
"Kak.. besok nadia sudah mulai masuk kerja" ucap nadia
"Oh iya.. nanti biar aku antar besok aku juga sudah masuk kerja"jawab albi
"Apa tidak merepotkan, kalau kakak harus mengantar ku"Tanya nadia
"Tidak, kamu kan istriku Jadi aku harus bertanggung jawab atas mu, kalau cuma mengantar jemput ini sih tidak merepotkan sama sekali apalagi kita kan searah"ujar albi
"hmm.. baiklah, makasih ya"jawab nadia
Karna tadi nadia sudah menyiapkan semua keperluan nya untuk masuk kerja besok, jadi sekarang dia sudah tenang dan bisa istirahat. Tapi dia sekarang belum ngantuk jadi untuk mengisi waktu luangnya nadia ingin menonton drama kesukaannya.
nadia mengambil hp nya dan mulai mengotak atik hp tersebut sambil duduk di atas tempat tidur nya, Sedangkan albi dia sedang merebahkan dirinya di sebelah nadia dengan posisi telentang dan nadia dengan posisi duduk membelakangi albi.
Albi sedang mengotak atik hp nya juga sama seperti nadia tapi entah apa yang di lakukannya dengan hp tersebut kalau nadia kan jelas ingin menonton drama.
Nadia pun mulai menonton dramanya dan semakin lama dia semakin fokus menonton sambil memangku sebuah guling dan menopangkan tangan nya pada benda panjang itu.
Albi yang melihat istrinya itu sedang asik menonton drama, dan dia agak terganggu dengan suara dari drama yang di tonton istrinya itu.
"Nad.. pakai headseat dong biar gak berisik "pinta albi yang masih rebahan sambil mengotak atik hpnya, Tapi nadia yang sangat asik nonton drama tidak menghiraukan perkataan albi barusan.
"Nad.. Nadiaaa.. "panggil albi yang mulai bangkit dari posisi rebahan dan duduk di sebelah nadia.
"Apasih kak.. "jawab nadia dengan masih melihat layar ponsel nya tersebut.
"Dari tadi loh suaminya manggil gak di dengerin "ucap albi yang sudah duduk di sebelah nadia sambil menangkup kedua pipi istrinya itu dengan tangannya kemudian mencium gemas pipi nadia .
"Nadia gak denger tadi..tolong dong kak jangan ganggu ini lagi seru tau"jawab nadia yang masih menatap layar hp nya sambil menyuruh albi yang terus terusan mencium pipi nya itu untuk berhenti.
"Pakai headseat dong.. biar gak berisik"suruh albi sambil menatap istrinya.
Nadia tidak menjawab perkataan albi karna terlalu fokus nonton. albi pun jadi bingung karna istrinya mendiamkannya tidak menjawab perkataan nya barusan.
Albi pun kembali mencium pipi nadia dengan gemas sambil memeluknya dari samping sehingga membuat mereka berdua jadi terbaring ke kasur empuk itu dan albi memeluk nadia dengan sangat gemas dengan posisi seperti memeluk guling sambil menggelitiki istristrinya itu.
"Akhhhh...kakak ihh gangguin aja"seru nadia sambil mencoba melepaskan diri dari albi.
"Habis kamu nya gak ngedengerin suaminya ngomong" ujar albi yang masih memeluk nadia.
"Sudah stop dulu nontonnya udah malam tidur aja yuk"suruh albi yang sudah melepaskan pelukannya.
Nadia sebenarnya masih mau menonton dramanya, tapi dia tidak bisa membantah perkataan suaminya akhirnya nadia pun mengiyakannya.
Mereka pun tidur dengan posisi albi memeluk nadia, dan nadia pun menyusupkan muka nya di dada bidang albi sambil mencari kehangatan yang ada di sana.
Pukul 05.00 tepat nadia bangun sperti biasa nadia membangunkan albi dan mengerjakan ibadah bersama setelah itu albi mandi dan nadia tentu saja langsung ke dapur dan bergelut dengan alat masak yang ada di situ untuk membuat sarapan untuk nya dan albi sebelum berangkat kerja.
Selesai memasak dan menyiapkan nya di atas meja makan, Nadia pun kembali lagi ke dalam kamar dan menuju kamar mandi tentu saja untuk membersihkan diri dari aktifitasnya barusan dan mulai bersiap siap untuk pergi bekerja.
Tapi sebelum itu karna ketika nadia masuk kamar ternyata albi masih mandi, jadi sembari menunggu albi selesai mandi, nadia menyiapkan pakaian kerja untuk albi dan setelah mengambilnya di lemari dia menaruhnya di atas tempat tidur.
Tidak berapa lama albi pun keluar dari kamar mandi hanya dengan melilitkan handuk di pinggang nampak lah ABS dan otot ototnya yang menonjol, Nadia yang melihat itu tentu saja merasa malu sendiri tapi dia berusaha untuk biasa biasa saja.
"Kak.. pakaian kakak ada di atas kasur ya"ucap nadia sambil mengambil handuk miliknya dan berjalan ke arah kamar mandi.
"Iya terimakasih.. eh nad tunggu sebentar"ucap Albi dan kemudian seraya berjalan ke arah nadia, lalu Albi mencium kening istrinya nadia, nadia tentu saja kaget dengan perlakuan Albi tapi Nadia berusaha untuk terbiasa akan perlakuan suaminya itu.
" hmm.. kak aku mau mandi.. udah dong nanti kita telat"ucap nadia
Setelah beberapa menit Albi pun mslelepaskan ciumannya.
"Aku lupa kalo kita hari ini mau kerja"seru albi sambil tersenyum.
Nadia pun hanya geleng gepeng kepala lalu dia meneruskan langkah nya tadi yang terhenti untuk masuk ke kamar mandi.
Mereka berdua pun turun ke bawah menuju meja makan, seperti biasa nadia mengambilkan makanan dulu untuk suaminya setelah itu baru untuknya sendiri.
"Nad.. kamu pulang ngajar jam berapa nanti biar aku jemput"tanya albi di sela sela makan mereka.
"Kaya nya sih sekitar jam 2 an gitu kak"Jawab nadia sambil mengunyah makanannya.
"Ya udah nanti aku jemput kamu jam 2 "ujar albi
"Iya.. nanti nadia chat kakak kalo sudah selesai ngajar" ucap nadia.
setelah selesai sarapan dan mbereskan bekas makan mereka, akhirnya albi dan nadia pun berangkat kerja. dengan albi yang mengantar nadia dulu ke sekolahan SMA tempat ngajar nadia.
setelah sekitar 15 menitan Albi dan nadia pun sampai di tempat ngajar nadia, Albi menghentikan mobilnya di depan pagar sekolahan yang masih agak sepi itu, karna nadia sengaja berangkat agak pagian biar dia gak telat dan juga karna dia masih baru di tempat ngajar itu jadi takut kalo ke sasar gitu.
sebelum turun dari mobil nadia mencium tangan suami nya dulu lalu nadia bersiap ingin membuka pintu mobil tapi albi menghentikannya.
nadia pun menoleh kearah albi"kenapa kak" tanya nadia yang kembali menghadap ke arah albi.
"Morning kiss nya mana" ujar albi
Nadia pun bingung dan heran mendengar kata kata morning kiss.
"Hah? "
Tanpa aba aba albi langsung mencium bibir nadia sekilas. nadia yang kaget pun langsung melototkan kedua matanya.
"Kenapa kok muka nya gitu"tanya albi ketika melepaskan ciuman mendadaknya itu.
"kakak tuh.. main nyosor aja"ujar nadia yang muka nya sudah memerah.
"Ya sudah..maaf ya.. nah sekarang mana morning kissnya"ujar albi
"Hah.. tadi apa kan sudah"ujar nadia yang kembali bingung akan perkataan albi.
"itu kan cuma nyontohin nadia.. sekarang morning kiss yang beneran"jawab albi.
"Apaan sih kak.. sudah deh nanti aja ini kan lagi di mobil gimana kalo ada yang liat"tolak nadia
"Tenang saja, kaca mobil nya gelap kok dan orang yang di luar gak bakal bisa melihat ke dalam mobil"ujarnya sambil mencoba membujuk nadia.
"Tapi... nanti telat loh kakak ke kantornya" tolak nadia denga berbagai alasan.
"Gak bakal ini kan masih pagi.. lagian itu kan kantornya punya aku jadi terserah aku lah mau datang jam berapa"jawab albi santai.
Nadia pun berpikir, iya yah albi kan bos nya kalo seorang bos yang telat kan gak berpengaruh kecuali kalo seorang karyawan mungkin saja bisa di pecat.
Akhirnya nadia pun pasrah dan melakukan apa yang di minta albi tadi.
Cup ~
nadia mencium pipi albi.
"Sudahkan "seru nadia seraya kembali duduk.
"Kok di situ sih.."Ujar albi yang tidak puas.
"Ya terus dimana" tanya nadia.
"di sini dong"ucap albi sambil menunjuk bibirnya.
Nadia pun mendengus kesal tapi dia langsung menjalankan tugasnya nadia kembali mendekat ke arah albi dan nadia menangkup wajah suaminya itu dengan kedua tangannya.
lalu tanpa basa basi nadia mendaratkan bibir nya ke bibir albi, ketika nadia hendak melepaskan ciuman itu..albi dengan sigap menahan tubuh nadia agar tidak menjauh dan menekan tengkuk nya agar memperdalam ciuman mereka.
Nadia pun langsung menepuk nepuk dada bidang suaminya itu dan berusaha melepaskan ciuman itu. Tapi tidak bisa setelah sekiranya mereka sama sama kehabisan nafas baru albi melepaskan ciuman itu, ketika melepaskan ciuman yang agak mulai memanas itu dengan nafas tersengal sengal, nampak lah bibir mereka sama sama basah dan juga lipstik nadia menempel di bibir albi.
"Tuh kan lama.. tadi katanya sebentar aja, mana jadinya lipstik aku belepotan lagi"ucapnya sambil melihat ke cermin yang ada di mobil itu, dan nadia untuk pertama kalinya ngomel ngomel kepada albi.
"Iya maaf maaf gak sadar soalnya"ucap albi sambil nyengir.
Nadia pun langsung mengambil tisu dan menyeka mulut nya yang basah itu lalu membersihkan lipstik yang agak belepotan karna ulah albi dan memakai lipstik lagi karna warna lipstik yang barusan sudah pudar tersapu tisu.
Akbi terus menatap ke arah nadia yang sedang memakai lipstik.
"Kenapa kak ngeliatin nadia gitu"ucap nya tapi tidak merubah posisi nya yang lagi menghadap cermin
"gak papa.. kamu cantik nad"seru nya
"apaan sih kak"
selesai memakai lipstik nadia pun menoleh ke arah albi lalu menatap wajah suaminya dan nadia kaget ketika melihat mulut suaminya berubah menjadi pink ke merah merahan karna ada bekas lipstik yang menempel di bibir albi.
nadia pun langsung mengambil tisu dan menyeka mulut albi mencoba menghilangkan bekas lipstiknya yang menempel di bibir albi.
"Kenapa sih nad"ucap albi yang merasa heran ketika nadia membersihkan mulutnya dengan tisu.
"itu... mulut kakak ada lipstik nya" jawab nadia yang masih mencoba menyeka mulut albi dengan tisu.
"Masa.. mana mana aku mau liat" ucap albi sambil mengarahkan kaca depan mobil nya itu ke arahnya.
"Yahhhh.. sudah gak ada lagi"sambung nya lagi kecewa ktika nadia selesai mereka nya ternyata bekas lipstiknya sudah hilang.
Nadia pun geleng geleng kepala melihat kelakuan suaminya itu, kemudia nadia berpamitan kepada albi dan memutuskan untuk keluar mobil tapi sebelum itu dia mencium punggung tangan albi dulu dan albi mencium kening nadia setelah itu nadia pun keluar dari mobil.
Nadia pun memasuki area sekolah dan terus berjalan samapai memasuki sekolah itu.setelah di rasa nadia tidak kelihatan lagi dari pandangannya albi punenjalankan mobilnya pergi menuju kantor.