LOVE AFTER MARRIAGE

LOVE AFTER MARRIAGE
#4 Kesalahpahaman



 


"Bryan kamu kenal Lilis?? "


Tanya Mark kebingungan,,


"Bukan hanya kenal ,dia pacarku!!!"


Jawab Bryan sambil berteriak dan memandang Felicia dengan amarahnya,,


 


Belum pernah Felicia melihat Bryan yang semarah itu di depannya ,


 


Biasanya Bryan selalu bersikap perhatian dan manis kepadanya,,


" Prok.... Prokkk... "


 Bryan menepuk kedua tangannya sambil tersenyum meremehkan,,


 


"Bagus Lis, Bagus. Kamu selingkuh dengan temanku di belakangku, "


Ucap Bryan sambil memegang dagu Lilis erat,


" betapa naifnya dirimu Lis. Aku tak menyangka bila dirimu adalah wanita j*lang yang berpura pura polos dan hanya ingin harta dan drajat!!! "


Kata Bryan sambil menyeret tangan Felicia ,, ke arah mobilnya,,


"Bryaaan, aku nggak seperti itu. Kamu salah paham!!! "


Ucap Felicia sambil menitikkan air matanya yang mulai berjatuhan ,dan mencoba melepaskan tangan Bryan yang menyeretnya.


"Heh,, Apa kamu bilang,, Ini salah paham ???"


Kata Bryan sambil menghempaskan tubuh Felicia di kursi belakang,,


 


Bryan melepaskan dasinya dan mengikatkannya kedua tangan Felicia,, Bryanpun keluar dari mobil hendak mengemudikan mobil


 


" Bryaaaann,jangan bawa Lilis dia tak bersalah !!! "


Ucap Mark ,sambil berlari menuju ke mobil Bryan,,


"Bodoh kamu Mark.dia ini wanita j\*lang ,gak pantas buat kamu pacarin ,,satu lagi asal lodia pasti udah nggak per\*w\*n .Gue mau coba pacar gue ini!!! "


Kata Bryan tak bersalah,,


 


Feliciapun diam diam menangis karna sikap Bryan yang semula sangat manis di hadapannya,, tiba tiba merendahkan dirinya.


 


 


Bryan mengatakan apa yang tak terjadi sama sekali pada Felicia,, Felicia ketakutan di kursi belakang,,


 


 


Bryan masuk ke mobil dan melajukan mobilnya ke daerah yang tak diketahui ,,


 


Felicia merasa pusing ,tapi ia mencoba untuk tetap sadar namun takdir berkata lain,, ia tak sadarkan diri karna seluruh tubuhnya kesakitan.


 


 


Sementara di tempat lain Mark mencari. informasi keberadaan Felicia dibantu dengan anak buahnya,,


"Lis, aku nggak ijinin kamu kenapa napa"


Ucap Mark sedih, karna tak bisa menjaga Felicia dengan baik,,


 


***Di Sebuah Hotel Mewah di distrik D


 


Pukul 01.36***


 


Felicia terbangun di atas tempat tidur hotel yang putih ,,banyak kelopak mawar di sana


 


Ia melihat sosok lelaki di balkon yang gagah dan bertelanjang dada di bawah gelapnya malam sehingga hanya terlihat bayangannya saja


 


"Sudah bangun sayang?? "


 Ucap Lelaki itu sambil membawa wine di tangannya,,


 


Felicia hanya diam tak berkutik,, namun saat mendengar pria itu bicara ia seolah tak asing dengan suara berat itu.


"Si...Siapa kamu??? "


Tanya Felicia yang berusaha mebutupi ketakutannya,,


"Pacar sendiri nggak kenal?? "


Kata Bryan sambil berjalan ke arah Felicia ,,


"Bryan? "


Tebak Felicia,,


"Iya, Ini aku wanita J*lang"


Kata Bryan sambil menatap Felicia dengan tatapan merendahkan,,


 


Bryan mengambil sebuah obat, lalu ia masukkan ke wine tersebut,, Obat itu gampang larut dan tak berasa.


"Bryan,, aa..apa yang kamu masukkan tadi?? "


Ucap Felicia gugup,,


"bukan urusanmu, Minum saja "


Kata Bryan santai sambil menyodorkan sebuah botol wine ke Felicia,,


"Bryan aku tak bisa minum wine"


Jawab Felicia polos ,,


"Minum atau aku akan menelanj\*ngimu!!!"


Bentak Bryan sambil menatap tajam Felicia.


 


Akhirnya Felicia meminum 1 botol penuh wine tersebut walaupun ia tau, wine itu telah dimasuki obat yang entah apa gunanya,,


 


"Puas kamuu!!! "


Kata Felicia dengan mata berkaca - kaca,,


"Aku sangat puas, aku jadi ingin mencoba jal*ng kecil ini "


Ucap Bryan sambil mengambil botol wine yang ada di nakas dekat kasur itu,,


Bryan melep\*s secara paksa pakai\*n yang melekat di tubuh Felicia,,


 


Felicia yang masih sadarpun menutupi bagian privasinya itu,, walaupun sekarang dihadapannya adalah pacarnya.


 


"Kenapa kau tutupi jal*ng , aku ingin lihat!!! "


Kata Bryan sambil mengelus muka Felicia yang sudah memerah karna kepanasan,


"Kan sudah banyak lelaki yang melihatmu tel*njang ,kenapa kamu sok polos!!? "


Ucap Bryan merendahkan.


 


Bryan membuka tutup wine tersebut lalu disiramkan sebagian ke tubuh Felicia,,


"Jal*ng kecil jangan harap kamu bisa lepas malam ini!!! "


Ucap Bryan yang bersemangat, karna sudah lama ia ingin men!duri pacarnya itu,,


 


Bryan memulai aksinya dengan menjilati wine.yang ada di bagian tubuh Felicia, terutama di area privasinya,,


 


 


Bryan membuat Felicia mendes\*h pelan karna aksinya,, hal itu menyebabkan nafsu Bryan meningkat,,


 


 


 sambil meremas payud*ra Felicia .


"Emmmm,,jangan disitu. ..mmpph"


Ucap Felicia lagi,,


"kau sangat imut sayang, lanjutkan "


Kata Bryan ,,


Tangan Bryan mulai menari nari di daerah sel*ngk*ngan Felicia,,lagi lagi Bryan berhasil membuat Felicia mendesah kali ini lebih keras,,


Bryan memainkan jari jemarinya di daerah mulut v*gina Felicia,, Felicia kembali mengerang,,


"Udah panas ya, yang?? lanjutin yuk?? "


Ucap Bryan,,


 


"Braaakkk!!!! "


Suara pintu roboh pun membuat Bryan terkejut,,


 


"Kepung dia! "


Perintah seseorang dari depan pintu,,


 


Polisipun mengepung Bryan,, sedangkan Felicia di gendong Mark yang berhasil menyelamatkannya,,


Mark menyelimuti tubuh Felicia dengan Jas yang ia kenakan,,dan membawanya ke mobil pribadinya,,


"Pak, bawa kami ke Villaku di pinggir laut "


Kata Mark pada supirnya,,


"Siap den ,"


Jawab sang supir, supirpun melajukan mobil Mark dengan kecepatan sedang.


"Tolong ,,Mark mmmph... tolong akuu.. Akuuuu.... sa...sangat.. kepanasaaaan..."


Ucap Felicia sambil melum*t bibir Mark,, dan membuat Mark terkejut,,


Mark mengikuti alur nya,, tapi di tengah tengah lum*tan itu Felicia tertidur sambil memeluk dada Mark ,,


"Mmmm, dinginn "


kata Felicia sambil tersenyum,,


"Lis, kamu diapain sama Bryan? "


Ucap Mark, yang tak ditanggapi oleh Felicia yang masih memeluk erat Bryan,,


 


Mark membiarkan Felicia tertidur di pangkuannya,,


Pagi pun tiba,, Mark terbangun duluan dan melihat Felicia tidur mengeliat seperti kucing kecil,,


 


Mark tertawa namun tak bersuara, karna ia tak ingin membangunkan Felicia,,


Mark melihat Felicia lama ,,Mark baru menyadari betapa manis dan cantik gadis kecil yang ada di hadapannya.


 


Mark membelai wajah Felicia,, entah kenapa muncul hasrat yang ingin memiliki Felicia seutuhnya,


 


"Mark sadar Mark!!! "


Ucap Mark sambil memukul pipinya sendiri,,


"eumm Mark?? "


Kata Felicia khas orang yang baru bangun tidur,,


"Apa?? "


Ucap Mark,, sambil bangkit dari selimutnya,,


Melihat Mark yang telanjang dada, Felicia menutup kedua matanya karna malu,,


"Hei, Lis lihat lah dirimu sendiri"


Kata Mark berbisik di samping telinga Felicia,,


"Aaaaaa.... Jangan liaaat!!!! "


Ucap Felicia sambil menutupi seluruh bagian tubuhnya kecuali wajah nya yang terlihat,,


 


"Udah liet semua kok"


Kata Mark berbohong,,


 


"Kamu bohongkan, Kamu ga ngapa ngapain aku kan, aku masi perwn kan? "


 Ucap Felicia dengan mata berkaca kaca,,


"Maafin aku Lilis, sayangnya... "


Ucap Mark dengan nada kecewa menyendat omongannya, sambil melihat reaksi Felicia ,,air matanya yang mulai berjatuhan seakan siap menerima kenyataan


 


"Kamu masih perwn ,, tapi kamu harus ingat, kedepannya kamu harus memilih lelaki yang tepat di sampingmu,,jangan salah pilih lelaki brengsek ya! "


Ucap Mark sambil berdiri dan berjalan ke kamar mandi,


 


Pagipun tiba Mark izin ke Felicia untuk berangkat ke kantor karna ada beberapa urusan mendesak,, .


 


"Jangan lupa hubungin aku ya,, "


Kata Mark sambil menutup pintu dan menuju ke mobilnya yang terparkir manis di halaman,,


 


"Sekarang ,aku sendirian horeeeee!!!! "


 Ucap Felicia girang karna ditinggal Mark,,


 


Feliciapun membersihkan seluruh apartemen Mark sendirian,, Karna pelayan Mark yang masih libur,,


Felicia dengan semangat menyapu, mencuci, dan mengepel seluruh rumah sambil menyanyi beberapa lagu yang ia sukai,,


 


"Huhh... Akhirnya selesai,, "


Ucap Felicia sambil mengelap keringatnya dengan sapu tangan,,


 


Setelah menyelesaikan aktifitasnya, Felicia merasa lapar,, namun ia tak tau sama sekali supermarket yang ada di daerah itu,,


Disisi lain Felicia ingin menghubungi Mark dan bertanya,,


Namun di sisi lain Felicia akan merasa sangat bersalah bila dia tau Mark terganggu dengan aktifitas yang ia lakukan.


 


Akhirnya karna rasa laparnya yang melebihi apapun Felicia nekat keluar apartemen Mark,,


 


Di sisi lain,, Mark berada di ruangan meeting,, Hari ini adalah Meeting penting dengan para pemegang saham ,


Mark terlihat memperhatikan dengan serius setiap pembicaraan rapat ini,,


 


2 Jam pun berlalu,, Mark telah menyelesaikan rapat itu ,,Mark berjalan menuju ke ruangan miliknya,,


 


Mark melihat handphonenya berharap ada notif yang masuk dari Felicia ,,Mark memutuskan untuk menelpon Felicia,,


"Mark, tolong aku. Aku tersesat, aku tak tau jalan pulang ke apartemenmu! "


 Ucap Felicia berbicara sambil ketakutan,,


 


"Kamu di mana Lis!!!! "


kata Mark panik,,


"Tidak tau, aku hendak pergi ke supermarket tapi tak tau jalannya dan tersesat! "


Kata Felicia, ketakutan


"Tunggu Lis, Aku akan segera ke sana!! "


 Ucap Mark panik,,


To Be Continue _____