KalongHunter

KalongHunter
Bab 14 : Senja juga punya pendamping



Jam delapan malam


Karena merasa ada yang tidak beres, keluarga pak Kurniaji memilih membatalkan perjodohan Senja karena gadis itu dinilai memiliki sesuatu yang mengeluarkan aura negatif.


"Pak, kami rasa perjodohan ini harus dibatalkan.. sosok Senja yang bapak sebutkan tadi mengeluarkan sesuatu yang membuat kami tidak nyaman.. kalau begitu kami pamit.. permisi.." ucap pak Kurniaji.


Pak Yoga hanya terdiam kebingungan, namun tidak seperti Senja yang memutuskan untuk pergi ke kamarnya.


"Aku kenapa ya??" tanya Senja pada dirinya sendiri sambil menghadap cermin.


Tiba tiba sosok buyut muncul di belakang Senja, kemudian beliau mengelus kepala Senja. "Sing sabar neng, moal aya nu bakal ganggu deui..( Yang sabar ya nak, tidak akan ada yang mengganggu lagi)"


"Kamu siapa??" tanya Senja.


Buyut itu menjawab, "Abdi teh pun indungna nini anjeun.. ( Saya adalah ibunya nenek kamu)"


"Hah??" tanya Senja.


Buyut itu menjelaskan perihal asal muasal dia, "Kamu dan laki laki itu memiliki keterkaitan satu sama lain.. tetaplah bersama laki laki itu, dialah yang akan menjaga kamu hingga kamu harus memulai hidup baru sebagai seorang istri."


"Laki laki?? siapa ya?? Tap..." belum selesai Senja bicara, buyut itu kembali menghilang.


Senja tak mempercayai perihal sosok buyut itu, namun satu hal yang pasti dia adalah anak adopsi dan laki laki yang dimaksud mungkin saudara kembarnya atau ayah kandungnya.


"Laki laki, siapa ya kira kira??" gumam Senja.


Ia memejamkan matanya, lalu ia memilih tidur karena besok masih harus ujian.


Disisi lain, Radit dan Ryan bereksperimen membuat logo di aplikasi komputer miliknya. lalu terciptalah logo bernama Kalong Group.



Ryan bertanya, "Lalu usaha apa yang cocok dengan logo seperti ini??"


Radit menjawab, "Kita membuat usaha pengantaran aja, baik itu angkutan penumpang, kargo dan makanan."


"Berarti cakupannya wilayah sini saja dulu??" tanya Ryan.


Radit menjawab, "Iya... nanti gua bernama Kalong SkyCargo dan lu namanya.. Kalong Food PelaRyan.. singkatan dari pelayanan angkutan oleh Ryan.."


Ryan menjawab, "Nice, berarti kita mulai usaha ini weekend saja dulu??"


"Iya, kalau ada yang bilang kalian itu sekolah aja dulu yang bener.. makanya jawabannya ini, kita senin sampai jumat sekolah.. sabtu minggu kita coba mencari uang sendiri." jawab Radit.


Mama Andari dan mama Tasya menghampiri dua anak laki laki yang sedang bermain komputer untuk melihat aktivitas apa yang mereka lakukan. karena sejak tadi mereka terlihat serius.


"Anak anak, kalian lagi ngapain sih??" tanya mama Andari.


Mama Andari menjawab, "Yaudah mama sama Tante Tasya hanya bisa mendukung kalian, yang penting kalian tetap fokus pada sekolah saja ya.. untuk usaha kalian minimal di akhir pekan dulu."


"Baik ma.." jawab Radit.


**********


Jam menunjukan setengah empat pagi, Radit membuka matanya perlahan saat merasakan ada hembusan nafas yang berada di dekatnya.


"Aduh, Bintang.. pake pindah kesini!!" batin Radit.


Dengan susah payah Radit melepaskan diri dari pelukana adik kesayangannya itu, lalu ia beranjak dari tempat tidur untuk melaksanakan shalat tahajjud lalu nantinya dilanjut shalat subuh berjamaah di masjid pondok.


Disisi lain, Brenda yang masih terbaring di rumah sakit mulai membuka matanya dan melihat sekeliling. ternyata ada Dea yang sedang melaksanakan shalat tahajjud sebelum nantinya shalat subuh.


"Deaa!!" panggil Brenda.


Dea langsung bangkit dari duduknya, lalu ia memanggil dokter sambil melepas mukena yang ia kenakan.


"Dok..." panggil Dea.


Dr Arfan datang lalu ia segera mengecek kondisi Brenda.


"Sabar ya Brenda.." pesan Dea.


Dea menunggu diluar ruangan, lalu Ryan menghubungi dirinya perihal perkembangan keadaan Brenda.


Ryan Ramadhan XS A : Dea, gimana perkembangan Brenda??


Ryana Dea Ramadhani XA C : Tadi dia siuman, sekarang lagi di tangani oleh dokter


Ryan Ramadhan XS A : Alhamdulillah, kamu udah sarapan belum??


Ryana Dea Ramadhani : Belum..


Ryan Ramadhan XS A : Yaudah, nanti sekalian saya ke sekolah.. saya kesana dulu antar sarapan.. mau ketoprak atau bubur ayam??


Ryana Dea Ramadhani : Terserah kamu aja,.. terimakasih ya Ryan..


Ryan Ramadhan XS A : Sama sama..


Ryan pun berangkat ke Masjid menyusul Radit yang sudah kesana lebih dulu.


***************


...Yuk Like, Vote dan Komen...