
"Ini khun"
"Khop kun na"
"Chai"
"Semoga istri anda suka"
"Khab, kalau begitu saya permisi" Sudah lebih dari satu jam Zee berkeliling, akhir nya ada juga seorang penjual yang mau membuatkan pesanan istri nya.
"Semoga saja dia suka"
Dreett(ponsel Zee bergetar)
"Khab, kenapa?"
"kho thod khun, saya menemukan mata mata di perusahaan anda. Yang satu nya Suruhan Fluke dan yang satu nya suruhan anak nya Love dan Tin"
"Kurang ajar, Bawa mereka ke markas. Dan kamu, tarik semua semua aset kekayaan Fluke. Buat dia bangkrut dalam kurun waktu setengah jam, Publikasikan semua bukti kejahantan nya. Setelah itu, bawa juga di ke markas"
"khab khun"
"Bagaimana dengan anak dan istri nya khun?"
"Kamu bawa, dan ingat alihkan kembali semua aset kekayaan NC grup atas nama istri saya"
"khab khun"
"Bagus" Setelah itu Zee mematikan sambungan telfon nya.
"sudah cukup kamu bermain main Fluke, sekarang terimalah akibat nya.
Skip.
"Sayanggg"panggil Zee saat ia tiba dikekediaman Panich.
"Istri saya mana?"
"Khun Nunew berada di kamar Khun Nata khun"
"hhmm ok, kamu boleh pergi"
"Kha" Setelah maid itu pergi, Zee berjalan menuju kamar adik nya.
tok,,tok,,tok,,
"Nata" panggil Zee
tok,,tok,,tok,,
"Nata, ini phi. Apa phi boleh masuk?" Ujar Zee lagi. Tapi tetap tidak ada jawaban dari dalam
"Mereka kemana sih?" gumam Zee heran
"Apa aku masuk saja ya?" gumam nya lagi, setelah mempertimbangkan nya, Zee akhir nya memutuskan untuk masuk.
cleeekk,,,
"Pantes ngk dengar, ternyata mereka pakek Earphone." Zee berjalan menuju adik dan istri nya.
"Baby"pangil Zee dan menepuk pundak belakang Nunu. Nunu yang merasa ada yang memegang pundak nya, menoleh kebelakang.
"Hiaaaa" Ujar Nunu antusias. Nunew berbalik dan memeluk Zee dengan erat
"Hhhmm kenapa sekarang kamu manja gini hmm?" tanya Zee lembut
"Emang ngk boleh?, kan hia suami nya Nunu" Jawab Nunew dengan nada yang sebal.
"Boleh kok, boleh banget."
"Yuk kita kebawah, hia udah bawain pesanan kamu. Nata juga, phi udah beliin kamu makanan" Ujar Zee
"Khaa" Jawab Nunew dan Nata bersamaan
Zee, Nunew dan Nata berjalan beriringan menuju ke lantai dasar. Sesampai nya di sana, Nunew dan Nata menata makanan yang dibawakan oleh Zee.
"Hia mau?" tanya Nunu
"Ngk usah sayang, buat kamu saja"
"Ya sudah" Nunu tetap lanju memakan makanan nya
"Seenak itu ya phi?" tanya Nata
"Hhmmm, kamu mau coba?"
"Emang boleh?"
"Boleh dong, ini" Nunew memberikan beberapa kepada Nata. Karena penasaran, Nata mulai mengigit makanan yang ada di tangan nya.
"Bagaimana? Enak kan?" Tanya Nunew memandang Nata dengan tatapan polos nya
"ya ampun, rasa nya benar benar aneh. Dari mana enak nya?, wah phi Nunu kenapa ni?. Atau jangan jangan dia hamil lagi?" Batin Nata bertanya tanya
Soal nya dia masih ingat dengan perkataan orang tua teman nya yang di china. Jika orang hamil akan memiliki selera yang aneh, lebih manja dan memiliki keinginan yang bermacam macam.
"Ah iyaa enak phi"Jawab Nata berbohong
"sssttt kenapa?ngk enak ya?" Bisik Zee kepada Nata
"Hhmm Chai phi, rasa nya tu benar benar aneh. Phi Nunu koo bisa bilang itu enak sih, phi Nunu kenapa phi?" tanya Nata dengan suara kecil nya
"Phi juga ngk tau Nong, Entah kenapa selera phi Nunu kamu aneh belakangan ini" Jawab Zee
"Jangan jangan phi Nunu hamil phi" Ujar Nata
"Hamil?" Bisik Zee dengan suara kecil
"Hei kalian lagi membicarakan apa sih? kebapa bisik bisik gitu?" Tanya Nunew dengan penuh selidik
"Ooo itu kita lagi ngomongin makanan kamu, kata Nata rasa nya benar benar enak."
"Emang enak hia" Jawab Nunu polos
"Ya sudah kamu makan lah"
"Hmmmm"
"Jika benar Nunu hamil, aku akan jadi ayah." batin Zee senang
Ada perasaan hangat yang menulusup ke hati nya saat Nata bilang jika kemungkinan Nunew hamil.
"Aku harus membawa Nunew periksa" Batin Zee lagi
**
"Tidakkkk, tidakkkkkm" Teriak Fluke prustasi
"Semua nya hancur, usaha yang aku lakukan selama ini hancurrr. Pada akhir nya anak sialan itu yang menerima semua nya, tidak aku tidak terima. Prakkk" Fluke menghancurkan semua barang yang ada di ruangan nya
Clek,,
"Fluke apa benar semua ini? jika kita jatuh bangkrut dan semua kekayaan ini diambil alih oleh Nunew?" tanya Navy
"Benar"
"Tidak, aku tidak terima. Aku tidak mau jatuh miskin lagi Fluke"
"Aku juga tidak mau"
"Lakukan sesuatu"
"Aku ngk tau apa yang harus aku lakukan sekarang"
Saat mereka terlarut dalam kebingungan, tiba tiba masuk beberapa orang berpakain hitam.
"Apa apaan ini, lepaskan saya" Terika Fluke dan Navy
"Tidak bisa, kalian harus ikut dengan kami. Karena ini perintah langsung dari Bos mafia Death Blood."
"Tapi kami tidak kenal mereka, kami tidak memiliki masalah apa pun dengan mereka. Kenapa kalian menangkap kami" teriak Fluke marah
"Kalian pasti kenal dengan Bos kami. Sekarang ikut, jangan banyak tingkah" anak buah Zee menyeret Fluke dan Navy pergi dari sana.
"maaf khun, anak mereka berhasil kabur."
"kurang ajar, ya sudah kita bawa mereka dulu"
"hhmm khab"
anak buah Zee hanya berhasil membawa Fluke dan Navy. Sedangkan untuk Love dan Frank, mereka berhasil kabur dari cengkraman anak buah Zee.