarga yang menyiksa phi. maksud phi bukan orang tua, karena mommy dan daddy phi di bunuh oleh om phi sendiri. Setelah mereka membunuh kedua orang tua phi, mereka mengambil semua aset kekayaan peninggalan mommy dan daddy. tidak hanya itu saja, dia juga menyiksa phi dari kecil sampai phi remaja. bahkan phi hampir di lecehkan oleh sepupu phi sendiri. kalau mengingat ingat penderitaan yang phi alamai, mungkin belum ada orang yang nasib nya buruk seperti phi Nong. Untuk itu phi bertanya sama kamu, karena sorot mata kamu memancarakan kesedihan. mungkin kamu butuh tempat curhat, setidak nya masalah kamu berkurang."


mendengar cerita Nunew, Nata mulai goyah. apa dia harus cerita dengan kakak ipar nya ini. Tapi Nata merasa, phi nunu orang baik. jadi tidak ada salah nya jika Nata bercerita kepada phi Nunu.


"phi Sebenar nya Baba Zhan bukan ayah kandung Nata"


"maksud kamu?" Tanya Nunew terkejut


"Iya, Baba Zhan adalah ayah tiri Nata. sedangkan ayah kandung Nata dibunuh oleh Baba Zhan. Dan mama pun ikut andil dalam rencana ini. mereka melakukan semua itu demi harta, Tapi sayang nya setelah baba Nata meninggal. semua aset kekayaan nya dia berikan kepada Nata. karena itu lah Baba zhan masih mempertahankan Nata phi, kalau tidak mungkin Nata sudah di bunuh juga oelh nya."


"astaga, apa mama dan papa tau?"


"mereka ngk tau phi, mereka mengira jika Zhan adalah baba kandung Nata"


"ini sangat bahaya Ta, apa selama ini om Zhan nyiksa kamu?"


"hhhhmmm" angguk Nata


"ini tidak bisa di biarkan, Phi akan membantu kamu. kamu tenang saja, biar phi dan hia Zee yang menyelesaikan ini semua. Kamu cukup waspada, dan ulur waktu. jangan sampai Om Zhan balik ke china dalam waktu dekat"


"hhhhmm khop kun na phi, Aku merasa lega karena ada yang sudah tau rahasia ini" Jawab Nata dengan senyum lembuut nya


"sama sama. Kamu tenang saja Nong, phi janji akan membebaskan kamu dari siksaan Om zhan. dan phi pastikan om zhan tidak akan mengambil harta Baba kamu sepersenpun"


" hhhmmm Khop kun na phi. phi memang baik, phi Zee tidak salah memilih istri"


" Kamu bisa saja" nunew membawa Nata kedalam pelukan nya


"aku harus bergerak cepat, aku tidak ingin om Zhan semakin menyiksa nata. bisa bisa nyawa Nata melayang" batin Nunew