
jam sudah menunjukan pukul enam pagi, perlahan Nunu membuka kedua mata nya. Dia mengedarkan pandangannnya ke seluruh penjuru.
"hu? ini sudah di kamar kita. Berarti hia menggendong Nunu sampai ke sini. Tapi tunggu berarti hia ngk makan malam?, ah kenapa Nunu ceroboh sekali. Nunu harus bangun membuatkan sarapan buat hia" Gumam Nunu pelan. Nunu hendak bangun dari tidur nya, tapi ketika di menoleh ke samping. Dia melihat Zee tertidur dengan meringkuk di tepi ranjang. sedangkan tangan nya berada di atas kepala Nunu.
"kenapa hia tidur seperti itu?" Gumam Nunu pelan
Nunu perlahan bangun dari tidur nya dan duduk di tempat tidur. Ketika Nunew duduk, tiba tiba jatuh sebuah kompres dari dahi nya.
"ini?" cicit Nunu pelan dan menatap kearah Zee dengan pandangan haru. Nunu mengangkat tangan nya dan mengusap kepala Zee dengan sayang.
"hia pasti capek karena mengurus Nunu. khop kun na, Cup" Nunu mengecup kening Zee dengan sayang.
Setelah itu Nunu bergerak perlahan hendak turun dari tempat tidur, tapi baru saja menginjak kan kaki nya ke lantai, tiba tiba tangan nya di cekal oleh Zee.
"kamu mau kemana Baby?"
"ah hia? hia sudah bangun? "
"hhmmm kamu mau kemana Baby?"
"aku mau kebawah hia, mau masak"
"jangan sayang, kan kamu belum sembuh"
"Nunu sudah tidak apa apa Hia"
"ngk boleh, pokok nya tidak boleh. kamu di sini saja, kita Delivery saja sayang"
"hhhmm baiklah hia" ujar Nunu mengalah
"kamu kenapa hhmm?"
"kenapa apa nya hia?" Tanya Nunu polos
"Iya, kamu kenapa baby? kenapa bisa sakit? kamu kecapek an? atau lagi banyak fikiran?"
"nunu tidak apa apa kok hia"
"terus kenapa bisa sakit?"
"Nunu juga ngk tau"
"dikampus ngk ada yang jahatin kamu kan?"
"hhhmm ngk ada kok hia"
"sungguh?"
"hhmmm" angguk Nunu
"om kamu ada ngk nemuin kamu?"
"ngk ada sih hia, kenapa?" Tanya Nunu polos
"jika dia ada nemuin kamu kamu harus bilang sama hia. Hia ngk mau nanti nya kamu dalam bahaya"
"hhmmm" Angguk Nunu polos
"ya sudah ayo kita mandi"
"berdua?" Tanya Nunu polos
"iya sayang, masa' bertiga?. kalo bertiga berarti ini harus isi dulu" Ujar Zee lembut sambil mengelus perut Nunu sayang
"Hiaaaa" Ujar Nunu malu
"ya sudah ayo kita mandi, setelah itu kita sarapan"
"hhhmmm" Angguk Nunu
***
"love" Ujar Fluke
"ya dad, kenapa?"
"daddy tenang saja, semua nya akan berakhir dad. Dan Nunu akan menemui ajal nya."
"bagus, tapi kamu harus hati hati Love. jangan sampai ketahuan oleh Zee. Jika sampai ketahuan, maka kita akan habis sama dia"
"Daddy tenang saja, partner aku tu Mafia dad. jadi tidak akan mudah untuk mengalahkan nya"
***
"sayang hia ke kantor dulu Na. Ingat kamu tidak boleh kuliah hari ini. jangan kemana mana, jika ingin makan kamu tinggal panggil Maid, dan satu lagi jangan keluar tanpa seizin aku na"
"kha hiaaaaaaa" Jawab Nunu dengan nada manja nya
"cup" Zee mencium kening Nunu dengan sayang
"papay sayang"
"papay hia" Setelah itu Zee berangkat menuju kantro nya.
skip
Setiba nya Zee di kantor, dia langsung menyuruh Max untuk masuk ke ruangan nya.
"jadi bagaimana max? apa kamu mendapat informasi baru?"
"Gawat Zee Tin memasukan Fluke ke kampus Nunu dengan identitas palsu, Tujuan mereka untuk mendapatkan Nunu."
"Berani berani nya mereka seperti itu, tenang saja Max biarkan saja Fluke masuk terlebih dahulu ke kampus Nunu. Setelah dia berada di dalam, baru aku akan mulai memainkan nya" Ujar Zee kejam
"apa yang kamu rencanakan Zee?"
"kita lihat saja Max, Aku tidak akan membiarkan Frank, Love dan Fluke lolos begitu saja. Mereka harus menerima konsekuensi dari apa yang mereka lakukan"
"hhhmm, Ya sudah aku keluar dulu Zee"
"hhhmmm"
Skip
tok.tok.tok
"Masuk" Ujar Zee dingin
"maaf khun ini ada beberapa berkas yang perlu anda tandatangani"
"hhhmmm" Zee mengambil pulpen dan mengarahkan tangan nya ke berkas tersebut.
"Bagus, sebentar lagi semua nya akan berhasil"Batin wanita itu
Tapi saat Zee memencet Pulpen tersebut bukan nya tanda tangan yang keluar, tapi malah Bunyi pintu yang terkunci.
"Mau mencoba bermain main dengan saya" Ujar Zee dingin
"maksud anda khun?" Pura pura tidak tau
"siapa yang mengirim kamu ke sini?"
"bukan siap siapa khun, saya orang orang di sini"
"Jawab dengan jujur sebelum kesabaran saya habis"
"Ampun khun, saya di suruh oleh Khun Fluke"
"Fluke? Apa yang dia perintahkan ?"
"Berkas itu isi nya pengalihan kepemilikan resmi perusahaan NC grup menjadi milik khun Fluke seutuh nya. Dan juga surat pernyataan Jika anda tidak keberatan Nunew menjadi babu di keluarga Khun Fluke. lengkap dengan surat cerai anda khun" Jawab nya takut takut
"Apa?" Teriak Zee murka
"kurang ajar, berani sekali Fluke.Terima kehancuran kamu Fluke" Ujar Zee dingin.
Zee menarik pistol dalam laci nya dan menembak orang suruhan Fluke. Setelah itu Zee memerintahkan anak buah nya untuk membereskan mayat wanita ini.
"Sekarang giliran kamu Fluke" Ujar Zee dingin