
Setelah pesanan kami selesai, abdi langsung membayar nya, dengan menyodorkan kartu Atm
"Ini pak"ucap abdi sambil mengeluarkan kartu Atm dari dompet nya dan langsung di kasih sama pak indra
"Maaf pak, ngk bisa bayar pakai ini pak, pakai uang cash aja pak, maklum la ini warung dikampung, jadi ngk ada yg membayar pakai kartu Atm pak, lagian di sini mesin Atm juga jauh pak"ucap pak indra, bingun baru kali ini orang bayar pakai kartu Atm
"Tapi saya tidak ada bawah uang cash pak"ucap abdi sambil melihat kedalam dompet nya
Karna lama menunggu jadi aku pun menghampiri abdi yg lagi berbicara sama pak indra, ntah apa yg di bicara nya, kayak nya serius, di tambah lagi semua pelangan di sana melihat ke arah abdi
"Ada apa"ucap ku setelah sampai dekat abdi dan pak indra
"Ini al, suami mu bayar nya pakai Atm, di sini mana ada mesin Atm al, "ucap pak indra menjelaskan
"Astagfirullah, maaf pak ini kebiasaan kalau belanja dia pakai Atm pak"ucap ku meminta maaf sama pak indra
"Tapi aku ngj bawah uang cash yang"ucap abdi memelas
"Ngk papa, aku bawah uang kok"ucap ku lembut kasihan lihat abdi
"Makasih sayang "ucap abdi mencium sekilas pipi kanan ku dan ku balas dengan senyum manis ku
"Berapa semua pak"ucap ku sopan
"**** semua nya al"ucap pak indra
Aku langsung mengeluarkan uang yg ada dalam tas ku dan langsung memberi kan sama pak indra
"Ini pak"ucap ku memberi kan uang nya
"Ini terlalu banyak al, ngk ada kembalian nya "ucap pak indra
"Iya pak, ambil aja pak"tambah abdi
"terima kasih al, pak"ucap pak indra sopan
"Dan ini pesanan nya, terima kasih sekali lagi ya"ucap pak indra sambil memberikan belanjaan kami
"Sama-sama pak, kami permisi dulu, Assalamualaikum "ucap ku
"Waalaikumsalam "ucap pak indra
"Ayok kita pulang "ucap ku sambil mengandeng tangan abdi
"Iya sayang ayok "ucap abdi semangat dan kami berjalan dengan romantis nya
Dari jauh 3 orang tadi yg melihat kami sangat iri, benci dan semua nya bercampur dan yg lain nya banyak yg iri dan juga suka melihat kami berjalan seperti itu.
Sesampai di rumah aku langsung menarok belanjaan kami di meja makan, karna mau magrib jadi kami putus kan untuk bersih2 dan sholat ke mesjid yg dekat dengan rumah
"Ayok bersih2 dulu, sebentar lagi orang sholat magrib lagi"ucap ku sama abdi yg duduk di ruang tamu sambil memain kan hp nya, sedangkan ibu ku lagi di rumah tetangga bersama adik ku yg bungsu membagi kan ole2 yg kami bawah tadi pagi, adik ku yg kedua belum pulang dari belajar mengaji
"Ayok, badan ku lengket semua, kita mandi berdua ya"goda abdi
"No no no, kalau mandi berdua lama, kamu aja duluan, aku mau panggil ibu sebentar "alasan ku, karna kalau sudah mandi berdua sama abdi pasti sangat lama
"Dosa loh, nolak ajakan suami"ucap abdi sambil tersenyum penuh arti sama ku
"Ah kamu selalu saja, bilang dosa, ayok lah aku mau manggil ibu setelah itu"gerutu ku pasrah dengan ajakan abdi
"Ayok sayang "ucap abdi dan langsung mengendong ku menuju kamar dan langsung masuk kamar mandi.