KalongHunter

KalongHunter
Bab 53 : Berkas Radit ( Easter Egg)



Kembali ke laptop, eh maksudnya kisah Radit dan Senja.


Jam setengah delapan pagi


Radit, Ryan, Agung, Daniel dan Andra masuk ke dalam kelas. mereka pun disambut oleh Senja dan beberapa anak lainnya.


"Halo Radit, itu muka kamu kenapa??" tanya Senja pada Radit yang wajahnya diplester.


Radit menjawab, "Biasalah, namanya juga laki laki.. olahraga sedikit."


Senja memperhatikan wajah Radit yang agak lebam itu, "Tapi ini parah banget lho!! emang enggak kerasa sakit??"


Radit menjawab, "Sejujurnya sakit sih, tapi ya namanya sudah ditangani.. aman lah!!" gumam Radit.


Senja mengangguk, "Yaudah, nih si Rara pengen bertanya soal Kiran."


Rara menyambung, "Iya, bagaimana kondisinya??" tanya Rara.


Radit menggelengkan kepalanya, "Kiran kan ada, kenapa kalian enggak bertanya langsung saja pada beliau??"


Rara terdiam, "Benar juga, yaudah aku tanyain langsung ke Kiran."


Kiran yang baru muncul dari belakang Radit langsung dihujani pertanyaan oleh Senja dan Rara.


"Kiran, kamu semalam cerita apa ke Radit dan anak anak lainnya??" tanya Rara.


Kiran menjawab, "Aku dulu sempat mengalami ya something sebelum SMP. nah aku sebenarnya sudah melapor ke mama dan rencananya akan membawa hal itu ke polisi. cuman saat itu beberapa warga, serta pihak pelaku menyarankan agar diselesaikan dengan baik baik dan tidak usah melapor ke polisi. dan sejak saat itulah aku sebenarnya ada dibawah kekuasaan mereka." gumam Kiran.


Senja dan Rara mengangguk, "Ohh begitu, yaudah ayo duduk.. sebentar lagi jam pelajaran dimulai."


"Oke.." jawab Kiran.


Saat jam istirahat, Senja menghampiri Radit yang sedang melakukan ritualnya yaitu tidur karena semalam ia begadang hingga jam tiga pagi.


"Dit, bangun dong!! ada yang mau aku bicarakan sama kamu.." kata Senja.


Radit membuka matanya, "Apaan?? silakan saja.. saya dengarkan kok.."


Senja menjawab,"Ini aku baca novel buatan kamu, kok di akun kamu ada file yang belum selesai?? ada kendala emang??"


Senja mengangguk, "Ohh begitu, yaudah aku bantuin buat bikin endingnya ya!!"


"Iya, boleh.. nanti kirim ke email saya.." jawab Radit..


Senja tersenyum, "Oke Dit.."


Radit meneruskan aktivitas tidurnya, Senja pun kembali menemui anak anak lainnya yang sedang berbincang.


"Halo, Ryannya ada gak??" tanya Raina dan Dea.


Senja menjawab, "Ada, tuh lagi pada tidur.. kesini aja!!"


Ryan membuka matanya, "Ya, ada apa??"


Dea menghampiri Ryan, lalu ia memperhatikan wajah Ryan yang nampak lebam dan penuh dengan luka.


"Wajah kamu kenapa Yan??" tanya Dea.


Ryan menjawab, "Biasalah namanya juga anak laki laki.."


"Ya enggak sampai lebam begini dong yan!! kamu perhatikan juga keselamatan kamu!!" pesan Dea.


Ryan menjawab, "Iya, ini enggak apa apa kok.. jangan khawatir."


"Yan, aku tau.. kamu sering menolong orang.. tapi ada caranya Yan.. jangan sampai membuat eajah kamu lebam seperti ini." pesan Raina.


Ryan tersenyum, "Yaudah iya, maafin Iyan.. sekarang kalian berdua kembali saja ke kelas kalian karena sebentar lagi jam selanjutnya akan dimulai."


"Iya, ingat ya Yan.. keselamatan kamu.." pesan Dea dan Raina.


Ryan menjawab, "Iyaa..."


***************


...Yuk Like,Vote, Komen......