
"Apa hia mau ke kantor?" Tanya Nunu
"hhhmm kenapa? kamu mau ikut?" Tanya Zee
"emang boleh?" Nunu bertanya dengan polos nya
"boleh dong, sekarang kamu bersiap siap sana, aku tungguin"
"khab hia" Nunew melangkah ke kamar mereka untuk berganti pakain. Setelah beberapa saat Nunu kembali lagi dengan penampilan yang sangat menawan. Dress yang dia pakai sangat cocok bagi Nunew.
"Cantik" Puji Zee tulus
"khop kun krap hia" Jawab Nunu
"ya sudah, ayo" Zee menarik tangan Nunu pelan membawa nya keluar menuju mobil mereka.
Di perjalanan Nunu terus mengoceh tanpa henti, dengan sabar Zee meladeni setiap perkataan Nunu. tidak terasa mereka sampai di dikantor Zee.
"Ayo" Zee mengandeng tangan Nunu masuk, banyak karyawan melihat kejadian tersebut. Mereka tidak menyangka jika bos mereka yang dingin dan kaku bisa se soft itu juga jika berhadapan dengan sang istri
"Hia, apa Nunu boleh beli Ice cream dulu?" Nunu bertanya dengan mata yang mengerjap polos
"Ya sudah, ayo aku temani."Zee mengajak Nunu berjalan ke arah kantin kantor
"loh kok hia ikut? eh eh kok ke kantin kantor sih hia? Nunu mau beli Ice cream lo bukan mau beli makanan" Ujar Nunu polos
"Aku tau Sayang, aku sudah menyediakan Stan Ice Cream di kantin khusus buat kamu, jadi kamu ngk perlu beli jauh jauh dan lagian aku ngk mau kejadian yang kemaren terulang lagi"
Nunu mengerjap kan mata nya polos mendengar ucapan Zee yang memanggil dia sayang. Dia masih tidak menyangka jika Zee berbicara seperti ini. Apakah ini benar Suami nya Zee? Rasa nya sekarang dia berubah 180 derjat. Tidak ada lagi nada ketus, tidak ada lagi wajah dingin dan kaku. Jika berhadapan dengan diri nya, Zee seperti bukan diri nya.
Sedangkan para karyawan yang berada di sana terpekik tertahan, ternyata Zee sangat hangat dan lembut jika berbicara dengan istri nya. Beda sekali dengan pembawaan dia selama ini. Betapa beruntung nya mereka melihat sisi lain dari Zee hari ini.
"kenapa bengong ayo" Ajak Zee
"hehehe khab hia, khop kun krap na hia" Nunu tersenyum sangat manis kearah Zee
"sama sama"
sesampai nya di kantin, Nunu mengambil beberapa Ice cream setelah itu berjalan kembali kearah Zee.
"Banyak sekali, ingat jangan langsung di habiskan. bisa bisa kamu sakit, ok khab" Zee berujar dengan lembut
Tanpa dia sadari, Cinta telah tumbuh di hati nya untuk Nunew. Hanya saja Zee masih menyangkal perasaan itu.
"hhhhmm"Angguk Nunu semangat
"Ya sudah, ayo" Zee dan Nunu kembali berjalan menuju keruangan Zee. Disaat berjalan menuju Lift tiba tiba ada seorang anak kecil yang berlarian kearah mereka dan tidak sengaja menabrak Nunu. Anak kecil tersebut terduduk karena berbenturan dengan tubuh Nunu.
"Anak siapa ini?" Tanya Zee dengan dingin kepada karyawan yang ada di sana. Tapi tidak ada satupun mereka yang berani menjawab.
"Saya ulangi anak siapa ini? Apa kalian tidak tau aturan perusahaan dilarang membawa anak saat bekerja" Teriak Zee murka
"Sssttt hia, jangan berteriak. Hia ngk lihat dia ketakutan" Ujar Nunu lembut sambil perlahan jongkok mendekati anak tersebut.
"Hei sayang tidak apa apa, ayo sini sama phi" Nunu berkata dengan sangat lembut. Mendengar suara Nunu yang bersahabat, Anak tersebut mengangakat kepala nya dan menatap Nunu dengan binar mata yang polos.
"Ya ampun, gemes banget sih. Sini phi gendong" Nunu mengambil anak tersebut dan mengangkat nya kedalam gendongan dia
"Nama kamu siapa sayang?" Tanya nya lembut
"Nama aku Alice phi" Jawab nya dengan suara kas anak anak
"Alice, kamu umur berapa sayang?"
"Kata Mommy Umur Alice Segini phi" Mengangkat Jari nya empat
"hahahaha gemes banget" Nunu tergelak pelan melihat tingkah polos anak kecil dalam gendongan nya
"Kamu ke sini sama siapa sayang? Dan kenapa kamu lari larian seperti tadi? Nanti kalo kamu jatuh dan terluka bagaimana? Hhmm, jangan lari larian lagi seperti tadi, ok khab" Nunu berujar dengan nada yang sangat lembut. Terlihat sekali sifat Nunu yang ke ibuan.
Semua tingkah Nunu tidak lepas dari pengamatan Zee. Dia tidak menyangka jika Nunu begitu lembut dan baik kepada siapa saja. Bahkan dia dengan mudah nya bisa dekat dengan gadis kecil ini. Benar benar istri idaman. Harus Zee akui, Nunu gadis yang sangat sempurna. Tidak hanya cantik wajah nya, tapi juga cantik hati nya.
Dari arah samping muncul seorang wanita berpakain OG,
"Alice kamu kemana saja? Mommy dari tadi mencari kamu. Kan sudah Mommy bilang, kamu ngk boleh berkeliaran seperti ini. kamu kan sudah janji dengan Mommy nak" Ujar wanita tersebut
"maaf Mom" Jelas sekali Alice merasa bersalah karena telah membuat mommy nya khawatir
"Maaf sudah merepotkan Buk" Ujar Nya kepada Nunu dan mengambil alih Alice dari gendongan Nunu
"Kamu Tau kan peraturan perusahaan, tidak boleh membawa anak saat bekerja. Dan kamu melanggar, sekarang ikut saya ke kantor" Ujar Zee dingin
"Hiaaa" Nunu berusaha meredam kekesalan Zee, dan berhasil Zee kembali menormalkan raut wajah nya.
"Ngk apa apa phi, Phi ikut saja nanti jelaskan" Ujar Nunu menenangkan OG tersebut.
Sesampai nya di ruangan Zee, OG tersebut menunduk dengan takut. Sedangkan Alice juga ikut terdiam. Dia belum paham kejadian yang di sekitar nya.
"Sayang, sini duduk sama phi" Ajak Nunu dan duduk di sofa
"Jadi?" Zee bertanya dengan nada dingin
"Saya minta maaf khun saya tidak bermaksud untuk melanggar peraturan perusahaan. Saya terpaksa membawa Alice bekerja karena tidak ada yang menjaga nya dirumah. Biasa nya ada Mama saya yang menjaga, tapi sekarang beliau berada di rumah sakit karena serangan jantung. Jadi saya terpaksa membawa Alice bekerja, dan tolong jangan pecat saya khun, saya butuh pekerjaan ini." Jelas nya takut
Mendengar penjelasan OG tersebut, Nunu jadi merasa tersentuh. Betapa hebat nya OG tersebut bisa menghidupi anak dan Mama nya yang sedang sakit.
"Sayang kamu tunggu di sini sebentar"
"khab phi" Perlahan Nunu berjalan menuju Zee, dia harus bisa membujuk Zee supaya tidak memecat OG tersebut.
"Saya tid_" Belum sempat Zee menyelesaikan kalimat nya, Nunu mendekat ke arah Zee dan menggeleng pelan.
"Phi, phi tenang saja. Phi akan tetap bekerja di sini, sekarang phi boleh keluar. Dan biarkan Alice di sini dulu, nanti saya yang akan mengantar nya kesana"
"khop kun krap buk"
"Sama sama phi" OG tersebut bernafas lega dan pergi dari ruangan Zee.
"Nu maksud kamu apa ng_" Nunu menutup melut Zee dengan tangan nya
"Hia, hia tidak boleh memecat dia. Dia sedang berjuang hia, dan Nunu tau betapa sakit nya berjuang karena Nunu pernah berada di posisi dia. Apa lagi dia berjuang untuk mama nya Hia. Hia ngk boleh memecat dia, na na na hia" Nunu berusaha membujuk Zee dengan suara manja nya
"Betapa baik nya hati kamu nu"Batin Zee
"hhhmm ok, tapi beri aku hadiah karena telah menuruti kemauan kamu" Ujar Zee dengan senyum misterius
"hadia? Apa hia? jangan mahal mahal ya uang Nunu hanya sedikit" Jawab Nunu dengan polos
"Hia ngk mau barang Baby, Hia mau kamu jadi milik hia seutuh nya malam ini. Bagimana? ok khab?" Bisik Zee pelan
"Apa?" Nunu sangat terkejut dengan permintaan Zee, tapi kalo dia fikir lagi itu memang hak Zee. Dan Nunu ngk boleh menolak
"Ok khab Hia" Jawab Nunu pasrah
"Hia tunggu nanti malam, ah udah ngk sabar" Ujar zee
Nunu hanya tersenyum kecil melihat tingkah Zee, dia rela asal zee bisa bahagia seperti ini terus.
next...
Vote
like
comet ya,,
terimaksih😍 😍