My brave little girl

My brave little girl
Part 36. +21



 


Setelah mendapatkan persetujuan dari ku, kami berdo'a,selesai itu abdi langsung menatap ku dengan lembut dan pelan2 dia mendekat kan wajah nya, yg membuat ku semakin gugup, hingga dia mencium kening, kedua mata ku, pipi kiri dan kanan, hidung, dan terakhir dia mencium bibir ku dengan lembut, ciuman yg awalnya lembut sekarang berubah menjadi mengairahkan, abdi mencium ku semakin dalam, melumar bibir ku, mengabsen di setiap isi mulut ku, aku hanya mengikuti apa yg abdi lakukan, karna memang ini ciuman pertama ku, aku tidak tau harus bereaksi seperti apa, setelah puas dengan bibir ku, abdi langsung mencium leher ku meninggal jejak merah tanda kepemilikan nya, tangan abdi tidak tinggal diam, tangan nya sudah masuk ke dalam baju ku memainkan benda kenyal ku, itu membuat ku mendesah, hingga nafsu kami sudah di ubun2 aku menikmati setiap sentuhan abdi,hingga kami tidak memakai sehelai benang pun,di tatap abdi setiap inci tubuh ku, membuat ku malu yg langsung menutup dada ku dengan tangan ku,


 


"Kenapa sayang, biar aku melihat nya, jangan malu kita sama2 tidak memakai apa pun, mulai sekarang kamu hanya milikku, kamu sangat bagus sayang "ucap abdi lembut dan ku balas dengan angukan kepalah


setelah bermain2 abdi menatap ku lagi dengan mata sayup meminta persetujuan untuk melakukan yg lebih


"Kamu sudah siap sayang "ucap abdi lembut dengan penuh gairah ku balas dengan senyuman


Selesai itu abdi langsung melakukan aksi nya, hingga terjadi la malam pertama kami , malam itu abdi melakukan nya dengan berkali2.


 


Keesokan pagi nya, kami bangun untuk melaksanakan sholat, aku bangun duluan, ku lihat abdi masih tidur nyanyak, baru 2 jam kami tidur, sekarang masih ngantuk, tapi mau ngk mau harus melaksanakan kewajiban sebagai umat muslim, sebelum duduk aku yg berada di dalam pelukan abdi langsung membangun kan abdi, untuk membersihkan diri


 


"Sayang "ucap ku mengoyang2 tubuh abdi


"Mmm"jawab abdi dengan deheman dengan mata masih terpejam


"Ayok bangun kita sholat dulu "ucap ku mengesarkan tangan abdi yg berada di perut ku dan itu berhasil membuat abdi membuka mata


"Morning sayang "ucap abdi mengecup kening ku


"Morning, ayok sholat "ucap ku


"Ayok "ucap abdi langsung duduk, dan ku ikuti untuk duduk, dan kurasakan sakit di daerah ***** ku


"Maaf ya sayang, biar aku bantu kamu mandi, sekalian mandi bareng "ucap abdi menatap ku


"ayok cepat, nantik habis waktu sholat lagi"ucap ku pasrah, karna memang sakit sekali


 


Setelah itu abdi langsung mengendong ku ke kamar mandi, 20 menit kami mandi berdua, selesai mandi kami langsung melaksanakan sholat berjama'a, selesai sholat, aku langsung kembali ke kasur karna masih ngantuk, dan di ikuti abdi


 


"Aku masih ngantuk, aku tidur sebentar lagi ya"ucap ku lembut


"Iya sayang aku juga masih ngantuk, sini "ucap abdi menarik ku dalam pelukan nya


"Sayang, sprei nya kenak darah yang, nantik aku aja yg cuci ya"ucap ku


"Biarin aja orang itu yg cuci nya yang"ucap abdi lembut


"Aku malu"ucap ku menyembunyikan wajah ku di dada bidang abdi


"Terima kasih ya sayang "ucap abdi mencium kening ku tampa memperdulikan pertanyaan ku tadi


"Untuk? "Ucap ku menatap abdi


"Untuk semua nya"ucap abdi lembut dan langsung memeluk ku erat,


Setelah itu kami kembali tidur, karna memang sangat mengantuk sekali, kami kembali ke alam mimpi indah kami.