
45 menit perjalanan kami sampai di rumah mewah abdi,karna perjalanan lumayan jauh dan tidak ada kata2 dari kami berdua aku memilih untuk tidur, pak abdi yg melihat ku tertidur jadi tidak tega membangun kan ku, pelahan\-lahan dia mengankat tubuh ku ke dalam rumah, disana sudah berderet pelayan yg menununggu abdi pulang dan memberi Hormat dengan menundukan kepala dan cuman di balas dengan angukan kepala oleh abdi,Setelah sampai di kamar tamu dia membaring kan ku perlahan2 agar tidak membangun kan ku, setelah itu dia menarik selimut hingga menutup sampai dada ku, memperhatikan wajah cantik ku dan mencium kening ku, setelah itu dia keluar menuju kamar nya di lantai atas, untuk membersihkan diri dan tidur.
Pagi harinya aku bangun dari tidur nyenyak ku, ku perhatian sekeliling kamar yg mewah berwana putih, barang yg mahal bertata rapi
" ah ini bukan kamar ku, sekarang aku dimna yah, astagfirullah aku semalam bersama boss egois itu,pasti dia juga yg bawah aku ke kamar ini, ah ini pasti rumah nya, ya sudah la, mendingan aku sholat dulu " guman ku dalam hati sambil mengingat apa yg terjadi
Setelah selesai dengan ritual ku dan melaksanakan sholat shubuh serta baca al\-qur'an, karna selesai sholat klau ada waktu pasti aku akan baca al\-qur'an.Aku langsung keluar kamar menuju dapur nya, ku lihat banyak pelayan yg sudah mengerjakan perkerjaan masing2.
" Assalamualaikum, bibi masak apa?" sapa ku dengan senyum manis ku
" waalaikumsalam, eh nona sudah bangun, ini bibi buat sarapan non" jawab nya sopan sambil menundukan kepala nya
" panggil aku alia aja bi, jangan pake nona segala, dan sekarang biar saya yg masak bi, bibi kerjakan yg lain bi" kata ku sambil mengambil ahli perkerjaan bibi
"Tapi non... "Kata nya terpotong oleh ucapan ku
"Ngk ada tapi2 bi, biar saya aja" ucap ku tegas
"Ba... Baiklah " jawabnya ragu2 sambil berlalu
Ku lanjutkan memasak nasi goreng seafood alah aku, karna aku sudah terbiasa memasak jadi dengan mudah aku melakukan semuanya, setelah 30 menit aku telah selesai memasak, ku panggil bibi surti untuk menata makanan di atas meja, aku berlalu ke kamar tamu untuk membersihkan diri dan siap2 pergi kerja.
ABDI sudah selesai dengan stelan kameja putih,dasi, celana dan jas nya yg senada , rambut yg bertata rapi, sepatu hitam serta jam tangan mahalnya. Setelah di rasanya pas dan perfect , abdi langsung turun ke bawah menuju ruang makan, disana sudah berdiri sejajar para pelayan menyambut nya,
" selamat pagi tuan, " sapa mereka dengan menundukan kepala dan cuman di balan angukan tampa ada senyumnya dan berlalu ke ruang makan
"Sudah tuan, tadi nona yg masak sarapan ini " ucap bibi surti sambil menundukan kepala nya dan di balas angukan angkuh nya
" Assalamualaikum " sapa ku dengan senyum manis ku yg baru keluar dari kamar dan sudah siap dengan pakaian yg di sedia kan oleh pelayan rumah.
" waalaikumsalam," jawab abdi dan pelayan di sana
" bapak ngk sarapan? " tanya ku, karna di piring pak abdi masih kosong
"Iya " jawab nya singkat
" sini saya ambil kan pak" ucap ku sopan sambil mengambil kan pak abdi dengan menu sarapan yg ku buat tadi
Selesai itu ku tarok piring pak abdi di depan nya, dan juga ku ambil sarapan untuk ku
"Ayok pak, kita sarapan" ucap ku dan di balas angukan oleh abdi
Setelah itu kami sarapan dengan diam, baru suapan pertama kedalam mulut pak abdi dan ku lihat wajah pak abdi kayak ada tanda tanya gitu hehe
" kenapa pak, ngk enak yah? "Ucap ku cemas takut masakan ku ngk enak setahu ku masakan ku enak terus
" lumayan" ucap nya
"Ini masakan terenak yg pernah ku makan " guman pak abdi