My brave little girl

My brave little girl
Part 16.



" jadi? " tanya pak abdi


" terserah bapak aja deh, kalau berdebat pun, saya ngk akan menang melawan bapak" ucap ku memalingkan wajah cantik ku


"Jadi kamu mau "ucap pak abdi atusias melihat wajah ku dan ku balas dengan senyuman


Setelah itu tidak ada percakapan antara kami, hanya keheningan yg meliput kami dengan pikiran masing2.


Ntah apa yg ada di pikirkan pak abdi menikahi aku yg masih bau kencur ini, dan juga masih belum lama kami bertemu dia seenak perut nya aja main aja nikah lagi, jadi pusing palah princess mikirin nya.


Setelah beberapa saat dengan pikiran kami, ngk terasa sudah waktu pulang, kami bergegas merapikan meja kerja dan pulang.


Aku dan pak abdi berjalan beriringan keluar dari dalam ruangan menuju lift dalam lift kami tidak ada berbicara, setelah beberapa menit dalam lift, ting pintu lift terbuka, kami berjalan beriringan menuju pakiran, sesampai di pakiran seperti biasa pak abdi membuka kan pintu mobil setelah ku duduk dan menutup pintu, baru dia berjalan setengah putaran untuk masuk kedalam mobil samping ku.


" alia" panggil pak abdi


"Iya pak" jawab ku


"Kita jalan2 yok juga cari cincin" ucap pak abdi


" kemana? " tanya ku


"Ke mall, kamu ada yg di beli ngk, atau apa lah" ucap pak abdi lembut


" kayak nya ngk ada deh" ucap ku


"Ya uda, apapun yg kamu mau saya beliin" ucap pak abdi


"Iya pak, tapi saya ngk mau, nanti habis duit bapak sama saya" ucap ku ngk enakan


"ngk akan habis, santai aja "ucap nya santai karna memang harta kerkayaannya 7 keturunan ngk akan habis


"Iya, " ucap ku


" al mendingan kita nonton yuk" ajak pak abdi


"Boleh pak" ucap ku


" ayok kita keatas, beli tiket" ajak pak abdi dan ku balas dengan angukan kepalah


Sesampai kami di lantai atas kami langsung masuk ke dalam bioskob dan pak badi langsung membeli tiket serta makanan dan minuman, aku hanya duduk sambil menunggu pak abdi. Selesai pak abdi membeli tiket serta makanan dan minuman kami langsung masuk ke studio karna film akan di putar 5 menit lagi, sesampai di dalam kami langsung mencari tempat duduk kami dan langsung duduk, kami duduk bersebelahan, bioskob tidak terlalu rame karna hari ini hari kerja.


"ni makan " ucap pak abdi sambil memberikan bungkus yg di bawa nya tadi


" iya" ucap ku


Setelah 5 menit film pun mulai, film yg kami tonton ada film horor, karna aku memang takut dengan yg berbau horor jadi aku sering menutup mata ku


" alia kamu takut yah" ucap pak abdi


" iya, kok bapak ngk bilang sih kalau mau nonton film hantu"ucap ku dengan masih menutup mata


" ngk papa kok, ada aku di sini, jangan takut " kata pak abdi mengengam tangan ku memberi ketenangan


Setelah aku agak tenang aku kembali membuka mata ku, baru beberapa menit aku membuka mata, eh hantu nya muncul tiba2, membuat aku kaget setengah mati


" aaahkkk" ucap ku sambil memeluk pak abdi, karna sakin kaget nya jadi reflek aku peluk pak abdi


"Ngk papa kok, kalau kamu takut ayok kita pulang aja " ucap pak abdi lembut dan mengelus2 kepala ku, dia berasa bersalah, walaupun awalnya dia mau ambil untung tapi kalau seperti ini cerita nya, jadi ngk tega kan.


"Ngk papa kita lanjut aja "ucap ku melongarkan pelukan ku sama abdi


Dan selama film di putar aku hanya ketakutan menutup mata, dan juga aku memeluk pak abdi, dan pak abdi selama film di putar dia hanya senyum2 lihat aku, dan bukan nonton tapi memperhatikan tingkah laku ku


"Kalau kamu kayak gini imut sekalih, ingin aku memakan kamu sekarang al, tapi sabar sebentar lagi halal kok, sabar abdi, " guman abdi dalam hati sambil memperhatikan aku yg ketakutan dan juga senang aku memeluk nya