KalongHunter

KalongHunter
Bab 48 : Perdamaian Ryan dan Indira



Taman Angsa Sinar Jadi


Setibanya di tempat itu, Angga membawa Rara yang matanya tertutup ke sebuah meja yang bertuliskan selamat ulang tahun pada Rara yang ke 17 tahun.


"Kamu mau bawa aku kemana sih??" tanya Rara.


Angga menjawab, "Ikut aja dulu, kamu pasti suka.."


Rara pun duduk di sebuah kursi, Angga pun membuka mata Rara yang tertutup dengan kain merah itu.


"Taraaa!! Selamat ulang tahun Rara!!" ucap Ryan.


Rara terdiam, lalu ia melihat daerah sekitarnya. ia berada di sebuah tempat yang sudah ia idamkan sejak dulu, namun baru terlaksana sekarang.


"Kamu tau darimana aku ulangtahun hari ini dan tahu tempat ini??" tanya Rara.


Angga menjawab, "Begini.."


Flashback sehari yang lalu


Ryan datang ke rumah Angga, lalu ia menemui Angga yang sedang mencuci mobilnya.


"Halo Angga!!" sapa Ryan.


Angga menjawab, "Ada apa Yan??"


"Angga, ini gua transfer lima juta ke lu.. bikin acara kecil yang dirayain lu berdua sama Rara. hal ini gua lakuin semata mata karena Rara itu tetaplah sahabat gua sampai kapanpun." jelas Ryan.


Angga menjawab, "Baik.."


"Ini buat lu tiga juta saldo HamishPay, sebagai upah jika berhasil." pesan Ryan.


Angga menjawab, "Siap, terimakasih.. nanti gua sampaikan.."


Flashback Off


"Kamu sekarang paham kan?? kamu sudah berupaya mencelakai Ryan, orang orang terdekat Ryan.. tapi Ryan masih sayang dan peduli sama kamu.. karena apa?? karena bagaimanapun juga kamu tetap sahabatnya Ryan." jelas Angga yang membuat Rara terduduk lesu di meja yang sudah dirias itu, lalu ia menangis menyesali perbuatannya.


Angga duduk di depan Rara, lalu ia menenangkan gadis itu. "Ra, kamu kan sudah 17 tahun.. kamu sudah dewasa.. cobalah untuk mengerti dan berdamai dengan dirimu sendiri.. saya tahu itu akan sulit.. tapi jika kamu berani membuka mata dan menatap ke depan.. masalah yang pernah kamu dilalui hanya akan jadi cerita saja.. dan kamu bisa menjadi lebih fokus meraih cita cita kamu."


Rara mengangguk, "Iya, aku janji.."


Angga pun mengelus kepala Rara, lalu ia memeluk gadis itu. "Kita hadapi ini semua sama sama ya!!"


"Iya.." jawab Rara.


Radit menambahkan, "Dan sekarang Ryan hanya bisa menyuruh beberapa orang untuk jaga kamu, itu karena dia masih peduli sama kamu.. dan mulai detik ini, janganlah marah marah terus sama Ryan."


Indira mengangguk, "Iya, maafin aku..."


"Sama sama.." jawab Ryan.


Kiran yang melihat Angga memeluk Rara terdiam dan meneteskan air matanya.


"Angga??" tanya Kiran yang menahan perih atas apa yang sudah ia lihat.


Angga tersenyum, "Semoga kamu mengerti Kiran, mulai detik ini.. berhentilah berbuat jahat kepada Ryan dan Rara.. mereka aja bisa berdamai masa kamu enggak??"


Kiran menggelengkan kepalanya, lalu ia berlari meninggalkan tempat itu. "Kiran!!!" sahut Rara.


Angga menahan langkah Rara, "Tidak perlu dikejar, dia masih butuh waktu untuk memahami semua ini."


"Kamu benar Angga.." jawab Rara.


Angga tersenyum, "Yaudah, kita makan berdua saja disini.. kamu pesan aja apa yang kamu mau.."


"Iya, tapi uang darimana??" tanya Rara.


Angga menjawab, "Ryan transfer ke saya 5 juta, lalu beliau kasih saldo HamishPay 3 juta ke saya sebagai upah.. juga ada uang tambahan dari saya yang memang bekerja sebagai tour guide di akhir pekan dan libur panjang."


"Ohh begitu, saking kayanya Ryan.." balas Rara.


"Iya emang.. silakan pesan.." kata Angga.


Rara menulis kerang hijau tumis dan minuman chocolate ice blender. "Ini udah.."


Angga menepuk tangannya..


"Jadi apa prok prok prok.."


Seorang pelayan datang, lalu menerima kertas pesanan milik Rara dan Angga itu.


"Baik mas, ditunggu ya!!" ucap pelayan itu.


"Oke.."


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...Yuk Like, Vote Komen.....