
Jam setengah dua siang
Hempasan angin siang hari menerpa Radit dan Ryan yang sedang menyantap nasi padang di warung langganan mereka, namun mereka merasakan angin tersebut terasa tidak enak dan membawa hawa dingin. padahal, cuaca saat itu sedang panas.
"Bu, nanti jam setengah tiga atau jam tiga jika sudah mulai gelap warungnya tutup aja dulu biar tidak kesaweran." pesan Radit.
Bu Yati menjawab, "Baik Den, terimakasih..,"
Setelah menyantap makan siang, Radit dan Ryan membayar makanan itu pada bu Yati. sesaat kemudian, mereka berdiam sejenak sambil beristirahat di depan warung makan.
"Dapet berapa Dit??" tanya Ryan.
Radit menjawab, "Dapat Sembilan ratus, lumayan ada untung sedikit."
Ryan membalas, "Ya gua mah lumayan dapat 500, kebanyakan angkutan makanan kargo gitu.."
"Pantesan, eh tadi lu ketemu sama si Echa??" tanya Radit.
Ryan menjawab, "Iya, dia ketemu lu juga???"
Radit membalas, "Tadi dia tertabrak mobil, sekarang sudah ditangani oleh dokter. sampai saat ini dia belum sadarkan diri, eh by the way bagaimana dengan Indira??"
"Eh iya, kita ke rumah sakit sekarang yuk!!" seru Ryan.
Radit menjawab, "Yaudah ayo.."
Dalam perjalanan ke rumah sakit, cuaca mendadak mendung. langit gelap gulita serta angin berhembus semakin kencang, rintik rintik hujan pun mulai turun.
"Hujan... kita berteduh dulu,.." kata Ryan.
Radit menggaruk kepalanya, "Kan kita bawa mobil, ngapain berteduh??"
"Ehh maaf, lupa.." balas Radit.
Ryan menepuk dahinya, "Dit, Dit... padahal umur masih muda loh.."
Hujan semakin deras, dan angin bertambah kencang. karena jarak pandang terganggu, akhirnya keduanya memilih berteduh di depan sebuah ruko.
"Aduh, kepalaku.." batin Radit dan Ryan saat butiran es menghujam kepala mereka.
Radit duduk di depan ruko tak terpakai itu, "Hujannya deras juga, ada es batu lagi.. pakai sirup dan campuran buah enak nih.."
"Iya, apalagi pake krim kental manis dan dimakan bersama Udang bakar dan kerang hijau tumis bumbu saos padang. dimakannya di pinggir jalan lagi.. beuhh enak.." balas Ryan.
Radit tertawa, "Sudah, perut gua bisa lapar lagi kalau lu bahas soal itu.."
"Lagian lu yang mulai.." gumam Ryan yang bersandar di dinding.
Radit memilih duduk di depan ruko, sambil ia memainkan ponsel miliknya. "Gua enggak mau bersandar ah... takut mengantuk."
"Ah elu enggak dimana juga setiap bersandar pasti tidur.." balas Ryan.
Tak...Tok..tak..tok...
Suara butiran es yang mengenai kaca rumah sakit membuat Indira terbangun dari tidurnya. "Berisik banget!! hujan es ya diluar ya??" tanya Indira.
Ratu menjawab, "Iya, ini si Radit sama Ryan emang dasar ya.. malah berteduh di depan ruko sambil memunguti butiran es yang berjatuhan. "
Lumayan buat bikin Es buah sama Es kelapa di rumah.
Begitulah kira kira isi status whatsapp milik Radit.
"Yuk yang mau bikin Status hujan, sebelum hujannya reda."
tulis Ryan di status whatsapp miliknya.
Indira Khalista : Woii lu pada ngapain mungutin es disitu?? mana enak buat bikin Es Cincau sama Dawet.
Butiran Senja : Hei kalian jangan hujan hujanan, nanti kalian sakit lho..
Ryana Dea : Ryan, Radit... kalian emang dasar kurang kerjaann...
Nadhifa Asyqila Putri : Kak Ryan, bawa pulang es batunya.. buat bikin es krim rasa ayam geprek...
Bintang Raiana Maharani : Kalian manusia manusia gabut, kalau ada masalah sini kita obrolin bareng bareng jangan kayak gitu...
Saat Radit dan Ryan memunguti es batu yang berjatuhan dari langit, sebuah dinding tebing yang berada di seberang ruko itu mendadak mengalami keretakan.
"Hei Dit, ada keretakan... kita bilang ke semua orang disini.." teriak Ryan.
Radit menjawab, "Oke, woi semuanya keluar.. dinding tebing di seberang mengalami keretakan."
"Iyaa.." jawab beberapa orang yang berhamburan keluar dari rumah masing masing.
Beberapa orang pun keluar dari rumah masing masing, sayangnya tebing itu benar benar mengalami longsor dan sebuah pohon raksasa tumbang menimpa ruko di dekatnya.
"Braggghhhh!!!!"
"Aaaa!!!! tolongg!!!"
Radit memastikan keadaan, lalu ia berusha mendekati areal yang tertimpa longsor itu.
"Sulit sekali!!! saatnya menghubungi bantuan.. halo?? terjadi tanah longsor di jalan Sinar Kencana. diharapkan bantuan datang kesini.." perintah Radit.
******
...Yuk Like,Vote, Koment.......