
Setelah batang hidung Ryan tak terlihat lagi, Karyn mengetuk rumah bu Romlah untuk melakukan terapi menenangkan diri dengan pijatan dari bu Romlah.
"Tok...tok...tok.."
"Sebentar, eh.. non Karyn, silakan masuk.. langsung ke lantai satu ya... soalnya kamar treatment ada disana." kata Bu Romlah.
Karyn menjawab, "Baik.."
Karyn berjalan ke lantai satu, ia pun menaiki tangga yang melingkar. kemudian ia masuk ke dalam sebuah kamar dimana sudah disiapkan satu single bed untuk ia terapi nanti.
"Ini kainnya, silahkan ganti baju dulu.." kata bu Romlah.
Karyn menjawab, "Baik bu.."
Setelah ganti baju, Karyn keluar dari kamar mandi lalu ia menjalani pemijatan kaki menggunakan air garam.
"Ini mbak Karyn ya??" tanya Bu Romlah.
Karyn menjawab, "Iya, ibu ini mamanya Andra??"
"Iya Mbak, saya mamanya si Andra. kenapa memangnya??" tanya Bu Romlah.
Karyn menjawab, "Enggak, ibu enggak khawatir punya usaha seperti ini dengan ada anak laki laki yang selalu pulang pergi??"
"Awalnya sih begitu mbak, tapi ya sejak kecil Andra sudah tau kalau ada yang sedang dipijat disini ya dia tidak berani membuka pintu. paling memanggil saja dan bertanya dari luar." jawab Bu Romlah.
Karyn mengangguk, "Ohh begitu.."
"Iya, nah sudah selesai. silakan berbaring tertelungkup di single bed ini." kata Bu Romlah.
"Baik bu.." jawab Karyn yang berbaring di single bed itu, lalu bu Romlah mulai memijat dari kedua kaki menggunakan minyak pala dan minyak kayu putih.
Ryan sedang fokus mengendarai motornya. lalu ia mendapat pesan orderan untuk mengantarkan makanan catering untuk acara ulangtahun sekaligus lamaran seorang wanita berusia 20 tahun atas nama Awaliah..
CS Arini : Siang Mas, saya dari Arini Indah Catering, ini ada pesanan 40 bungkus box makanan konsumsi di acara lamaran atas nama Awaliah.. tolong nanti jemput ya!!!
Ryan Kalong SkyFood : Baik, siap Bu...
Ryan berputar arah ke jalan Kawasan Gang Kembang untuk mengambil pesanan makanan catering, di perjalanan ia bertemu dengan Angga yang sedang mencuci mobilnya.
"Hallo Bro!!" Sapa Ryan.
Angga menjawab, "Halo juga Ryan, ada apa nih??"
"Lu mau kerjaan enggak??" tanya Ryan.
Angga menjawab, "Boleh, apaan tuh.."
"Ini, lu bawa motor gua.. gua pinjam mobil lu, nanti hasil dari gua adalah sekitar lima puluh ke lu.." jawab Ryan.
Angga menjawab, "Yaudah, ini kuncinya.. sini biar gua jinakkan motor gede punya lu."
"Gasskan.." jawab Ryan.
Ryan naik ke mobil, lalu ia melanjutkan perjalanan. setibanya di rumah catering itu, Ryan turun dari mobil lalu mengambil pesanan itu..
Bu Arini menjawab, "Benar, ini 40 boks makanan kira kira berapa ya??"
"200 lah.." jawab Ryan.
Bu Arini mengangguk, "Yaudah,.. ayo pak naikan semua makanannya keatas mobil."
"Baik bu.." jawab karyawan Bu Arini.
Setelah semua boks makanan diangkut ke mobil, dan Ryan sudah menerima bayaran itu. Ryan pun berangkat mengantarkan barang itu.
Ryan memperhatikan alamat yang tertera di aplikasi maps miliknya, dia merasa agak familiar dengan nama alamat rumah yang akan dia tuju.
"Alamatnya kok familiar ya?? tapi siapa.." gumam Ryan.
Setelah setengah jam perjalanan, Ryan memasuki areal cluster yang sangat mewah. ia pun turun dari mobil dan menghampiri pak Satpam.
"Siang pak, saya dari Kalong Skyfood mau mengantar boks makanan ke atas nama Awaliah.
Pak Satpam menjawab, " Baik, sini biar saya bantu menurunkan.. untuk alamatnya benar ada di kedua dari kiri lima jajaran rumah disini."
"Oke.." jawab Ryan.
Ryan, Pak Satpam dan Angga pun membawa bungkusan makanan itu. seorang gadis berusia 13 tahun dan empat kakak sepupu laki lakinya keluar dan menerima barang yang dibawa oleh Ryan.
"Ini kan kak..." gumam gadis itu yang ingin menyebut satu nama, tapi sangat sulit sekali untuk diucapkan.
Ryan dan Angga kembali saling menyerahkan kunci kendaraan masing masing, lalu Ryan memberikan uang 100 ribu pada Angga.
"Nih.. terimakasih.." ucap Ryan.
"Sama sama.." jawab Angga.
Dengan wajah datar, Ryan dan Angga kembali menuju kendaraan masing masing. lalu mereka kembali melanjutkan aktivitasnya.
Di tengah rileksnya Karyn saat bagian punggungnya yang putih dan bersih dipijat oleh Bu Romlah. Karyn melihat chat di ponselnya, ternyata ada pesan dari Ryan.
Ryanku : Kamu ingat tidak sama gadis kecil yang saya bersama Radit dan Tim temani karena saat wisuda sekolah dasar tidak ada satupun anggota keluarganya yang hadir???
Karyn : Iya, setauku namanya Echa..
Ryanku : Ohh iya si Echa, pantesan tadi saya lihat mukanya pengen sebut nama tapi takut salah orang.
Karyn : Yaudah... jangan ganggu aku.. lagi self reward nih...
Ryanku : Yaudahh....
*****
...Yuk Like, Koment, Votes.....
...Maaf nih agak2 telat, Author lagi kurang sehat.....