My brave little girl

My brave little girl
Part 37.



 


cahaya dari sela2 gorden menembus masuk tepat di wajah ku, karna silau cahaya itu aku membuka mata ku, ku lihat jam di sudah menunjukan jam 10 pagi dan perut ku sudah sangat lapar, kulihat abdi masih tidur dengan nyenyak nya sambil memeluk ku, ku tatap abdi dengan wajah polos nya dia terlihat sangat tampan, ku perhatikan setiap wajah nya, hingga abdi membuka mata


 


"Sudah puas memperhatikan suami tampan mu ini sayang "ucap abdi dengan suara serak khas bangun tidur


"Sudah"ucap ku sambil memalingkan wajah ku


"Kenapa kamu memalingkan wajah mu yg cantik ini sayang ''ucap abdi lembut sambil merai wajah ku menghadap dia


"Ya ya, aku tau aku cantik, tapi aku tidak suka di perhatikan "ucap ku menatap abdi


"Apa salah nya aku memperhatikan wajah cantik istri ku"ucap abdi


"Terserah mu lah"ucap ku malas berdebat dengan abdi


"Ayok makan, aku lapar "rengek ku lagi


"Biar aku pesan makanan dulu, kamu cuci muka dulu sana "ucap abdi sambil melepaskan pelukan nya


Setelah itu aku pergi mencuci muka ku, abdi memesan makanan, selesai aku mencuci muka, aku kembali duduk di atas sofa yg ada kamar itu, melihat aku keluar dari kamar mandi, abdi langsung masuk kedalam kamar mandi, untuk mencuci muka nya.


Setelah berapa benit makanan yg di pesan abdi sampai, aku mengambil makanan itu dan langsung ku letakan di atas meja, sambil menunggu abdi keluar aku merapikan tempat tidur kami, karna asyik merapikan nya, aku tidak mendengarkan suara kamar mandi, abdi keluar dari sana dan langsung memeluk ku


"Astagfirullah "ucap ku kaget sambil memengang dada ku


"Maaf sayang, kamu terlalu fokus "ucap abdi lembut membenamkan wajah nya di tengkuk ku


"Semoga baby nya, cepat ada di dalam sana ya sayang "ucap abdi sambil ikut mengelus-elus perut ku


"Aamiin, ayok la aku lapar sayang "ucap ku memelas kesal


"Iya ayok "ucap abdi sambil menutunku menuju sofa


Setelah itu kami makan dengan diam, tidak terdengar suara yg keluar dari mulut kami, hanya suara beradu sendok dan garpu, selesai makan kami siap2 untuk pulang kerumah,


"Sayang aku bawah ini pulang ya"ucap ku sambil melihat kan paper bad yg isi nya sprei yg sudah ku ganti


"Iya sayang "ucap abdi lembut sambil mengelus kepala ku


"Ayok kita pulang, "ucap ku berjalan keluar dan di ikuti abdi


Setelah 45 menit kami sampai di rumah mewah abdi, yg sekarang jadi rumah ku juga, aku langsung menuju ruang keluarga, di sana aku duduk sambil merebah kan tubuh ku, ya kebiasaan ku seperti itu


"Yang kenapa kamu suka sekali tidur di sofa"ucap abdi geleng2 kepala melihat tingkah ku


"Aku masih lelah "ucap ku sambil memejamkan mata ku, tampa memperdulikan kan ku, abdi langsung mengendong ku memindah kan ke kamar lantai atas


"Lepaskan aku, aku bisa jalan sendiri "ucap ku menatap ku kesal


"Diam la sayang, biar kan memajakan istri ku ini"ucap abdi dengan tatapan hangat nya


Sampai di kamar abdi langsung merebahkan tubuhku di atas kasur, dan iya pun ikut berbaring di sana sambil memeluk ku dengan erat, membuat ku sesak nafas.


Mohon dukungan dan juga saran nya buat author ya kakak semua nya, 🙏🙏😊😍