
🌎🇨🇳
"Sekarang kamu berkemas, besok kita akan ke bangkok" Ujar Xiao Zhan
"hhmm" Jawab Nata dingin
"Ingat jangan bercerita apa pun di sana dengan apa yang telah saya lakukan kepada kamu mengerti?" Ujar Xiao Zhan lagi
"hhhmmm" Jawab Nata setelah itu dia beranjak dari sana dan pergi ke kamar nya.
Xiao Zhan adalah Baba tiri Nata. Orang yang di nikahi oleh Mama nya. Nata masih ingat kejadian yang membuat dia sangat membenci Xiao Zhen dan Mama nya sendiri June pruk panich yang berubah menjadi June Xiao. Ternyata mereka bekerja sama untuk merebut kekayaan Wang Yibo Ayah kandung dari Nata. Tapi sebelum itu terjadi Wang Yibo mengetahui rencana jahat istri dan sahabat nya Xiao Zhen. Maka Wang Yibo mengalihkan semua kekayaan nya atas nama Nata sampai usia Nata legal. Hal itu membuat Xiao Zhen marah dan membunuh Wang Yibo tepat di depan June dan Nata. Nata yang masih kecil tidak tau apa apa. Dia baru mengerti kejadian itu setelah dia memasuki Junior Hight scholl. Dan Dari situ lah penderitaan Nata di mulai, June tidak pernah menggap nya anak karena dia lahir akibat kecelakaan yang terjadi anatara dia dan Baba nya. Sampai saat nya June mengalami kecelakaan dan meninggal pun dia tidak mengakui Nata sebagai anak nya. Sedangkan Xiao Zhen selalu menyiksa nya, dia menyalahkan Nata atas kematian yang menimpa June Mama Nata sekaligus orang yang di cintai Xiao Zhen. Alasan dia belum membunuh Nata adalah karena dia masih membutuhkan tanda tangan Nata dan pernyataan pengalihan kekayaan atas nama diri nya.
pulang ke bangkok adalah salah satu keinginan terbesar Nata. karena di sana dia memiliki Mama dan Papa serta kakak yang sangat menyayangi Nata selayak nya anak sendiri. Dia adalah saudara dari mama nya.
jika Nata pulang ke bangkok, Nata berjanji akan merubah segala nya. membalaskan kematian baba nya.
🌎 🇹ðŸ‡
"Sayang, Baby" Panggil Zee yang baru tiba di apartemen mereka. Apartemen mereka tampak sepi, hanya beberapa bodyguard yang berjaga di luar. sedangkan Para Maid sudah pulang, karena Maid bertugas hanya sampai sore.
"Apa Nunu tidur" Gumam Zee pelan, dia berjalan menuju kamar nya dan melihat keberadaan Nunu.
"pantas di panggil ngk nyahut, ternyata dia tidur" Gumam Zee pelan. Zee perlahan mendekat kearah Nunu, dan mengusap rambut Nunu sayang.
"aku mandi bentar ya sayang"Bisik Zee lirih
kurang lebih lima belas menit Zee berada di kamar mandi, akhir nya Zee selsai. Dia juga sudah selesai berganti piyama di kamar mandi. Zee keluar dari kamar mandi, saat dia memasuki kamar nya, ternyata Nunu sudah bangun dan duduk di tempat tidur.
"oauww sayang kamu bangun?"
"hhhmm hia kenapa ngk bangunin Nunu" Cemberut nya
"maaf sayang, hia ngk tega. habis kamu tidur nya pulas banget"
"hhhmmm, Sini hia" Ujar Nunu
"Kenapa hhmmm?" Tanya Zee sambil berjalan mendekat kearah Nunu
"Bukan apa apa sih, Nunu hanya kangen" Ujar Nunu pelan. Dia memeluk Zee dengan erat
"Hhhmm sedang ingin bermanja hhmm" Bisik Zee lembut
"Hhhmm" Angguk Nunu di dada bidang Zee
"Hiaa" Pangil Nunu dan mendogak kan kepala nya ke atas
"Kenapa Baby?"
"kata Mommy eh maksud Nunu, kata Mama besok malam kita di suruh pulang ke mansion"
"Kenapa?"
"Kata nya sih sepupu hia dan daddy nya mau ke sini"
"owhhh gitu, ok deh"
"Sepupu hia Cewek apa cowok?"
"Cewek baby"
"hhhhhmmm"
"Kenapa hmmm?"
"Bukan apa apa sih hia,"
"Kamu tenang saja dia baik kok, Anak nya asyik. Cuma dia agak dingin jika berhadapan dengan orang orang baru. Tapi jika kita sudah tau dengan nya, Kamu akan tau betapa baik nya dia"
"Dia pasti menyukai kamu Baby, Tidak ada satu pun orang yang tidak menyukai kamu."
"Ada" Jawab Nunu
"Siapa?"
"Om Fluke dan keluarga nya"
"mereka ngk masuk hitungan Baby, orang orang seperti itu ngk ada guna nya."
"Hhhmmm" Angguk Nunu polos
"oh iya Hia, apa besok Nunu sudah boleh kuliah?"
" Boleh sayang, tapi kamu harus hati hati jangan sampai terpisah dengan Bodyguard kamu. Karena Frank sekarang berada di kampus Baby"
"Frank?" Tubuh Nunu bergetar hebat mendengar nama Frank
"Sayang kamu tenang" Bisik Zee lembut
Nunu memeluk Zee dengan erat, Tubuh nya masih bergetar meski tidak sekuat tadi. Dirasa Nunew sudah mulai tenang, Zee kembali buka suara
"Sekarang dengarkan aku, kamu harus melawan rasa takut kamu Baby. jangan sampai rasa takut kamu ini di manfaatkan oleh Frank, Khao jai mai?"
"kha hia"
"Bagus. kamu harus bisa melawan rasa takut kamu"
"hhhhmm angguk Nunu"
**
"Kamu sudah siap?" Tanya Zee
"hhmmm"
"Ya sudah ayo"
Zee dan Nunew meninggalkan Apartemen mereka menuju kampus Nunu.
"Sayang ingat apa pesan aku, kamu hati hati. dan kendalikan rasa takut kamu itu"
"kha hia"
"Bagus, Satu lagi pulang dari kampus kamu ke kantor hia. Nanti kita kerumah Mama dari kantor saja"
"kha hia, sudah? Boleh Nunu turun?
"belum sayang, cium dulu"
"Cup" Nunew mengecup bibir Nunew dengan sayang
"Dah, Nunu turun sekarang. Papay Hia"
"papay sayang"
"Jaga istri saya dengan baik"
"baik khun" Jawab para Bodyguard Nunu
setelah memastikan Nunu masuk ke area kampus, Zee baru melajukan mobil nya menuju ke kantor
next..