
"Sekarang jelaskan apa yang telah kalian lakukan kepada istri khun Zee? Demi tuhan Frank, Love kalian tau kan siapa dia. Hanya dengan jentikan jari nya saja, kita akan habis dan berani berani nya kalian mengusik istri nya. Kalian taro dimana otak kalian ha?" Teriak Fluke dengan marah
"dad apa daddy tau siapa istri Khun Zee? jika Daddy tau, daddy pasti akan sama terkejut nya sama kita" Jawab Frank
"siapa?"
"Nunew Dad, Nunew. Dialah istri dari Khun Zee, karena itu kami tidak sengaja menganggu dia tadi. Karena kami ngk tau jika dia adalah istri dari Khun Zee" Jawab Frank lagi
"APAAAA?" Fluke sangat terkejut mendengar penuturan putra nya.
"Gawat, ini sangat gawat Frank. Jangan jangan Khun Zee sudah tau dengan apa yang kita lakukan di masa lalu"
"Seperti nya belum dad, bukti nya dia masih datang ke undangan Daddy. Itu tanda nya Nunew belum cerita apa apa ke suami nya. Dan seperti nya tadi dia marah murni karena kita mengganggu istri nya"
"kamu benar Frank, sekarang kita harus bergerak cepat. Kita harus menemui Nunew diam diam tanpa sepengetahuan Khun Zee. Kita akan memberi dia peringatan sebelum dia cerita kepada khun Zee, kalo tidak tamat sudah riwayat kita.
"benar dad"
"Ini apa sih maksud nya? emang siapa Zee? kenapa kalian sangat takut dengan nya?"
"Dasar nong bodoh, kamu jangan berani berani nya mengusik Khun Zee. karena yang kena imbas nya bukan hanya kamu saja, tapi seluruh keluarga kita. Khun Zee merupakan pembisnis no satu di asia dan pembisnis no dua di dunia. Tidak ada yang bisa menandingi nya, melawan dia sama saja bermain dengan malaikat maut." Jelas Frank kepada Love
"APAAA?" ujar Love sangat terkejut
"sial dia sangat kaya, menyesal aku menolak nya dulu. Aku tidak peduli, aku akan kembali menarik perhatian Zee. Aku yakin dia masih cinta sama aku, dengan begitu aku akan jadi nyonya terkaya di asia" Monolog Love dalam hati
Sedangkan dirumah sakit, Zee sedang menunggu istri nya yang sedang di periksa. Dia benar benar sangat khawatir sekarang, dia masih ingat penjelasan dokter kemaren, jika Nunu tidak bisa dalam keadaan tertekan.
Zee bersumpah akan membalas Fluke dan keluarga nya. Dia akan menghancurkan Fluke dan merebut kembali apa yang sudah menjadi milik Nunew.
clekk(pintu rawat terbuka)
"Gimana dok?" Tanya Zee dengan nada yang khawatir
"Seperti nya istri anda kembali mengingat trauma nya. Sehingga menyebabkan dia sangat tertekan dan kehilangan kesadaran. Untuk saat ini tolong jaga kondisi emosional nya, dan jangan biarkan dia sendiri. Saat dia bangun nanti trauma nya akan muncul, dan saat itu saya harap anda selalu tatap Stay di samping nya."_Dokter
"Ok. khop kun khab dok" Setelah mengucapkan terimakasih, Zee berjalan memasuki ruangan rawat istri nya. Dapat dia lihat istri nya belum siuman, Saat Zee hendak mendekati Nunu tiba tiba Nunu tersadar dan berteriak histeris.
"Tidak, jangan. Tolong lepaskan, jangan sentuh aku hiks..hiks..lepaskan" Teriak Nunu histeris sambil
Melihat apa yang terjadi dengan Nunew, dengan cepat Zee berlari kearah istrinnya. Membawa Nunu kedalam pelukan nya, tapi Nunu masih meronta ronta minta dilepaskan.
"Ssss sayang, ini aku. Kamu tenang ya, aku aku suami kamu" Ujar Zee lembut sambil mengusap usap pelan punggung Nunu
Seakan tersadar, Nunu memeluk Zee dengan erat sambil menangis.
"hiks..hiks..hia, dia_dia menyentuh aku hia. Aku kotor" Racau Nunew kalut
"heeii dengarkan aku, kamu tidak kotor. Dan dia tidak menyentuh kamu Baby, jadi kamu tenang. Aku akan membalas sakit hati kamu, jadi percaya sama aku. Dia tidak akan bisa menyentuh kamu sedikit pun" Ujar Zee dengan nada sendu
"hhhhmm khop kun na hia, maaf karena sudah merepotkan"
"Jangan berbicara seperti itu, aku sudah janji akan menerima aku di sisi aku. Jadi apa pun masalah kamu, itu juga masalah aku. Dan aku akan berusaha untuk menyelesaikan nya"
Dirasa Nunew sudah mulai tenang, Zee melepaskan pelukan mereka. Tapi tetap berada di dekat Nunew. Dia tidak bisa beranjak sedikitpun karena baju nya di pegang erat oleh Nunu.
"Hia" Panggil Nunu
"hhhhmm" Jawab Zee sambil ikut membaringkan tubuh nya di samping Nunu dan Membawa sang istri kedalam pelukan nya.
"kapan Nunu bisa pulang? Nunu ngk suka rumah sakit, itu mengingatkan Nunu kepada Mommy dan Daddy" Ujar Nunu Sedih
"kamu mau pulang sekarang?" Tanya Zee lembut. Zee baru tau ternyata Nunu tidak hanya trauma dengan keluarga Fluke, tapi juga truma dengan rumah sakit. Untuk menghindari Nunu dari rasa tidak nyaman, Zee akan membawa Nunu ke apartemen nya.
"hhhhmmm" Angguk Nunew
"baiklah kita pulang sekarang, biar sisa ny anak huah hia yang urus" Jawab Zee sambil turun dari tempat tidur. Dia memanggil BodyGuard nya kedalam
"kalian urus administarasi istri saya, kita mau pulang duluan" Perintah Zee dengan tegas
"khab Khun"
Setelah itu Zee menggendong Nunu dan berjalan menuju mobil mereka, di sana sudah ada beberapa BodyGuard yang telah menunggu Zee dan Istri nya.
"Ke apartemen saya sekarang" Ujar Zee setelah sampai di dalam mobil
"khab khun"
Skip
"Nah sekarang kamu istirahat, biar cepat pulih" Ujar Zee setelah meletakan Nunu di tempat tidur mereka
"Hia mau kemana?" Tanya Nunu polos
"ngk kemana mana, hia di sini kok. Lagian hia juga mau memantau keadaan kantor"
"hhhhmm, temani Nunu tidur"
"khab" Jawab Zee patuh. Dia ingat kata dokter, bahwa Nunu tidak bisa di tinggal sendirian. Itu bisa membuat dia ingat dengan trauma nya.
"Apa kamu lapar? Mau hia masakin sesuatu?" Tawar Zee
"Emang hia bisa masak?" Tanya Nunu polos
"Bisa lah, bahkan masakan hia tidak bisa di tandingin oleh Chef di thailand" Jawab Zee sombong
"hhhhhmm iya lah tu. Hia memang hebat"
"Jadi gimana? mau ngk?"
"ngk usah hia, Nunu sudah kenyang. Sekarang Nunu hanya Ingin tidur, tapi hia harus menemani Nunu tidur"
"khab" Zee ikut berbaring di samping Nunu dan menarik Nunew ke dalam pelukan nya.
"Sangat nyaman" Bisik Zee pelan
"hhhhmm hia hangat, Nunu suka" Jawab Nunew polos
"Nunu boleh hia bertanya?"
"khab hia, mau nanya apa?"
"apa kita pernah bertemu sebelum nya? Kenapa rasa nya ini sangat familiar, seolah olah aku sering melakukan nya dengan kamu?"
deg..deg.. Nunu terkejut mendengar pertanyaan Zee. Dia tidak menyangka jika Zee berfikir seperti itu.
"hhmm aaaa kok hia nanya gitu?" Tanya Nunew terbata bata
"Jawab saja Nu, apa kita pernah bertemu sebelum nya?"
"Hia Nunu tidak berhak memberitahukan nya kepada hia, tapi hia harus percaya jika saat nya tiba hia akan mengetahui segala nya" Jawab Nunu lembut
"baiklah" Jawab Zee karena tidak ingin memaksa Nunu
next...
Like,
coment
Masukin ke favorite
and Follow me