
Jam setengah tujuh pagi
Arkan dan Akhsan berjalan menuruni tangga untuk makan sarapan bersama Keira dan Achraf yang sudah lebih dulu menyantap sarapan. "Widih, kalian sudah duluan saja.. tidak menunggu abang dulu.."
"Lagian abang lama, yaudah kita duluan.." jawab Keira.
Arkan dan Akhsan mengambil telur dadar serta nasi untuk mereka sarapan, lalu Keira dan Achraf berangkat sekolah karena sudah terlambat.
"Lah ditinggal, buruan makannya udah siang soalnya.." gumam Arkan.
Akhsan menjawab, "Iya.."
Mereka mempercepat sarapannya, setelah itu mereka minum lalu dilanjut minum susu. kemudian kedua anak kembar itu pergi berangkat sekolah.
"Naik angkot apa taksi online??" tanya Akhsan.
Arkan menjawab, "Taksi online saja.. biar cepat!!"
Akhsan menjawab, "Yaudah kita pesan dulu.."
Arkan dan Akhsan menunggu taksi online itu, tak berselang lama sebuah mobil Subaru datang dan menghampiri Arkan.
"Atas nama Akhsan??" tanya sopir taksi online itu.
Arfan menjawab, "Iya benar, agak cepat ya pak!! sudah telat nih soalnya.."
Sopir taksi itu menjawab, "Baik Dek,.."
Arkan dan Akhsan naik ke mobil taksi itu, kemudian mereka berangkat menuju sekolahnya.
Di sekolah, seorang gadis berkacamata yang bernama Anandita Lestari Fitriana berjalan memasuki areal sekolah. sedetik kemudian, sebuah taksi mewah datang lalu parkir di depan sekolah. ternyata itu adalah Arkan dan Akhsan yang baru saja tiba.
"Ini pak.." ucap Arkan yang memberikan uang tiga ratus ribu.
Sopir itu menjawab, "Oke sip, selamat sekolah adik adik.."
Arkan dan Akhsan bertemu Anan, lalu mereka saling berkenalan. "Halo, namaku Arkan... aku Akhsan.."
"Hai, Arkan, Akhsan.. oh iya nama aku Anandita Lestari Fitriana.. kalau boleh aku tau, cara membedakan mana Arkan mana Akhsan bagaimana ya??" tanya Anan.
Arkan menjawab, "Lihat dulu perbedaannya.."
Anan memperhatikan dari ujung kepala hingga ujung kaki, lalu ia menemukan perbedaan antara Arkan dan Akhsan.
"Hmm... dari yang aku lihat sih kalau Arkan pakai kayak alat bantu di telinga.. sejenis airpods begitu dan Akhsan selalu mengenakan kupluk dan memiliki ukuran tinggi badan lebih pendek dari Arkan." jawab Anandita.
Arkan tersenyum, "Benar sekali, kamu masuk kelas mana??" tanya Arkan.
"Yaudah kamu duluan, biar kami kawal dari belakang.." jawab Arkan.
Anan tersenyum, "Yaudah iya, aku duluan ya!!"
"Oke.." jawab Arkan.
Arkan, Anan dan Akhsan masuk ke dalam kelas. lalu mereka bertemu dengan teman teman baru di masa SMP.
"Haii..." sapa Anan.
Arkan dan Akhsan melambaikan tangan, lalu mereka bersalaman dengan Rafi yang merupakan teman baru di kelas itu.
"Halo.." sapa Arkan.
Rafi menjawab, "Hai juga, siapa namanya??" tanya Rafi.
Arkan menjawab, "Namaku Arkan, ini Akhsan.."
Rafi mengangguk, "Ohh iya, salam kenal ya!!"
Arkan menjawab, "Iya.."
Radit sedang berada di ketinggian 40.000 kaki, sementara Achraf melihat pesawat yang dikemudikan ayahnya melintas tepat diatas kepalanya.
"Ayah..." panggil Achraf yang melihat pesawat yang dikemudikan Radit melintas.
Rachel mengelus kepala anaknya itu, "Adik, walaupun bapaknya lagi terbang juga masih bisa ya mengenali walaupun jaraknya sangat jauh."
Achraf masuk ke dalam kelas, lalu Keira keluar dari kelasnya. "Aduh pengen ke toilet lagi, ahh pergi dulu udah enggak tahan soalnya."
Arkan dan Akhsan sedang mengerjakan tugas, tak lama Arkan yang selalu saja tertidur dibangunkan oleh Akhsan.
"Bangun!! kebiasaan tidur mulu antum.." kata Akhsan.
Arkan menjawab, "Whoaammm... iya, tumben nih energi abang udah habis jam segini."
"Cuci muka dulu sana!!"
"Nanti aja, kalau sudah jam istirahat.." jawab Arkan.
Akhsan mengangguk, "Yaudah.."
*****************
...Yuk Like, Vote, Komen.....