LOVE AFTER MARRIAGE

LOVE AFTER MARRIAGE
20.Teriak



Albi yang melihat istrinya yang sedang sholat, dia pun bangkit dari tempat tidur, Dan berjalan keluar kamar dan menuju dapur untuk membuat kopi untuk dirinya sendiri, selesai membuat kopi albi pun membawa minumannya ke kamar dan meletakkan nya di meja yang dekat dengan sofa di kamarnya itu, albi pun duduk di sofa itu sambil menyeruput kopinya, dan juga mengotak atik hp nya entah apa yang sedang di lihat albi.


Selesai sholat nadia masuk lagi ke kamar mandi, tentu saja untuk mandi.


ketika di kamar mandi nadia mulai melepaskan satu demi satu pakaiannya hingga tidak menyisakan sehelai benang pun.


ketika nadia berjalan untuk menuju shower, sebelum sampai di situ nadia begitu terkejut ketika melihat pantulan bayangan nya di cermin, kamar mandi di kamar albi dan nadia memang di dominasi kaca kaca.


Nadia pun berteriak memanggil nama albi dari dalam kamar mandi, sehingga orang yang di sebutkan namanya itu begitu tekejut mendengar teriakan istrinya itu.


"uwaaaaaaaa... kak aaaalllllbiiii.. "teriak nadia dari dalam kamar mandi.


Albi yang ketika itu sedang duduk di sofa kamar nya itu, kaget ketika nadia meneriaki nama nya.


Tanpa pikir panjang lagi Albi langsung membuka pintu kamar mandi itu tanpa permisi,kebetulan ketika nadia masuk ke kamar mandi tadi, Nadia tidak mengunci pintunya dari dalam.


sehingga ketika Albi memegang gagang pintu dan menariknya, pintu itu dengan mudahnya langsung terbuka.


Nadia pun menoleh ke arah pintu yang terbuka itu, kemudian nadia kaget ketika melihat Albi yang sudah di ambang pintu itu, Nadia pun kembali berteriak ketika melihat Albi yang main buka pintu aja tanpa permisi, apalagi nadia sedang tidak memakai apa-apa alias polos tanpa sehelai benang pun.


" aaaaaaaaaa.. kenapa kak albi masuk.." teriak nadia ketika melihat albi yang membuka pintu kamar mandi, seraya menutupi dadanya dan bagian bawahnya dengan kedua tangannya.


"Ya aku kaget karna kamu tadi teriak manggil nama aku" jawab albi sambil melongo melihat pemandangan yang menurutnya sangat Indah itu terpampang jelas di depan matanya, dengan susah payah albi menelan salivanya.


"Kamu kenapa tadi teriak bikin orang kaget aja? "tanya albi seraya berjalan masuk ke kamar mandi.


"kak albi keluarlah jangan masuk"suruh nadia ketika albi mulai melangkahkan kaki nya masuk ke kamar mandi.


albi pun tidak menghirau kan perkataan nadia yang menyuruhnya keluar, albi terus berjalan melangkah kan kaki nya menghampiri nadia.


"kak.. tolong lah keluar nadia malu"ucap nadia lagi.


Albi masih terus mengabaikan perkataan nadia, Akhirnya albi pun sudah berada di hadapan nadia, sambil memegang kedua bahu nadia.


"ngga usah di tutupin, Aku juga sudah melihat semuanya dan setiap jengkal nya. jadi tidak usah malu lagi. " ujar albi sambil menatap nadia dengan tatapan hangatnya.


Nadia hanya terdiam mendengar perkataan Albi.


"Aku ngga akan keluar sebelum aku tahu kenapa tadi kamu teriak" sambung albi lagi.


Nadia pun melepaskan tangan nya yang tadi di pakainya menutupi bagian dadanya dan bagian sensitif nya yang di bawah.


Albi yang melihat itu seketika menelan saliva nya dengan susah payah, di tambah Adik kecilnya tib tiba bangun dan membuat celana yang di pakainya menjadi sesak.


Nadia pun menunjuk bagian tubuh nya yang membuatnya tadi terkejut dan memanggil nama albi.


"Ini.. "tunjuk nadia pada p*y*d*r* nya yang penuh dengan tanda kissmark.


"ini juga..ada banyak sekali"tunjuk nadia pada lehernya.


"ini.. disini dan disini kenapa jadi seperti ini kak" tukas nadia


memang nadia baru saja sadar dan tau, kalo tubuhnya banyak sekali di penuhi tanda kissmark dari Albi.


Albi yang melihat tingkah istrinya yang menunjukkan bagian tubuhnya yang di penuhi tanda kissmark darinya, albi hanya tersenyum dan geleng geleng kepala, kenapa istrinya itu begitu polos.


"Ini itu tanda dari aku dan hanya kamu yang memilikinya, artinya kamu itu punya aku" jawab albi bersungguh sungguh. dan nadia pun hanya terdiam ketika mendengar perkataan albi.


"Tidak ada yang akan melihatnya, kamu kan selalu memakai kerudung jadi itu akan tertutupi" jawab albi


Kini celana albi semakin sesak karna adik kecilnya terus meronta ronta untuk keluar.


albi pun memegang bahu nadia sambil menundukkan kepalanya karna merasa sesak dan tidak nyaman.


"Nadia... "ucap albi yang suaranya mulai berat.


"kak albi kenapa" tanya nadia bingung tiba tiba albi tertunduk.


"Aku mau.... akhh.. "ucap albi sambil mengerang karna tidak tahan


"mau apa kak.. kakak sakit ya"ucap nadia yang tidak mengerti ucapan albi.


"Aku mau kamu.. "ujar albi dengan nafas tersengal sengal.


"hah.. " nadia kaget


Nadia pun mencoba mengangkat wajah suaminya yang tertunduk itu. Di lihat nya Albi berkeringat dan wajah nya menunjukkan seperti menahan sesuatu.


Albi mengambil tangan nadia dan mengarah kan tangan itu ke adik kecilnya yang sudah bangun itu tapi masih terbungkus celana.


Nadia pun kaget ketika tangan nya menyentuh sesuatu yang mengeras itu.


"Tolong bu.. buka kan celana ku "pinta Albi yang sudah sangat menegang.


Nadia pun sempat tidak mau melakukannya, karna itu sangat memalukan baginya.


"Ayolah... nadia.. Aku sangat kesakitan"pinta albi sambil meringis.


Nadia pun mau tidak mau, akhirnya membuka celana albi, dia menurun kan resleting celana itu, dan mulai melepaskan kain yang menutupi adik kecil albi.


Di lihat nya adik kecil albi sudah bangun dan menegang. perlu sesuatu yang membuatnya nyaman.


ketika nadia sudah membuka semua celana albi, albi pun mulai mendekatkan tubuh nya pada nadia dan mulai menggesek gesekkan milik nya pada tubuh nadia.


Nadia yang merasakannya pun merasa kegelian dan jadi merasa bergairah kini nadia dan albi sama sama bergairah.


karna tidak tahan lagi albi pun menyuruh nadia duduk di toilet yang tertutup itu.


nadia pun menuruti apa yang di suruh suaminya. setelah nadia duduk albi menyuruh nadia memain mainkan punya albi.


albi mengarah kan tangan nadia untuk mengelus elus punya albi, nadia pun mengelusnya dengan canggung dan tangan nya terasa kaku. lama kelamaan nadia mulai terbiasa.


"akhhh.. akhh.. nadia.. "erangan albi sambil memanggil nama nadia.


"aku tidak tahan lagi... akhhh.. "ucap albi.


kini Albi pun menggendong nadia untuk keluar dari kamar mandi nadia hanya pasrah dia pun mengalungkan tangannya di leher albi, ketika sampai di tempat tidur albi langsung membaringkan tubuh nadia, Akhirnya nadia dan albi pun mulai bercinta kembali untuk yang kedua kali nya setelah yang pertama tadi malam.


.


.


.