
"Sawaddi kha phi Nat" Sapa Nunu setelah tiba di sana
"aouw Nong, sawaddi kha. ayo Nu lewat sini" Ajak Nat dan membawa Nunu beserta keluarga nya menuju ruangan VIP di cafe tersebut.
"khop kun na phi"
"kha"
Nunu beserta keluarga nya duduk di tempat yang di sediakan oleh Nat.
"phi duduk dengan kita saja"
"kenapa gitu Nong?" tanya Nat polos
"bukan apa apa, mau ya phi"
"baiklah"
"phi duduk di sini saja" ujar Nunu menyuruh Nat duduk di samping Max
"ok"
"phi kenalkan dulu ini phi Max sahabat Hia Zee"
"sawaddi kha, Nat" sapa Nat kepada Max
"sawaddi khab nong, aku Max" Jawab Nunu
mereka terus mengobrol, ada saja topik yang
mereka bicarakan. Apa lagi Nunew, dia paling gencar mendekatkan Max dan Nat.
selesai makan siang, Zee dan Nunew beserta mama nya kembali ke kantor. Sedangkan Max dia masih berada di Cafe Nat. sesuai tujuan nya, dia akan mendekati Nat.
"oh iya Nong phi boleh minta nomor kamu?"
"boleh phi" Nat memberikan nomor nya kepada Max
"khop kun na nong"
"kha phi"
"aku duluan Na, nanti aku telfon jika sudah pulang kerja"
"kha phi" Jawab Nat dengan senyum manis nya.
***
Zee dan Nunew beserta Ny.pruk baru saja tiba di kantor. mereka langsung menuju ruangan Zee.
"Ma, mama tumben ke sini?"
"hhmmm itu Zee tiba tiba perasaan mama tidak enak. mama terus kefikiran Nunew"
"Ha? kenapa gitu ma?" Tanya Zee heran
"mama juga ngk tau, tapi mama merasa akan ada hal yang besar akan terjadi kepada kita"
"jangan berbicara gitu ma"
"benar kata hia ma, Nunu yakin semua nya pasti akan baik baik saja"
"hhhmmm mama harap juga gitu Nu"
"mama tenang saja, jika yang mama khawatirkan adalah Nunu Zee berjanji akan menjaga nya dengan baik"
"mama pegang janji kamu Zee"
"iya ma"
"ya sudah, mama pulang dulu. kalian hati hati lah"
"khab ma"
"mama pulang dulu ya Nu"
"chai ma, hati hati na"
"hhmmm" Selepas kepergian Ny.pruk, Zee membawa Nunu untuk duduk di pangkuannnya.
"bukan apa apa sayang, hia hanya ingin bermanja manja dengan kamu" Jawab Zee lembut
"hhmmm" Nunu mengusap sayang kepala Zee
"tetap seperti ini Na, hia akan melanjutkan pekerjaan hia"
"hhhmm" Angguk Nunu pelan
***
"hallo" ujar Tin
"Tin bagaimana? apa kamu sudah memasukan berkas Phi Frank di kampus Nunu?" Tanya Love
"sudah, besok Frank sudah bisa mengajar di tempat Nunew"
"Bagus Tin, makin cepat makin baik" Ujar Love
"Tunggu Nunew chawarin, sebentar lagi kamu akan hancur. Dan kamu Zee, kamu akan tetap menjadi milik aku, dan aku? tentu nya aku akan menjadi ny.pruk panich untuk selanjut nya. sedangkan Nunew? dia akan menjadi gelandangan" Ujar Love dengan suara yang menakutkan
tok..tok..
"masuk"
"love"
"phi ada apa?" Tanya Love kepada Frank
"bagaimana?apa berkas aku sudah di masukan?"
"sudah phi, bahkan besok kamu sudah bisa masuk ke sana"
"bagus Love, aku sudah tidak sabar untuk bertemu dengan J***ng kecil aku itu" Ujar Fank dengan beribu makna
"ingat phi kamu harus bisa mendapatkan Nunew, Buat dia sehancur hancur nya"
"tentu Love"
Love sudah tidak sabar menunggu kehancuran Nunew dan Zee akan menjadi milik nya.
***
"Baby? hei ayo bangun" Ujar Zee lembut berusaha untuk membangunkan Nunu. berulang kali Zee mencoba untuk membangunkan Nunu, tapi Nunu masih tidak bisa bangun.
"eughhhh" Lenguh Nunu dan kembali tertidur
melihat usaha nya yang sia sia, Zee mengangkat tubuh Nunew dengan pelan, jadi lah Zee menggendong Nunew keluar dari ruangan nya menuju ke parkiran.
"aouw Zee, Nunew kenapa?" Tanya Max
"Dia hanya tertidur Max, mungkin dia kecapek an. saat di bangunkan pun, dia tidak bisa" Jawab Zee
"ohhhh, Ya sudah. aku duluan ya"
"khab" Jawab Nunew
satu jam perjalanan, Zee tiba di area apartemen nya. Zee kembali menggendong Nunew dari parkiran sampai kedalam apartemen nya.
"Cup, tidur lah Baby" Bisik Zee lirih dan mencium kening Nunew dengan sayang. setelah itu Zee Masuk kedalam kamar mandi untuk membersihkan diri nya.
kurang dari lima belas menit, Zee selesai membersihkan diri nya. Dia tidak langsung tidur, melainkan kembali mengerjakan berkas berkas kantor nya yang tertunda. cukup lama Zee memeriksa laporan nya, Dan Zee memutuskan untuk menghentikan nya. Saat Zee menoleh kearah Nunew, dia terkejut melihat Nunew yang gelisah dalam tidur nya.
"sayang, hei? kamu kenapa?" Bisik Zee lembut berusaha membangunkan Nunew
"aouw badan kamu panas sekali Baby" Ujar Zee panik. Dengan cepat dia berlari keluar dari kamar nya menuju ke dapur untuk mengambil kompres untuk Nunew.
tidak berapa lama kemudian, Zee kembali ke kamar Nunu membawa kompres di tangan nya.
Zee mengompres Nunew dengan telaten.Perasaan Zee sekarang tidak menentu. Dia memang sudah menerima Nunew sebagai istri nya, tapi Zee tidak mengerti dengan apa yang dia rasakan? entah itu cinta?. Karena setiap Zee melihat Nunew dalam keadaan sakit, hati Zee serasa di remas remas. Dia benar benar ikut merasakan sakit, ketika Nunew sakit.
"Jangan sakit lagi Baby? kenapa akhir akhir ini kamu sering sakit hhhmm" Bisik Zee lirih
"aku tidak suka kamu sakit, aku mau nya sehat. Tolong jangan sakit lagi Na" Ujar Zee lagi
Zee terus mengompres Nunew, dia tidak melihat waktu. setiap kompres nya kering, Zee akan kembali menukar nya. Itu terus dia lakukan sampai suhu tubuh Nunu mulai turun, Zee merasa sangat mengantuk. Tanpa sadar Zee tertidur di samping Nunu dengan tangan nya yang tetap memegang kompres di kepala Nunew.
next