My Husband Is Mafia

My Husband Is Mafia
24



"Sayang, hia keluar sebentar boleh?" Tanya Zee lembut


"hia mau kemana?" Tanya Nunew polos


"hia mau bertemu dengan Max Baby? kenapa mau ikut?"


"ngk deh, Nunu istirahat saja. Hia jangan lama lama"


"khab Baby, kamu baik baik di rumah. Kalo kamu sudah ngantuk, kamu boleh tidur duluan jangan nungguin hia. ok khab?"


"khab hia"


"ya sudah hia pergi, cup" Zee mengecup sayang kening Nunu


Skip.


"Bagaimana Max? di mana wanita itu?" Tanya Zee dingin


"ikut aku" Max berjalan menuju sebuah ruangan, yang di sana terdapat Love. Dengan keadaan tangan yang di ikat tergantung ke atas.


Zee sekarang berada di markas nya, Deadth Blood. Dia memerintahkan Max untuk membawa wanita ular ini ke markas mereka.


"lepaskan aku Zee, kamu gila mengurung aku di sini" Teriak Love marah


"melepas kamu? ok aku akan melepaskan kamu tapi setelah menerima hadiah dari saya" Ujar Zee dengan smirk andalan nya.


"Love aku sudah memperingati kamu di pesta malam itu. Dan aku tidak main main dengan apa yang aku katakan, berani kamu menyentuh istri aku, maka terima akibat nya Love" Ujar Zee dengan dingin


"Ambilkan Cambuk saya" Ujar Zee dingin


"khab khun" Anak buah Zee mengambilkan Zee cambuk kesayangan nya.


"Ini khun"


Slapp(anggap aja bunyi cambukan)


sllaapp, sllaapp, Sllapppp,. Zee mencambuk Love dengan kuat dan tidak henti nya.


"Hentikan Zee, ampunnn hentikan" Teriak Love kesakitan


"itu akibat nya jika kamu mencari perkara dengan aku."


"Ampun Zee, aku tau aku salah. Aku minta Maaf"


"Tidak ada ampun Love" Zee terus mencambuk Love sampai Love kehilangan kesadaran nya.


"ceks lemah" ejek Zee sini


"Ayo Max, dan kalian lepaskan dia jika dia nanti nya sudah sadar. Dan pastikan dia tidak akan berulah lagi, ok khab" Perintah Zee mutlak


"khab khun"


Zee berjalan menuju ruangan nya yang diikuti oleh Max.


"Max perintahkan semua orang untuk berkumpul di sini. Ada yang mau aku katakan"


"ok khab". Kurang lebih lima belas menit, mereka telah berkumpul di ruangan Zee.


"Dalam waktu dekat kita akan menyerang markas Black Fores, dan memusnahkan semua orang yang ada di sana. kalian persiapkan diri seperti biasa, dan jangan lupakan siapkan senjata yang dibutuhkan."


"khab khun"


"Dan aku ingin kamu meretas data perusahaan NC grup, cari bukti kejahatan mereka. Dan beberapa data penting perusahaan nya"


"khab Khun"


"Bagus. kalian boleh bubar"


"Apa yang kamu rencanakan Zee?"


"Aku akan merebut kembali apa yang seharus nya menjadi hak Nunew. Bukan karena aku tidak mampu menafkahi nya, tapi itu hasil keringat kedua orang tua nya. Dan itu semua hak Nunew bukan Fluke, terlebih Fluke hanya saudara tiri Daddy Drake bukan saudara kandung"


"hhhmm kamu benar juga sih"


"hhmm ya sudah, aku pulang dulu. Takut Nunew mencari nanti nya"


"ya ila, yang sudah punya istri mah beda. bawaan nya pengen pulang mulu, Dulu aja Nolak. Sekrang malah bucin"


"Sakit Zee" Ketus Max


"Rasa in tu. Lagian hobi bener ngeledek aku, heran. Maka nya nikah sono, aku lupa. Kamu kan jomblo" Ujar Zee santai


"Dasar sinting" Sinis Max


Zee tidak peduli umpatan Max, dia berjlan keluar dari markas menuju mobil.


Skip.


Zee baru saja sampai di apartemen mereka, dia langsung menuju ke kamar. Saat masuk ke dalam, bisa dia lihat Nunew sudah tertidur pulas. Zee masuk ke kamar mandi untuk membersihkan diri, kurang lebih lima belas menit Zee keluar dari kamar mandi lengkap dengan baju tidur nya. Perlahan dia mendekat kearah Nunu, dan Berbaring di sana. Menarik Nunew kedalam pelukan nya.


"Cup. Selamat tidur sayang" Ujar Zee lirih sambil mengecup pelan bibir ranum Nunu


**


pagi ini, Nunew sedang asyik memasak makanan untuk sarapan dia dengan sang suami. Tiba tiba tangan Zee melingkar di pinggang Nunu. menumpuhkan dagu nya di bahu Nunu yang terbuka.


"Apa yang hia lakukan?"


"Kamu meninggalkan hia sendirian Baby, aku kan masih ingin memeluk kamu." Zee menjawab dengan nada yang merajuk


"maaf Na" Nunu mengusap sayang tangan Zee yang ada di pinggang nya.


"hhhmmm Cup" Zee mengecup bahu Nunew yang terbuka.


"Hia, lepas dulu. Biar Nunu selesaikan memasak nya"


"Mai. Kamu memasak saja, aku kan ngk ganggu"


"ah na na. Tapi awas ya jika tangan nya nakal. Nunu pukul pakek sendok nih"


"khab Baby". Nunu mulai memasak dengan tenang, sesuai janji nya Zee tidak menganggu Nunu. Dia hanya sesekali mencium bahu Nunu, menghirup aroma tubuh Nunu yang sangat Zee sukai


"Astaga Zee" Teriak Ny.pruk terkejut melihat anak nya yang mengganggu Nunu memasak.


Nunu terkejut mendengar teriakan Mama nya, sedangkan Zee seolah tuli. Dia tidak bergeming sedikitpun, bahkan pelukan dia terhadap Nunu semakin erat.


"Hia lepas dulu, ada mama lo" Cicit Nunu pelan, dia sangat malu karena kepergok oleh mertua nya.


"Ngk mau sayang, biarin saja. Lagian kamu itu istri aku, jadi ngk ada salah nya aku memeluk kamu. sah sah aja tuh"


Ucapan Zee membuat Ny.pruk membelalakan mata nya terkejut. Sejak kapan putra nya semanis ini. wah bau bau bucin nih. Dengan jail nya dia berjalan kearah Nunu dan Zee.


Plakk, Ny.pruk memukul kepala Zee gemas


"Maaa" Protes Zee kesal


"Rasa in, siapa suruh mengganggu menantu mommy" Ejek nya


"Tapi dia istri aku Mom" Balas Zee tidak mau kalah


"Tetap saja dia menantu Mommy" Ujar Ny.pruk kekeh. Mulai lah perdebatan Zee dan Mama nya yang tidak berujung. Tn.pruk hanya menonton perdebatan mereka dengan santai. malahan dia duduk sambil memakan cemilan hanya untuk menonton pertunjukan istri dan anak nya.


"sayang, sini duduk. Kita harus menikmati acara Live yang tidak berujung ini" Bisik Tn.pruk kepada Nunu


"papa ada ada saja" Nunu tertawa kecil melihat tingkah papa mertua nya ini


"lagian mama ngapaian sih pagi pagi sudah ke sini? aku kan mau bermesraan dulu dengan istri aku ma" Ketus Zee


"kamu ini ya, sangat nakal. Bukan nya senang mama kunjungi"


"kok kamu mau sih sama ini anak Nu, secara kamu cantik, baik, lembut. Lah dia udah jutek, sadis, kejam, kulkas berjalan apa lagi ya. Pokok nya gitu lah" Ledek Ny.pruk, dia sangat suka melihat wajah Zee yang kesal


"udah deh ma, terima saja jika anak mama ini ganteng dan banyak yang suka" Jawab Zee percaya diri


"idih pede sekali. Banyak tu yang lebih ganteng dari kamu di luar sana. Nunu mau ngk mama cariin yang lebih ganteng dari pada suami kamu? tinggalin saja beruang kutub ini, mending mama cariin yang lebih gagah deh" Goda Ny.pruk


"mama, Nunu cuma punya Zee. Awas saja kalo mama berani kenalin Nunu sama cowok lain" Zee memeluk Nunew dengan sangat posesif


"hahahha" kelakuan Zee membuat orang di sana tertawa lepas.Sungguh respon Zee mengundang gelak tawa kedua orang tua nya dan juga Nunu.


next..