Love Is Rain

Love Is Rain
Bab 78. Bulan Madu



Papi dan Mami Bie, memintanya untuk menginap dua hari ini di rumah mereka. Setelah meminta izin dan pendapat, Keen mengizinkan.


Barra tidur bersama Opa dan Omanya. Kedua orang tua Keen maupun Bie sangat menyayangi Barra. Ia akan menjadi rebutan saat ada pertemuan keluarga.


Bie dan Keen akan berbulan madu. Barra ditinggal bersama orang tua Bie. Awalnya orang tua Keen keberatan, karena mereka yang ingin mengasuh dan menjaga Barra selama Keen dan Bie berangkat.


Setelah mereka pikir, egois sekali jika mereka menginginkan mengasuh Barra selama Bie dan Keen berbulan madu, bukankah mereka selama ini bisa setiap saat menjaga Barra selama ini.


Bie masih membujuk Cath untuk ikut bersama mereka. Cath merasa tak perlu ikut. Tapi Bie masih saja terus membujuk kakaknya itu.


Setelah lama membujuk Cath akhirnya ikut. Bertiga mereka berangkat menuju Bali. Bie nggak mau jauh-jauh. Ia hanya ingin ke Bali dan menginap dua hari. Bie tak mau meninggalkan Barra lama-lama.


Sampai di hotel Keen sengaja memesan kamar yang berdekatan. Hanya bersebelahan buat Cath.


Bie dan Keen masuk ke kamar, Bie langsung menukar pakaian dan masuk kamar mandi buat membersihkan diri. Baru akan menghidupkan shower, Bie merasakan pelukan di pinggang.


Keen mengecup tengkuk Bie, dengan tangannya yang mulai bermain di tubuh polos Bie. Ia membalikkan badan Bie menghadapnya.


"Sayang, kita buat adik untuk Barra selama di sini ya."


"Barra masih kecil. Aku juga masih menggunakan pelindung, tak mungkin hamil."


"Nggak apa, Sayang. Sekarang kita buat adik buat Barra. Nanti kita tinggal membesarkan anak-anak kita aja lagi. Mulai hari ini kamu jangan minum pil itu lagi."


"Aku masih 20 dan kamu baru 21, masih banyak waktu untuk memberikan adik buat Barra."


"Kalau nggak mau buat adik untuk Barra, kita main kuda-kudaan untuk jerry aja."


"Keen ...." ucap Bie sedikit mendes@*h karena tangan Keen yang udah bergerilya di seluruh tubuhnya.


Keen dan Bie menghabiskan waktu satu jam buat mandi bareng. (bisa bayangkan sendiri apa yang dilakukan Keen dan Bie 😂😂)


Saat ini Keen dan Bie sedang berbaring berdua. Bie bersandar di dada suaminya itu.


"Sayang, apa nanti Cath tak akan marah jika tau kita sengaja membujuknya ikut karena ada Dimas."


"Nggak apa,Keen.Aku yakin kak Cath tak akan marah. Sebenarnya kak Cath anak yang baik. Selama kami bersahabat, dia selalu memberikan aku apa yang ia miliki. Padahal seperti pengakuan, kak Cath saat itu mencintai Dimas, dan ia cemburu melihat Dimas yang lebih perhatian denganku."


"Kamu itu kurang peka terhadap perasaan orang. Jika aku tak menyatakan cintanya duluan, mungkin kamu juga tak menyadari jika aku mencintaimu."


"Aku berusaha baik pada setiap orang, dan aku tak pernah berpikir lain jika orang itu juga baik denganku."


"Tapi sejujurnya aku masih sedikit cemburu dengan Dimas. Ia selalu ada untukmu di saat apapun. Cintanya padamu begitu besar. Apakah mungkin semua perasaannya padamu benar-benar telah hilang atau masih di simpan di hati."


"Kamu tuh masih aja cemburu ama Dimas."


"Tentu aja bisa. Kak Cath baik, dan cantik. Lagi pula saat ini sikap kak Cath udah banyak berubah. Lebih dewasa dan tak manja lagi. Kamu lihat cara ia momong Barra. Penyayang banget. Pasti mudah bagi Dimas untuk mencintainya."


"Apa kamu tak takut jika Cath hanya sebagai pelarian Dimas."


"Apa maksud kamu, Sayang?" ujar Bie.


"Semua tau jika Dimas sangat mencintaimu. Takutnya Cath hanya dijadikan pelarian karena cintanya padamu yang nggak terbatas."


"Kamu terlalu berpikir jauh. Lagi pula aku tak pernah memaksa Dimas untuk menyukai ataupun mencintai kak Cath. Aku hanyaencoba mendekati mereka karena kau tau Dimas pria yang baik, yang pantas menjadi pendamping kak Cath."


"Aku sayang banget dengan kak Cath, aku berharap mereka nantinya saling mencintai. Jika nanti akhirnya kak Cath dan Dimas takbbisa menjadi satu, berarti mereka memang tak berjodoh," ujar Bie lagi.


"Kamu sangat mengenal Dimas?"


"Tentu aja, Dimas sangat dekat denganku. Aku tau bagaimana dirinya."


"Semoga aja apa yang kamu inginkan terwujud. Jika memang Cath dan Dimas berjodoh, itu akan lebih baik karena kita sudah saling mengenal dan dekat. Semoga Cath dan Dims saling mencintai nantinya."


Dimas yang baru sampai di Bali menghubungi Keen. Ternyata tadi Keen telah memesan tiga kamar sekaligus. Kamar Dimas juga berdekatan dengan mereka.


Jika Cath tidak mengetahui Dimas akan datang menyusul mereka ke Bali, berbeda dengan Dimas. Ia tau jika Cath ikut Bie dan Keen.


Sebelum memutuskan bulan madu ke Bali, Bie menghubungi Dimas dan mengajaknya. Tentu aja awalnya Dimas keberatan dan tak ingin ikut. Bagaimana mungkin ia ikut, itu akan mengganggu bulan madu Bie dan Keen.


Bie mencoba meyakinkan Dimas untuk ikut, karena Dimas masih tak mau ikut juga, Bie terpaksa mengatakan jika Cath juga ikut. Tidak jadi kejutan buat Dimas.


Dimas langsung setuju, karena kebetulan ia juga ingin memperbaiki hubungannya dengan Cath yang sedikit menjauh saat ini. Cath masih bersikap dingin jika Dimas menghubunginya. Padahal Dimas sudah berulang kali meminta maaf atas sikapnya di rumah sakit waktu itu.


Dimas meminta kunci pada resepsionis. Keen menitipkan tadi di sana. Dimas ingin segera mandi dan menemui Cath. Ia ingin seperti dulu lagi. Seakrab saat masih sekolah.


Bersambung.


Selamat pagi semuanya. Semoga selalu dalam lindungan Tuhan.


Mama ingin mengenalkan novel teman mama yang berjudul SUPERBIA, jangan lupa mampir ya.


Di dunia ini banyak orang gagal mencintai dirinya sendiri, termasuk Nafla. Sehingga, saat seorang pria hadir dan menawarkan cinta, dengan terlalu antusias Nafla menerimanya. Sayangnya, hubungan yang ia idamkan selama ini hanya bertahan sehari saja karena setelahnya Nafla diteriaki pelakor oleh istri sah sang pacar baru.