LOVE AFTER MARRIAGE

LOVE AFTER MARRIAGE
18.Akhirnya



Albi pun mencium kening Nadia lama, Nadia pun memejamkan matanya merasakan kehangatan dari bibir suaminya itu.


Lalu albi melepaskannya dan melihat kepada Nadia, nadia pun menganggukkan kepalanya, albi pun mulai merebahkan tubuh nadia dan sekarang albi berada di atas nadia, albi mencium kedua mata nadia sehingga dia terpejam lalu berpindah ke dua pipi nadia, hidung, dagu, dan lalu ke bibirnya.


Albi mencium bibir nadia dengan lembut nadia pun membalasnya juga tak kalah lembut, dan semakin lama semakin panas Albi pun mulai melancarkan aksinya.


Albi berhenti sebentar, kemudian albi mulai membukai satu persatu kancing baju Nadia dan Nadia hanya terpejam ketika albi mulai membukai kancing bajunya satu persatu.


"auww.. mmhm.. mmhm"ringis nadia di sela ciumannya ketika albi mengigit bibirnya.


Sedangkan Nadia hanya berbaring di bawah albi dengan mata terpejam pasrah.


Kini albi melepaskan pakaian nya sendiri sehingga tubuh mereka sama sama polos tak ada sehelai benang pun.


Ketika nadia membuka mata albi langsung memberikan senyuman hangatnya pada nadia.


sehingga nadia mengeluarkan desahan yang sejak tadi di tahannya.


"ahhhh.. ahhh.. mmaaahh.. ahhhahh"


Albi yang mendengar desahan itu tentu makin semangat melancarkan aksinya,


nadia terus menerus mengeluarkan desahan dan lenguhan. ketika albi memberikan beberapa rangsangan pada nadia sehingga nadia tak tahan lagi.


"ka.... kaaakk.. ahh.. mhhmm ahh.. "


"ada apa nadia"


"sep.. ah.. seprtinya... engahhmm.. aku.. mau pipis.. ahhhhh "


" keluarkanlah " ujar albi sambil tersenyum


Nadia pun akhirnya mencapai puncak pelepasan nya dan mengeluarkan cairan


albi pun mencium kening nadia sebentar ketika nadia sudah mengeluarkan nya.


kini albi menghadap kan pandangannya ke bagian bawah nadia dia mulai menciumi dan meyerapa bau nya membuat nadia tak henti nya mendesah.


albi kini mengarah kan miliknya yang sudah bangun itu ke bagian sensitif nadia


"sekarang aku akan mulai memasukkannya" kata albi pada nadia


nadia hanya menganggukkan kepala sambil tangannya meremas seprei.


albi pun memasukkan miliknya ke bagian sensitif nadia tapi tidak bisa, sehingga membuat albi bekerja lebih keras agar bisa menembus pertahanan istrinya itu.


"kak.. sakitt"ringis nadia


"tahan sedikit lagi.. ahh.. ahha..sayang"


nadia hanya terus meringis ke sakitan dan meremas seprei dengan sekuat tenaga nya.


akhirnya dengan hentakan yang ke skian kalinya albi berhasil memasukkan miliknya ke bagian sensitif nadia. nadia pun berteriak kesakitan sampai menitikan air matanya.


"auwww.. sakit .. kak.. "ringis nadia


"sudah bisa sayang "ucap albi sambil menghapus air mata nadia tanpa sadar juga iya menyebut kata sayang.


albi pun mulai bekerja melancarkan aksinya sedangkan nadia terus mengeluarkan desahan yang membuat gairah albi menjadi memuncak.


"akhhhhh"teriak albi


mereka berdua pun k.o albi merebahkan tubuh nya di sebelah nadia , dan memeluknya.


"terimakasih sayang kamu sudah memberikan sesuatu yang paling berhargamu untuk ku"ucap albi sambil memeluk dan mencium kening nadia.


" sama sama kak.. aku senang bisa membuat mu bahagia"jawab nadia seraya bangun dan duduk di kasur.


"kamu mau kemana"tanya albi yang melihat nadia bangun.


"aku mau membersihkan tubuh dulu kak"ucapnya seraya menurun kan kakinya pelan dari kasur karna masih sakit dan nyeri di bagian pangkal paha nya.


"apa sudah tidak sakit lagi.. ya sudah aku gendong saja"ujar albi sambil bangun dan menghampiri nadia


"sakit sih tapi tidak usah kak aku bisa sendiri"tolak nadia tapi ketika nadia hendak melangkahkan kakinya.


"auwww.. "ringis nya nadia pun tidak jadi berjalan dia pun memilih duduk lagi di kasur.


"ya sudah tidak usah malu biar aku gendong ke kamar mandi"ujar albi seraya mengangkat tubuh istrinya dan menurunkannya di dalam bath up.


"mandi lah pakai air hangat agar sakitnya berkurang"ujar albi sambil menyalakan kran. lalu kembali keluar meninggalkan nadia di dalam kamar mandi.


"terimakasih kak"ucap nadia sebelum albi keluar.


Albi pun kini hanya memakai celana boxer nya iya berjalan sambil memunguti pakaiannya dan nadia yang berserakan


di lantai lalu memasukkan nya dalam keranjang pakaian kotor yang ada di dalam kamar nya.


lalu mata nya tertuju pada seprei kasurnya yang ada noda merahnya, albi pun langsung melihat dan memastikan apakah itu benar darah, ternyata benar itu adalah darah segar yang keluar dari bagian sensitif nadia akibat dari ulah albi yang sudah menerobos masuk pertahanan istrinya itu.


Albi tersenyum ketika mengingat kejadian yang baru saja di lakukannya dengan nadia.


Albi juga senang karna nadia sudah menjaga mahkotanya dan hanya memberikannya padanya dan melakukannya dengan albi.


Albi pun menarik seprei itu dan menggantinya dengan yang baru.


Dia pun meletakkan seprei yang ada noda darahnya di keranjang baju kotor yang satu lagi tidak di campur dengan bajunya dan nadia.


kemudian albi mengetuk pintu kamar mandi lalu masuk untuk memeriksa nadia


ternyata nadia sudah selesai mandi dan hanya menggunakan handuk saja nadia terduduk di atas toilet yang tertutup. ketika albi masuk.


"sudah selesai "tanya nya


"iya" jawab nadia singkat


albi pun kembali menggendong tubuh nadia sampai di atas kasur lalu albi menurunkan nadia di kasur lalu albi berjalan ke arah lemari dan mengambil kan pakaian nadia untuk tidur lengkap dengan bra dan cd milik nadia.


albi pun menyerahkannya pada nadia.


"ini pakain kamu.."kata albi sambil menyerahkan pakaian itu dan nadia pun mengambilnya.


"apa kamu bisa memakai nya sendiri "tanya albi


"bisa kak.. lebih baik kakak mandi sekarang"ujar nadia. sebenar nya nadia malu karna albi sudah melihat tubuhnya dan juga mengambilkan pakaian lalu menggendongnya dia merasa sudah jadi merepotkan albi.