LOVE AFTER MARRIAGE

LOVE AFTER MARRIAGE
21.Lapar



09.20 mereka berdua baru selesai bercinta, tiba tiba perut albi berbunyi tanda dia kelaparan, karna memang sudah jam segini jadi mereka melewatkan waktu sarapan mereka.


ketika nadia dan albi masih sama sama berpelukan perut albi berbunyi.


Krucuk krucuk krucuk


" kak albi lapar ya " tanya nadia seraya melihat wajah albi yang malu malu karna ketahuan kelaparan.


" e.. I.. iya.. hehe"jawab albi sambil tersenyum canggung


"Ya sudah nadia mandi dulu habis itu baru masak"ucap nadia seraya bangkit dari tempat tidur.


albi pun melepaskan nadia untuk masuk ke kamar mandi supaya nadia bisa membuatkan makanan untuknya, ya karna perut albi sudah mulai demo.


Nadia pun membalut dirinya yang masih polos itu dengan selimut, membawanya sampai ke kamar mandi meninggalkan albi yang masih berbaring di tempat tidur.


Sedangkan albi mulai bangkit dari kasurnya setelah nadia masuk kamar mandi, seraya memakai boxer nya.


tiba tiba terdengar bunyi dering panggilan masuk di hp albi, yang berada di atas meja, albi pun menghampiri meja itu dan mengambil hp nya untuk mengangkat telpon yang masuk itu.


"Hallo.. "ucap albi ketika mengangkat telpon


"Hallo kak.. kakak ada di rumah gak"ucap seseorang yang berada di sebrang sana yang ternyata adalah haikal adiknya albi.


"Iya ada.. emang kenapa" jawab albi


"bukain pintu dong" ujar haikal di sebrang sana.


"Hah.. pintu? "


"eits gak usah kaget gitu napa,santuy aja bro.. sekarang aku dan Alya sudah berada di depan rumah kakak, Ayo cepet bukain pintunya"pinta haikal di sebrang sana.


" Ngapain sih.. kalian ke sini ganggu aja, mana gak bilang dulu kesini"ucap albi kesal karna tiba tiba saja haikal kerumahnya.


"Ini kan udah bilang"jawab haikal


"Iya kenapa baru sekarang"jawab albi seraya memakai baju kaos nya.


"Ya udahlah kalo gak mau bukain, aku bawa lagi aja nih makanan dari mamah"ancam haikal


"Aduh lama banget sih kak albi tinggal bukain pintu doang aja, kaki alya pegel nih berdiri terus"teriak alya yang kesal di sebrang sana.


"eh ada makanan.. kebetulan banget tunggu-tunggu kakak ke bawah nih"ujar albi seraya berlari kecil menuju ke bawah untuk membukakan pintu.


Albi pun mematikan sambungan telpon nya dan langsung keluar untuk membukakan pintu agar adik adiknya bisa masuk ke rumahnya.


Ceklek. pintu pun terbuka.


"Lahhh.. giliran ada makanan aja baru mau bukain"seru haikal


"Ya ampun,kakak lama banget sih buka pintu nya"ujar alya


"Iya sorry sorry.. ya udah masuk masuk"suruh albi seraya mengambil rantang makanan yang ada di tangan a


Di dalam rumah.


Albi pun membawa rantang makanan itu ke Meja makan seraya menarik satu kursi yang ada di situ,dan duduk sambil membuka rantang itu.


"pas banget mamah ngirimin makanan,tau aja anaknya lagi kelaperan"gumam albi dalam hati.


"jadi Nadia gak perlu repot repot lagi deh masak karna sudah ada makanan, sekarang tinggal nunggu dia selesai mandi terus makan bareng"masih gumam albi dalam hati.


"Oh iya..kak Nadia mana kak,kok gak keliatan sih" tanya alya sambil menarik satu kursi yang ada di depan albi.


"Nadia lagi mandi"jawab albi yang masih fokus ke rantang itu.


"kok jam segini baru mandi sih.."tanya alya sambil mengernyitkan dahinya alya tahu kalau kakak ipar nya itu bukan orang yang mandinya siang.


"Ya udah aku Mau ke kamar kak albi ya,kali aja kak nadia sudah selesai mandinya" sambung alya lagi. seraya bangkit dari duduk nya dan berlalu pergi ke kamar kakaknya.


sedangkan haikal, dia dari tadi sibuk di ruang tamu memasang alat alat game PS yang di bawanya dari rumah tadi memasangkannya di TV yang ada di ruang tamu itu.


Haikal berencana ingin main game dengan albi, makanya haikal sengaja membawa PS nya kerumah albi.


Ceklek


ketika pintu kamar itu terbuka, Alya begitu terkejut melihat kondisi kamar albi dan nadia.


"Astaga... ini kamar apa kapal pecah sih..berantakan banget.. baju juga kok berserakan gitu" ucap Alya sambil melangkahkan kakinya masuk ke kamar itu.


"Ini juga seprei kasur sampai acak acakan gitu kaya habis perang aja" sambung nya lagi.


Tapi tiba tiba alya kaget akan kata katanya sendiri yang menyebutkan perang, Lalu alya membekap mulut nya dengan tangan nya.


"Jangan jangan... kak albi sama kak nadia habis melakukan itu" Gumam alya dalam hati, sambil tak henti henti nya melihat keadaan di sekitarnya yang memang ada beberapa baju berserakan.


"pantas saja kamar nya berantakan seperti ini, dan pantas saja kak albi selalu bilang kalo aku dan kak haikal mengganggu nya, ternyata dia dan kak nadia lagi pengen buatin kami ponakan" gumam alya dalam hati sambil senyum senyum sendiri dan menggelengkan kepala nya.


Tiba tiba pintu kamar mandi terbuka, keluar lah seorang wanita cantik yaitu nadia yang baru selesai mandi dengan sudah memakai baju lengkap, tapi tidak dengan krudung nya. Karna nadia biasanya tidak memakai krudung di dalam rumah, tentu saja yang hanya ada suaminya saja, tapi jika ada orang selain suaminya dia selalu menutup kepala nya dengan kerudungnya.


Tapi untung nya karna yang masuk ke kamar itu adalah perempuan yaitu alya, jadi nadia tidak merasa berdosa jika rambutnya kelihatan oleh alya karna tidak memakai kerudung.


"kak nadia.. "panggil alya ketika melihat nadia keluar dari kamar mandi sambil melangkahkan kaki nya menghampiri nadia.


" Alya.. kapan kamu datang"tanya nadia seraya memeluk alya yang sudah ada di depannya.


"beberapa menit yang lalu"jawab alya sambil melepaskan pelukannya kepada nadia.


Nadia pun menyuruh alya untuk duduk dulu di sofa kamarnya itu dan nadia pun langsung mengambil kerudungnya di dalam lemari, kemudian memakainya setelah itu nadia pun ikut duduk di sebelah alya.


"ooohhh.. Sama siapa Al" tanya nadia


"Sama kak haikal, kami di suruh mamah kesini nganterin makanan"kata alya


mendengar kata makanan nadia baru ingat kalau tadi suaminya kelaparan dan nadia mau memasak setelah dia mandi.


seketika nadia melihat sekelilingnya dia baru sadar sekarang kamar nya berantakan beberapa baju berserakan bahkan seprei yang ada di kasurnya pun juga agak tersingkap dan acak acakan.


"Haduh.. kenapa aku malah membiarkan kamar ku seperti kapal pecah begini sih, apalagi baju baju berserakan, apa yang akan di pikirkan alya ketika melihat kamar ini jangan samapai dia berpikiran macam macam, jangan sampai dia tahu kalau aku dan kak albi habis melakukan itu.. aku harus membereskannya sekarang" gumam nadia dalam hati sambil beranjak berdiri dari duduknya.


"emmm.. alya bukannya aku mau mengusirmu..kamu jangan tersinggung ya.. tapi bisa kah kamu keluar sebentar aku mau berganti pakaian"ucap nadia tidak enak hati karna harus menyuruh adik iparnya itu keluar dari kamar nya.


Alya yang mendengar permintaan kakak iparnya itu pun langsung bangkit dari duduknya dan seraya berjalan pergi keluar kamar.


"Tentu kak.. biasa aja kali kak muka nya gak usah takut gitu"ucap alya sambil tersenyum alya faham kalau saat ini nadia pasti merasa tidak enak dengannya dia pasti juga ingin membereskan kamarnya yang berantakan karna ulah albi itu.


#visual


Albi



Nadia



Alya



Haikal



.


Albi dan Nadia



Baru selesai sholat ceritanya ni yeeee😆😆


.


.