
Hari ini abdi akan melamar alia, dia sudah menyuruh assisten herri untuk mempersiapkan semua nya, karna memang dia belum sempat mengukapan perasaan nya dan juga belum meminta alia dengan baik, karna 2 hari lagi mereka akan sah jadi sepasang suami istri.
"Her gimana persiapan nya"ucap andri
"Sudah semuanya bos"ucap herri sopan
"Baiklah, kamu boleh keluar, "ucap abdi menyuruh herri keluar dari ruangan itu
Abdi juga sengaja buat ku kesal hari ini, dan dia juga tidak membujuk ku, malahan alia di cuekin, sampai makan siang pun, aku makan sendirian di kantin, abdi pergi bersama herri, setelah kembali ke ruangan ku, aku tidak menemukan abdi di sana, jadi ku putuskan untuk melanjutkan kan pekerjaan ku.
1 jam berlalu aku sibuk dengan pekerjaan ku, abdi pun kembali ke ruangan dengan santai dan duduk di kursi kebesaran nya
"Alia nanti malam kita makan malam di luar "ucap abdi melihat ku
"Hmmmm"ucap ku sambil membereskan meja kerja ku
"Kamu mau kemana, kenapa sudah rapi meja mu"tanya abdi heran
" hehe, Kerjaan ku sudah selesai, aku mau tidur dulu, capek "ucap ku cegegesan
"Siapa yg izinkan kamu buat tidur"ucap abdi dingin
"Ngk ada, aku sendiri "ucap ku tampa dosa, dan langsung masuk kedalam kamar pribadi milik abdi di kantor
"Hey, disini siapa bos nya, siapa bawahannya, kok malah seenak jidat nya aja mutusin buat tidur di kamar pribadi ku"Teriak abdi
Tampa menghiraukan kan teriakan abdi di luar ruangan, aku langsung rebahan dan menuju alam mimpi ku
"Dasar kelinci kecil, sesuka hatinya saja, awas kamu ya"guman abdi gemas
Abdi kembali sibuk dengan perkerjaan nya, kelihatan dari wajahnya dia sangat serius.
1jam setengah aku tidur, karna sudah puas dengan tidur siang ku, akhirnya aku bangun dan langsung melaksanakan sholat, selesai sholat aku langsung ke meja ku, untuk melanjutkan perkerjaan ku, cuman sebentar ku tinggal kan, kerjaan kembali banyak, sangat menyiksa tenaga dan pikiran, abdi juga sibuk dengan kerjaan nya
---
karna ada acara makan malam, jadi kami memutuskan kan, Untuk sholat magrib di kantor baru kami langsung menuju restoran yg di janji kan abdi, abdi juga sudah meminta assisten herri untuk menyiapkan baju untuk ku dan dia.
Sesampai di restoran, restoran nya kelihatan rame, abdi langsung menuju tempat duduk yg kosong, kelihatan nya seperti biasa aja, tidak ada yg spesial, kami langsung memesan makanan dan minuman.
10 menit menunggu pesanan kami datang, kami langsung memakan tampa ada suara, selesai makan abdi meminta izin ke toilet
"Alia, tunggu sebentar ya, saya mau ke toilet "ucap abdi dan ku balas dengan angukan
Setelah berapa saat aku menunggu lampu tiba2 mati, dan setelah itu hanya satu lampu sorotan mengarahkan ke sebuah pangung, terdengar suara seseorang menyanyikan,sebuah lagu dari virgoun -bukti
Memenangkan hatiku bukanlah
Satu hal yang mudah
Kau berhasil membuat
'Ku tak bisa hidup tanpamu
Menjaga cinta itu bukanlah
Satu hal yang mudah
Namun sedetik pun tak pernah kau
Berpaling dariku
Beruntungnya aku
Dimiliki kamu
Kamu adalah bukti
Dari cantiknya paras dan hati
Kau jadi harmoni saat kubernyanyi
Tentang terang dan gelapnya hidup ini
Kaulah bentuk terindah
Waktu tak mengusaikan cantikmu
Kau wanita terhebat bagiku
Tolong kamu camkan itu
Meruntuhkan egoku bukanlah
Satu hal yang mudah
Dengan kasih lembut kau pecahkan
Kerasnya hatiku
Beruntungnya aku
Dimiliki kamu
Kamu adalah bukti
Dari cantiknya paras dan hati
Kau jadi harmoni saat kubernyanyi
Tentang terang dan gelapnya hidup ini
Kaulah bentuk terindah
Waktu tak mengusaikan cantikmu
Kau wanita terhebat bagiku
Tolong kamu camkan itu
Kamu adalah bukti
Dari cantiknya paras dan hati
Kau jadi harmoni saat kubernyanyi
Tentang terang dan gelapnya hidup ini
Kaulah bentuk terindah
Waktu tak mengusaikan cantikmu
Kau wanita terhebat bagiku
Tolong kamu camkan itu
Tolong kamu camkan itu
Setelah selesai menyanyikan lagu itu dengan suara merdu dan diikuti dengan alunan musik yg romantis , seseorang itu turun dari pangung dan berjalan mendekati ku sambil berkata
"Aku bukan la seorang pria yg romantis, atau yg suka mengombal dengan cara manis ku untuk mendekati mu, aku juga bukan seorang puitis yg bisa merangkai kata2 untuk mendapatkan mu, aku hanya la seorang pria yg apa adanya dengan banyak kekurangan, untuk mendekati mu, sejak awal kita bertemu, kamu bisa membuat ku tidak bisa tidur, kamu juga yg selalu mengusik pikiran ku dan membuat ku penasaran, semakin hari rasa penasaran ini berubah menjadi CINTA ntah dari kapan cinta itu tumbuh, yg aku ingin kamu bisa melengkapi semua kekurangan ku, aku ingin menuah bersama mu, AKU MENCINTAI MU NAZIRAH ALIA PUTRI, maukah kamu hidup bersama ku sekarang, esok dan selama nya,WILL YOU MARRY ME......?"ungkapan abdi dengan berjongkok satu kaki di lantai sambil mengeluarkan cincin berlian kedepan ku untuk melamar ku, yah yg menyanyikan lagu itu adalah abdi
Aku tidak bisa berkata2 lagi, hanya air mata haru yg keluar dari mata ku, aku juga tidak menyangka dia akan melamar ku seperti ini, di depan banyak orang, semua orang yg menyaksikan juga ikut haru dalam suasana romantis kami, dan juga banyak yg mengabdikan, terdengar sorak dari orang yg ada di ruangan itu
"Terima, terima, terima......... "
Dengan rasa haru, aku langsung menjawab dengan angukan kepalah "iya"hanya satu kata itu yg keluar dari bibir ku, dan juga dengan semangat nya abdi langsung memasangkan cincin berlian itu ketangan ku, dan terdengar suara tepuk tangan orang2 yg ada di ruangan itu.