
"Kenapa semakin hari pendapatan nya semakin menurun, sebenar nya ada apa ini?" gumam Fluke heran
"Amm keruangan saya sekarang.!" perintah Fluke sekretaris nya
"Ada yang bisa saya bantu khun?"
"Berikan laporan pendapatan minggu ini kepada saya"
"Khab khun, tunggu sebentar." Amm berjalan keluar dari ruangan Fluke, tidak lama kemudian dia kembali tiba di sana dengan beberapa berkas yang ada di tangan nya.
"Ini khun" Amm menyerahkan laporan mingguan kepada Fluke
"Bagaimana bisa pendapatan kita minggu ini turun dratis?" tanya Fluke dengan nada yang marah
"Begini khun, sebenar nya saya sudah mau membicarakan nya dengan anda dari kemaren kemaren. Tapi anda tidak bisa saya hubungi"
"Ada apa?"
"Begini khun ada beberapa rekan bisnis kita membatalkan kerja sama nya dengan perusahaan. Hal itu berimbas kepada produk kita khun, produk yang sudah terlanjur di pasarkan harus terpaksa di tarik kembali. Oleh karena itu kita mengalami penurunan dalam minggu ini"
"Apa? Bagaimana bisa? apa alasan mereka memutus kerja sama nya dengan kita?"
"Mereka bilang, jika mereka menerima email tentang beberapa bukti jika anda curang dalam melakukam bisnis. Untuk itu mereka memutuskan untuk tidak melanjutkan kerja sama ini"
"Apa?" Fluke sangat terkejut mendengar ucapan Amm. Sekarang apa yang harus dia lakukan?. Tidak mungkin dia membiarkan keadaan terus seperti ini, bisa bisa perusahaan dia jatuh bangkrut. Tapi siapa yang membocorkan rahasia nya. Tidak ada yang tau, kecuali keluarga nya sendiri.
"Apa ini semua ulah Nunew? karena hanya dia yang mengetahui nya. Kurang ajar, aku harus secepat nya bertindak. Jika tidak, bisa bisa semua usaha aku selama ini jadi sia sia." Batin Fluke
"Kamu boleh keluar, Saya minta kamu atasi masalah ini dengan cepat. Jika masalah lain nya, biar saya yang urus"
"Khab khun" Jawab Amm
**
"Jadi bagaimana phi?" tanya Love kepada kakak nya
"Hari ini aku belum bertemu dengan Nunew, tapi besok aku pasti akan bertemu dengan dia. Besok aku tau jadwal nya apa" Ujar Frank
"Bagus. Jangan lupa phi, jika kamu berhasil membawa Nunew. Kabari aku, aku ingin ikut menyiksa nya"
"Kamu tenang saja Love"
"Tin bagaimana Love? Sudah sejauh mana rencana kalian?" tanya Frank
"Kamu tenang saja phi, aku dan Tin sudah berhasil memasukan mata mata keperusahaan Zee. Dengan begitu kita lebih mudah mengetahui setiap gerak gerik nya. Dan yang terpenting, kita bisa tau kelemahan nya"
"hhmmm rencana kalian ok juga" Ujar Frank
"Iya dong. siapa dulu"
"love, Frank mommy kalian dimana?" tanya Fluke kepada kedua anak nya
"mommy ada di kamar, kenapa dad?"
"Kalian tau, Nunew sudah mulai bergerak"
"Maksud daddy apa?" tanya Love dan Frank
"Dia membocorkan rahasia kecurangan daddy ke relasi bisnis daddy. Akibat nya banyak dari mereka yang memutuskan kerja sama. Perusahaan sedang goyah saat ini, untuk itu Daddy butuh bantuan mommy kalian"
"Kurang ajar, berani sekali dia" Ujar Love kesal
"Aku semakin ingin membunuh nya" ujar Frank
"Kamu benar, rasa nya daddy ingin sekali melenyapkan nya dari muka bumi ini. Tapi sayang nya itu tidak mudah, dia dibawah lindungan Zee pruk panich"
"hhhmm kamu tenang saja dad, kita sudah mempunyai rencana"
"Bagus. Ya sudah daddy keatas dulu"
"hhhmmm"Angguk Frank dan Love
**
Keluarga panich baru saja selesai makan malam. Saat ini mereka tengah mengobrol di ruang tengah.
"Bagaimana bisnis kamu di sana Zhan?" Tanya Tn pruk
"Ya begitu lah, semua nya berjalan dengan lancar" jawab Zhan
"hhhmm khop kun na phi"
"Sama sama Zhan. Jangan sungkan gitu, kamu sudah phi anggap seperti adik sendiri"
"Saat ini kamu bisa tertawa Zhan, tapi tidak untuk hari hari selanjut nya. Aku pastikan kamu tidak akan tidur dengan tenang. Kamu harus membayar penderitaan Nata selama ini" Batin Zee
"Zee tumben kamu diam saja?. Biasa nya kamu paling antusias mengobrol bisnis dengan om kamu jika bertemu" Tanya Ny pruk heran
"Ah Zee tidak apa apa ma, Zee hanya sedang tidak ingin berbicara. Masalah di kantor cukup membuat Zee pusing. Zee hanya butuh pelukan Nunew" Ucap Zee sambil beringsut masuk kedalam pelukan Nunew.
mendengar jawaban Zee, ny pruk memutar bola mata nya malas. Dia yakin itu hanya alibi saja agar dia bisa bermanja dengan Nunew. Kadar cinta Zee kepada Nunew seperti nya sudah mencapai puncak.
plakkk,, Ny pruk mengeplak kepala Zee sayang.
"Aouww ma, ini penganiayaan nama nya. Mama telah menganiaya suami di depan istri nya" Ujar Zee kesal
"Salah sendiri, ngapain juga kamu lebay gitu. Tinggal bilang aja sih kamu mau manja manjaan dengan Nunew. Kenapa malah pakek alasan kerjaan segala" ledek Ny pruk
"Itu mama tau. Lagian Zee bermanja dengan istri Zee sendiri, bukan istri orang lain" Jawab Zee santai setengah menyindir
Tn pruk tersenyum kecil melihat tingkah anak dan istri nya. Semenjak kedatangan Nunew, rumah ini bewarna kembali. Zee telah kembali mejadi pribadi yang usil, banyak tingkah dan tentu nya tidak kaku lagi.
Jika Tn pruk melihat mereka dengan senyum tipis nya, beda lagi dengaj Zhan. Mata nya fokus melihat kearah Nunew, sinar mata nya yang tajam menatap Nunew dengan lekat. Hal itu tidak luput dari penglihatan Nata dan Zee.
"***Aku yakin tua bangka ini pasti merencanakan sesuatu. Kamu salah jika berhadapan dengan saya Zhan" Batin Zee
"Kenapa orang gila ini menatap phi Nunu seperti itu?. Apa dia merencanakan sesuatu?, tatapan mata itu sama dengan tatapan mata nya saat membunuh Baba. Apa dia ingin membunuh phi Nunu?, tapi untuk apa?." Batin Nata bertanya tanya***
"Ma, pa aku dan Nunu keatas dulu ya"
"hhhmm, ingat Zee kamu jangan membuat Nunew begadang" ledek ny pruk
"maa" protes Zee
"hahaahhaha" ny pruk tertawa kecil melihat tingkah Zee
"om aku ke atas duluan, Nata kita duluan ya"
"kha phi/kha Zee"
Setelah itu Zee menggandeng tangan Nunew menuju kamar nya. Setiba nya di sana, Zee langsung memeluk Nunu.
"Hia kenapa?" tanya Nunew heran
"Hia ngk suka cara dia menatap kamu sayang"
"Dia siapa?"
"Siapa lagi kalo bukan baba gadungan Nata"
"Ha? dia menatap Nunu?"
"hhhmmm hia yakin dia merencanakan sesutau. Pokok nya besok saat kamu ingin pergi kuliah, jumlah Bodyguard kamu akan hia tambah"
"khab hia, terus jika Nunew kuliah besok Nata gimana hia?. Nunu ngk mungkin ninggalin dia di rumah sendirian"
"Kamu bawa saja ke kampus, tidak akan ada yang protes dengan apa yang akan kamu lakukan. Lagian dengan ada nya Nata, dia juga bisa menajaga kamu. Dan kamu juga ada teman nya"
"menajaga gimana hia?, seharus nya Nunu yang menajaga Nata"
"kamu jangan salah sayang. Gitu gitu Nata ahli taekwondo"
"hhhmmm Nunu juga mau dong hia"
"mau apa?"
"Mau belajar ilmu bela diri"
"hhmm ok, nanti hia ajarkan. Sekalian hia akan ajarkan kamu cara memakai senjata"
"hhmmm khop kun na hia"
"sama sama sayang, jadi apa boleh hia minta jatah?"
"lakukan hia" Dengan senyum penuh kemenangan, Zee mulai ritual nya sebagai pasangaj suami istri.
next,,,