
Judul novel : HASRAT TERLARANG GIGOLO
karya : mama reni
Status On Going
#Noveltoon
#noveltoonindonesia
Stefani Luna Olivia atau yang biasa di panggil Luna, baru saja sampai dirumahnya setelah melakukan perjalanan bisnis selama satu minggu.
Tubuhnya terasa pegal. Ia ingin segera mandi dengan air hangat ditambahi aroma terapi untuk membuat tubuhnya rileks.
Luna berjalan perlahan menuju kamarnya, dan membuka pintu kamarnya. Baru separuh pintu di buka, Luna mendengar suara aneh, suara de*sa*han yang keluar dari dua orang yang berlainan jenis.
Luna menghidupkan lampu kamarnya. Pemandangan yang ia lihat membuat hatinya hancur.
Di ranjang yang biasa ia gunakan untuk melakukan hubungan badan dengan suaminya, saat ini digunakan suaminya untuk bergumul berdua dengan wanita lain.
Exsel Alex Sander, suami Luna dengan tanpa rasa bersalah melihat kearahnya dan tetap melanjutkan pergumulan mereka.
Dadanya terasa sesak. Luna memegang dadanya dan mendekati ranjang. Ia menahan air matanya agar tak tumpah.
Luna bertepuk tangan saat telah berada dihadapan suaminya dan wanita yang menemaninya.
"Hebat ...! Jadi ini yang selalu kamu lakukan dibelakangku. Saat aku harus bekerja mencari uang, kamu asyik di sini berdua dengan wanita ja*la*ngmu!"
"Kenapa? Apa aku salah mencari wanita lain untuk memuaskan hasratku?" ucap Alex tanpa rasa bersalah.
"Kamu nggak salah. Kamu berhak melakukan apa saja yang dapat membuatmu puas," ucap Luna.
"Siapa namamu? Apakah kamu nggak malu bercinta dengan suami orang?"
"Aku Tania. Kenapa aku harus malu? Sebaliknya, aku bangga karena dapat memuaskan suamimu."
Luna meninggalkan kamar yang biasa ia tempati bersama suaminya itu. Ia tak ingin menangis dihadapan suami dan wanita simpanannya itu.
Di kamar tangis Luna pecah. Tidak pernah ia mengira suami yang sangat ia cintai begitu tega mengkhianati dirinya. Luna membaringkan tubuhnya yang letih. Air mata terus saja membanjiri pipinya.
Luna bekerja siang malam untuk memenuhi kebutuhan hidup suami dan keluarganya. Luna yang yatim piatu, merasa bahagia saat menikah dengan Alex. Merasa memiliki keluarga lagi.
Setelah beberapa saat menangis, Luna duduk kembali. Ia berjalan menuju jendela kamar yang menghadap ke jalan raya.
Luna melihat sepasang remaja yang sedang bermesraan di atas motor. Luna tersenyum.
"Baiklah Alex, jika kamu bisa menduakan aku. Jangan harap aku akan setia lagi. Aku juga bisa mendua. Tubuh dan wajahku juga tidak jelek. Kita lihat saja, siapa yang akan bertahan dengan rumah tangga ini. Aku sudah tak peduli. Selama ini bukannya aku tak tau jika kamu mendua,tapi aku selalu meyakinkan diriku jika kamu mencintaiku seperti aku mencintaimu."
"Ternyata aku salah, kamu nggak pernah mencintai diriku yang telah berkorban banyak untukmu dan keluargamu. Tunggu pembalasanku lebih menyakitkan dari apa yang kamu bayangkan," gumam Luna pada dirinya sendiri.
Luna masuk ke kamar mandi. Ia menghidupkan air hangat untuk menghilangkan rasa lelahnya.
Setelah mandi dan berpakaian, Luna keluar dari kamarnya. Baru saja ia akan melangkah, terdengar suara tawa dari Alex dan wanita simpanannya yang baru keluar dari kamar tempat ia biasa memadu kasih dengan suaminya itu.
Luna memandangi Alex dan Tania, wanita simpanan suaminya dengan mata menyala. Hatinya sakit, dadanya terasa sesak menyaksikan itu. Namun ia mencoba bertahan. Luna tak mau emosi dan membuang energi percuma dengan marah-marah.
Muak ketika sayang tak dihargai Benci ketika cinta selalu disakiti. Lelah ketika perjuangan tak ada arti.Jika kesabaran tak cukup menyadarkan, mungkin kehilangan akan menyadarkan.Ada fase dimana seseorang angkat kaki karena kesabaran, peduli, dan kesetiaannya tidak lagi dihargai.
*
*
*
Bersambung
Selamat sore semuanya. Mama kembali membawa rekomendasi karya terbaru mama. Jangan lupa mampir ya.