
" aku sendiri yg mau keluar " ucap ku cepat
"No no, kamu harus kerja di ruang ini dan itu meja mu" ucap pak abdi sambil menujukan meja kosong yg ada di ruang itu
"Perasaan kemaren belum ada tuh meja, dari mana datang tu meja, atau assisten nya yg bawah in, ah sudah la, sekarang duduk dan berkerja, kalau berdebat sama dia ngk ada habis2 nya" guman ku dalam hati
Tampa menjawab aku langsung duduk di sana dan langsung melihat apa yg harus ku kerja kan, secara kan aku cuman tamatan sekolah menengah atas jadi kurang tau masalah perkerjaan ini, setelah beberapa saat aku teliti aku jadi paham, karna memang aku cerdas jadi mudah untuk memahami nya, hanya dengan melihat nya sebentar dan melanjutkan perkerjaan ku tampa menghiraukan tatapan aneh pak abdi
"Kalau di perhatikan dia cantik kalau serius kayak gitu , hidung mancung, kulit putih, pipi tirus bulu mata lentik, perfect deh tambah lagi dia pake hijab, subhanallah sudah komplik dah, duh ngk sabar buat halalin nya" guman abdi dalam hati sambil memperhatikan ku dari tadi
Setelah puas dengan menatap ku abdi langsung berjalan menuju meja kerja nya dan sibuk dengan laptop dan kertas2 yg ada di depan meja kerja nya, setelah sekian lama aku berkutat dengan komputer di depan ku, aku pun sudah menyelesaikan perkerjaan ku, ya walaupun aku tidak lulusan sarjana tapi karna kecerdasan ku di atas rata2 jadi cepat mengerti.
Ku lihat pak abdi sibuk dengan laptop dan kertas2 yg ada di depan nya, ku perhatikan dia yg serius
" kalau serius kayak gitu kan jadi enak di pandang, ngk cerewet kayak bebek ngk di kasih makan, ah memanglah monyet nakal " guman ku dalam hati sambil geleng2 kepala melihat pak abdi
Setelah puas dengan menatap pak abdi ku langsung berjalan ke dekat meja pak abdi dan menyerah kan hasil kerja ku
" na nih, dah selesai,aku mau santai2 dulu" ucap ku sambil menyerah kan kertas2 yg ku pegang
" hmmmm" jawab pak abdi dan melihat dengan teliti hasil kerja ku
Setelah puas dengan apa yg iya lihat, dia hanya menganguk-angukan kepala nya
" memang pintar ni anak, orang lain aja belum ada secepat ini belajar, palingan banyak tanya2 dan ini tampa ada pertanyaan dia telah menyelesaikan nya, ngk salah aku memilih nya" guman abdi dalam hati
" baiklah kerja yg bagus" puji pak abdi
"Gitu donk, jadi bisa santai " ucap ku ngk tau malu
tok tok tok
" masuk " jawab ku
" ah ini yg punya ruangan siapa sih, dan dia seenak nya aja menyuruh orang masuk" guman abdi dalam hati sambil geleng2 kepala lihat tingkah ku
Masuk la asisten pribadi abdi dengan membawa kerta jadwal abdi hari ini, dan ditatap oleh abdi langsung mengerti apa yg harus dia lakukan
" permisi tuan, nanti habis makan siang anda ada meeting dengan perwakilan dari perusahaan jepang " ucap asisten herri sambil menundukan kepala nya
" baik, ada lagi? " ucap abdi
" tidak ada tuan, saya permisi dulu " ucap nya sopan
" hmmmm"
"Al kamu nanti ikut meeting dengan ku, dan bawah kertas yg kamu kerjakan tadi, "ucap nya
" iya pak" jawab ku sopan
" ayok kita makan siang " ajak pak abdi
" kita makan di sini aja ya pak, malas aku keluar," ucap ku
" baiklah, biar ku pesan " ucap pak abdi lembut sambil mengeluarkan hp nya untuk memesan makanan
Setelah itu kami berdua duduk di sofa sambil menunggu makanan datang, tampa suara dan sibuk dengan pikiran masing2. 30 menit OB datang memberi kan makanan kami, setelah itu aku menyalinnya ke dalam piring kami berdua, selesai itu kami langsung makan dengan tenang tampa ada yg mengangu kami. Selesai makan kami melaksanakan sholat zuhur bareng dan di imamin pak abdi.