Love Is Rain

Love Is Rain
Bab 83. Melamar



Empat bulan telah berlalu, Dimas memang memperlihatkan keseriusannya pada Cath. Setiap bulannya, diakhir pekan Dimas menyempatkan waktu buat kembali ke rumah sekaligus untuk menemui Cath.


Dimas berusaha untuk meluluhkan hati Cath. Walau gadis itu masih tampak acuh. Cath masih bersikap sama, belum menerima cintanya Dimas.


Hari ini Bie berkunjung ke rumah orang tuanya. Kandungan Bie udah memasuki bulan ke lima, karena anaknya kembar perut Bie telah membesar.


Barra yang saat ini berusia satu setengah tahun, sedang aktifnya. Bie sering kewalahan menjaganya. Beruntung mami mertua Bie orangnya sangat baik. Ia yang selalu menjaga Barra dan mengajaknya bermain. Begitu juga papi mertua Bie, setiap pulang kerja ia yang momong Barra.


Barra sedang bermain dengan Cath di taman, saat Dimas datang berkunjung. Dimas duduk di samping Bie, Cath belum menyadari kedatangannya.


"Gimana, kamu udah bisa meluluhkan hati kakak?" tanya Bie. Ia tau semuanya dari Dimas. Jika Cath tak pernah menyinggung mengenai Dimas yang menyatakan cintanya.


"Cath belum bisa percaya akan perasaanku. Cath berpikir jika aku hanya menjadikannya pelarian."


"Aku nggak tau harus melakukan apa? Cuma aku mau tanya, apakah kamu memang pernah memliki perasaan lebih denganku?"


Bie dan Dimas memang tak menyebut Lo, Gue lagi. Sejak Bie menikah dengan Keen ditahan i merubah sebutan buat dirinya dan Dimas.


"Apa aku perlu menjawabnya?" tanya Dimas.


"Nggak usah. Biarlah itu menjadi rahasia kamu. Aku takut nanti jika aku tau perasaanmu, sikapku jadi berubah. Aku tak mau merusak persahabatan yang telah kita jalin selama ini."


Cath yang sedang mengejar Barra yang berlari ke arah Bie, kaget melihat Dimas. Cath tersenyum.


Dimas berdiri dan mengejar Barra, dan menggendongnya. Dimas membawa Barra bermain. Bie meninggalkan taman, masuk ke rumah. Ia ingin memberikan waktu pada Cath dan Dimas.


Cath sebenarnya telah mulai percaya akan ketulusan cinta Dimas, ia hanya menunggu Dimas menyatakan cintanya lagi.


"Kamu sangat sayang dengan Barra," ucap Dimas.


"Tentu saja, Barra ponakanku."


"Apakah kamu tak ingin memiliki anak seperti Barra?"


"Apa maksud kamu, Dim?"


"Apa kamu tak berpikir untuk menikah?"


"Semua wanita di dunia pasti ingin menikah dan terutama dengan pria yang ia cintai. Tapi menikah bukan hanya tentang cinta. Akan ada penyatuan dua karakter yang berbeda, untuk itu butuh banyak kesiapan sebelum melangkah ke jenjang pernikahan itu."


"Manusia itu tidak ada yang sempurna karena kesempurnaan hanya milik Tuhan Yang Maha Esa. Menyatukan 2 individu yang berbeda itu tidaklah mudah. Manusia itu makhluk yang unik dan spesial yang Tuhan ciptakan dengan kepribadian, latar belakang, kebiasaan, talenta yang berbeda satu sama lain. Tidak ada yang benar-benar serupa meskipun kembar sekalipun." Dimas menjeda ucapannya sesaat.


"Menikah berarti proses meleburkan perbedaan-perbedaan yang ada, tidak ada lagi kata kepentingan aku dan kamu tapi setelah menikah menjadi kepentingan kita. Menjadi pasangan berarti bersedia menerima bukan hanya kelebihan tapi juga segala kekurangan pasangan kita," ucap Dimas selanjutnya.


"Aku mengerti," gumam Cath, tapi Dimas masih dapat mendengarnya.


"Aku ingin mengajakmu makan malam," ucap Dimas.


"Boleh, dimana?"


"Di restoran A. Tapi aku tak bisa menjemputmu. Bisakah kamu datang sendiri atau aku kirim supir buat menjemput."


"Aku datang sendiri aja."


Cath dan Dimas bermain dengan Barra hingga bocah itu capek. Setelah melihat Barra mengantuk, barulah Cath membawanya ke kamar. Dimas juga pamit pulang.


..............


Di salah satu restoran Dimas telah meyiapkan suatu kejutan untuk Cath. Ia menyewa restauran itu satu malam. Tak ada pengunjung selain dirinya dan Cath.


Cath yang telah sampai di restoran yang Dimas maksud, menjadi heran. Tak ada pengunjung satu orang pun.


Cath di sambut salah seorang pelayan dan mengantarnya menuju satu ruangan VIP. Cath membuka pintu perlahan.


Tampak jalan yang Cath lalui dihiasi lilin-lilin dipinggirnya. Ada satu meja yang juga terdapat lilin yang berbentuk cinta.


Cath duduk dengan jantung yang berdetak kencang. Ia tak mengira Dimas akan mempersiapkan ini secara.


Saat Cath masih bingung terdengar suara musik dan suara yang Cath yakini itu Dimas. Pria itu membawakan lagu Janji Suci (yovie & nuno)


Malam ini akan kusampaikan


Hasrat suci kepadamu, dewiku


Dengarkanlah kesungguhan ini


Aku ingin mempersuntingmu


'Tuk yang pertama dan terakhir


Jangan kau tolak dan buatku hancur


Ku tak akan mengulang 'tuk meminta


Satu keyakinan hatiku ini


Akulah yang terbaik untukmu


Dengarkanlah, wanita impianku


Malam ini akan kusampaikan


Janji suci, satu untuk selamanya


Dengarkanlah kesungguhan ini


Aku ingin mempersuntingmu


'Tuk yang pertama dan terakhir


Jangan kau tolak dan buatku hancur


Ku tak akan mengulang 'tuk meminta


Satu keyakinan hatiku ini


Akulah yang terbaik untukmu


Jangan kau tolak dan buatku hancur


Ku tak akan mengulang 'tuk meminta


Satu keyakinan hatiku ini


Akulah yang terbaik untukmu


Jangan kau tolak dan buatku hancur


Ku tak akan mengulang 'tuk meminta


Satu keyakinan hatiku ini


Akulah yang terbaik untukmu


Akulah yang terbaik untukmu


Oh-oh-oh, oh-oh


Cath yang mendengar dan melihat Dimas bernyanyi dari meja, tak bisa menahan air matanya. Ia tak tau perasaan apa yang ada. di hatinya saat ini.


Akhirnya ia juga dapat merasakan cinta dari pria yang ia dambakan sejak dulu. Cath yakin jika memang jodoh sejauh dan selama apapun kamu bersembunyi pastilah akan dipertemukan.


Bersambung


Mama ada rekomendasi novel nih, dari teman mama, Judulnya Bayangan Cinta Duda Beranak Dua. Bisa mampir sambil menunggu novel ini update.