My brave little girl

My brave little girl
Part 35.



Setelah acara selesai aku sama abdi langsung menuju kamar yg sudah di siapkan, sesampai di kamar aku langsung mandi dan juga di ikuti abdi.


"Aku mandi duluan ya"ucap ku langsung menuju kamar mandi


"Iya "jawab abdi yg langsung duduk di kasur


Setelah selesai aku mandi abdi langsung masuk kedalam kamar mamdi, 15 menit abdi mandi dan langsung keluar memakai pakaian kokoh, selesai itu kami langsung melaksanakan sholat.


Selesai sholat aku langsung berbaring di tempat tidur, ada rasa deg-deg an, gugup, dah bercampur aduk semua nya (kayak nano-nano) karna ini malam pertama ku, ntak lama abdi pun menyusul ku untuk berbaring


"Sayang "panggil abdi lembut


"Mmm"ucap ku


"Kamu dah ngantuk "ucap abdi menatap ku


"Belum "ucap ku


"Kamu lelah "ucap abdi


"Dikit,cuman kaki nya agak pegal dikit"ucap ku menatap abdi


"Sini aku pijitin "ucap abdi menatap ku


"Ngk usa yang, istirahat aja besok pagi juga sembuh"ucap ku lembut


"Benaran "ucap abdi


"Iya sayang "ucap ku dengan tersenyum


Setelah beberapa saat terjadi keheningan di antara kami, sampai abdi memanggil ku lagi


"Sayang "ucap abdi yg langsung menarik ku kedalam pelukannya


"Yang, kenapa kamu pake hijab, sekarang kita sudah sah yang"ucap abdi menatap ku lembut sambil membuka hijab ku


"ah iya lupa aku yang"tanya ku gugup dan langsung membuka hijab ku menarok nya di samping tempat tidur


"Masyhaallah, kamu cantik nya yang"ucap abdi takjuk melihat ku, dengan rambut hitam yg panjang kulit yg putih serta wajah yg cantik


"biasa aja kali"ucap ku langsung menutup mata abdi


"Memang benar yang"ucap abdi mengambil tangan ku dan mencium nya dan ku balas dengan senyuman


"Sayang kamu sudah siap"ucap abdi lembut


"Siap apa"ucap ku polos


"Siap untuk kasih hak ku sebagai suami "ucap abdi menatap ku dengan penuh harap


"Memang harus sekarang ya"ucap ku polos


"Iya harus nya sekarang sayang "ucap abdi


"Aku ngk tau "ucap ku menundukan kepala karna pipi ku sudah merona merah malu dan juga deg-deg an karna jarak kami dekat


"Yang aku janji akan lembut melakukan nya, kamu pasti akan menikmati nya yang"ucap abdi lembut sambil mencium tangan dan kening ku,


Aku tatapan abdi dengan lembut, setelah itu aku langsung tersenyum dan mengangukan kepala memberi tanda aku setuju , walaupun aku belum siap tapi itu sudah kewajiban ku sebagai seorang istri, aku juga tidak mau nanti malah abdi mencari perempuan lain, buat dia, ah aku tidak mau jadi janda muda, membanyang nya aja sudah ngeri apa lagi terjadi, amit2 la, belum siap aku, masak nanti keluar berita, istri dari pengusaha muda dan sukses tidak mau melayani suami nya, hingga suami nya selingkuh, ah jadi tidak afdhol donk, di tarok di mana muka ku, sudah mengadakan pesta mewah2,masak Seminggu setelah itu di cerai kan, apa kata dunia, malu donk citra ku sebagai perempuan cantik, apalagi di kampung pasti heboh tu, mak2 tukan gosip sudah berkumpul tu, ah jangan pernah sampai seperti itu, belum sangup aku tuh, tapi do'a in Langeng sampai maut memisahkan kami ya, aku paling benci kata cerai 😊


Jadi ngk yah mereka malam pertama?, ah tunggu kelanjutan nya ya, yg sabar ya mennnnggu nya hehe


Mohon dukungan dan saran nya buat author ya kakak semua