My Husband Is Mafia

My Husband Is Mafia
38



"Sayang hia ke kantor dulu, ingat kamu harus dirumah. Jangan kemana mana, sekarang kamu libur bukan?"


"hhmm khab hia"


"Bagus, Nata kamu jaga phi Nunu na"


"khab"


"Daddy kamu mana?" tanya Zee kepada Nata


"Nata ngk tau phi, dari pagi dia ngk kelihatan"


"hhmmm ya sudah, phi pergi na. Ingat kalian harus hati hati'" Zee perlahan meninggalkan kekediaman panich


sedangkan Nata dan Nunew kembali masuk kedalam.


"Phi, Nata boleh nanya ngk?"


"Mau tanya apa?"


"Gini lo phi, apa akhir akhir ini phi merasa sesuatu yang aneh pada tubuh phi?"


"Maksud kamu?"


"Iya maksud Nata tu hhmm merasakan pusing, mudah lelah, terkadang menginginkan sesuatu yang aneh" ujar Nata


"hhmmmm" Nunu berfikir keras dengan apa yang dikatakan oleh Nata


"Kamu benar Nong, phi akhir akhir ini memang mudah lelah. Kadang merasa sedih juga, dan ada juga phi ingin selalu di dekat hia Zee. Phi kenapa ya nong? apa phi memiliki riwayat penyakit? atau mungkin phi akan meninggal?" tanya Nunu khawatir


"Ssstttt bukan phi. Sekarang jawab satu lagi pertanyaan Nata, apa bulan ini phi sudah dapat?"


"Hhmm belum, astaga Phi telat Ta"


"Nah berarti tebakan Nata tidak salah lagi. Phi pasti sedang hamil"


"ha? hamil?"


"Iya hamil, untuk memastikan mending kita ke dokter"


"Lah kita kan ngk di perbolehkan keluar sama phi kamu"


"Tenang saja, kita akan izin dulu. Bentar Nata telfon dulu" Nata mengambil gadget nya dan menelfon kepada Zee.


drettt,,,


klik,,,


"Khab Nnong"


"Phi kita izin keluar bentar ya, ngk apa apa kan?"


"Kemana?"


"Kita mau belanja"


"Ya sudah, bawa Bodyguard. Ingat kalian harus hati hati"


"kha phi" Setelah mendapat izin dari Zee, Nata mematikan sambungan telfon nya.


"Beres phi, ayo kita siap siap"


"Hhmmmm" angguk Nunew antusias


Skip


"Jadi bagaimana dok? apa benar phi saya hamil?" tanya Nata penasaran


"Selamat ya Khun Nunew memang sedang hamil. Usia kandungan nya baru menginjak tiga minggu. Untuk itu tolong perhatikan pola makan, jangan stress dan hindari benturan yang berlebihan. Karena awal kehamilan sangat rentan dengan keguguran"


"Jadi Nunu beneran hamil" Gumam nya dengan mata yang berkaca kaca


"Chai, sekali lagi selamat khun"


"khop kun na dok, kalau begitu kami permisi" pamit Nunew kepada sang dokter. Nata dan Nunew berjalan keluar dari ruangan periksa, setiba nya di luar Nata langsung memeluk Nunew dengan erat.


"Selamat ya phi, sebentar lagi phi akan menjadi seorang ibu"


"hhmm khop kun na nong, phi sangat senang. Dan phi masih belum menyangka jika phi sekarang sedang hamil anak nya hia Zee"


"Hhmm ya sudah, ayo sekarang kita pulang phi. Kita buat pesta kejutan buat Phi Zee, dia pasti senang mendengar kabar phi hamil"


**


"Dimana mereka?" Tanya Zee kepada anak buah nya


"Ada di dalam khun, khun Max juga sudah ada di dalam"


"hhmmm" Zee berjalan memasuki ruangan penyiksaan nya


Clek,,,


"Max" panggil Zee


"Hallo Zee, akhir nya kamu datang juga. Aku sudah bosan menunggu kamu, dan sorry aku sedikit bermain dengan tahanan kamu" Ujar Max santai


Bisa Zee lihat, keadaan istri dari Fluke benar benar kacau. Rambut berantakan dan Zee pastikan itu pasti karena jambakan Max. Dan badan yang penuh dengan luka sayatan.


"Kamu mencuri Star dari aku Max" Ujar Zee dengan senyum licik nya


" Siapa suruh kamu datang terlambat"


"Sebenar nya apa salah kami? kenapa kalian membawa kami ke sini?" Tanya Fluke


Zee duduk tepat di hadapan kedua orang tersebut.


"Kalian tau siapa saya?"


"Tau, pembisnis no satu di asia"


"Tidak hanya itu, apa kalian pernah mendengar Mafia berdarah dingin. Mafia yang kejam, tidak kenal dengan kata maaf dan paling tidak suka di usik. Dan nama mafia mereka Death Blood, apa kalian pernah dengar?"


"Pernah khun, siapa yang tidak tau dengan nya. Tapi apa hubungan nya dengan kami?"


"Jelas ada, kalian telah menyiksa istri nya"


"Istri nya yang mana? kenal saja kami tidak, bagaimana cara kami menyiksa dia" ujar Fluke kesal


"Kamu yakin? istri nya adalah Nunew chawarin opss salah Nunew pruk panich. Apa sekarang kalian sudah kenal?"


"Maksud anda, anda adalah mafia itu?"


"Tepat sekali. Saya sudah pernah peringatkan kalian bukan, jangan ganggu orang orang saya. Tapi kamu dengan bodoh nya masih berusaha mengganggu ketenangan saya. Sekarang terima akibat nya. Jangan kamu fikir saya tidak tau semua rencana busuk kamu dengan Xiao Zhan. Rencana busuk Love, Tin dan Frank. Saya tau semua nya, dan sekarang waktu bermain main kalian sudah habis. Sekarang waktu nya pembalasan" ujar Zee dingin


"Kalian siksa mereka, cambuk seribu kali. Setelah itu siram mereka pakai air hangat" perintah Zee kepada anak buah nya


"Khab khun" Anak buah Zee melaksanakan perintah boss mereka. Sedangkan Zee dan Max menjadi penonton aksi orang orang mereka. Ruangan yang semula nya sunyi, jadi ramai akibat teriakan kesakitan dari Fluke dan Navy.


***


Mobil Nunu dan Nata serta beberapa Bodyguard nya melaju dengan pelan menuju kekediaman panich. Tanpa mereka sadari, Mobil mereka diikuti oleh Tin dan anak buah nya. Serta diikuti oleh Love dan juga Zhan.


Mereka diikuti bermula dari obrolan Zee dan Nunew saat di mansion panich. Obrolan mereka tentang pemeriksaan di dengar oleh Zhan. Sehingga mereka diikuti sampai kerumah sakit. Sepulang dari rumah sakit, Zhan mengabari Love dan Tin. Sehingga mereka mengikuti mobil Nunew dan Nata secara diam diam.


"Kenapa berhenti?" tanya Nunew kepada supir nya


"Kho thod khun, saya kebelet. Saya izin ke toilet dulu"


"hhmmm silahkan"


Selama sopir nya ke toilet, Nunew dan Nata saling mengobrol.


"Phi aku mau beli Ice cream, apa phi mau?"


"Hhmm phi mau"


"Ya sudah tunggu di sini, biar Nata yang beli"


"Ok khab, rasa coklat ya"


"hhmmm" Angguk Nata


Sedangkan di kamar mandi, Sopir Nunew dipukul sampai pingsan. Semua pakain dan topi nya di ambil alih oleh anak buah Tin.


"Sekarang kamu pergi ke mobil, ambil alih komudi. Tambah kecepatan nya, dan setelah itu kamu turun dari mobil. Dan kita akan menabrak mobil tersebut masuk ke jurang" intruksi Tin


"Khab khun"


next,,