KalongHunter

KalongHunter
Bab 41 : Kesedihan Echa



Jam setengah sebelas siang


Radit sedang melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang, saat melintasi areal depan rumah Andra ia melihat Karyn yang baru keluar dari rumah sahabatnya itu. “Teriamakasih sudah kesini ya mbak Karyn..”


“Sama sama, terimakasih terapi pijatnya ya bu..” jawab Karyn sambil melangkahkan kakinya ke areal gerbang depan rumah Andra.


Radit menghentikan mobilnya, lalu ia membuka kaca mobilnya untuk menawarkan angkutan kepada Karyn. “Halo mbak, bareng enggak??”


Karyn membalas,”Radit?? Boleh, tapi bayarnya mahal enggak??” tanya Karyn.


Radit menjawab,”semampu kamu aja, soalnya saya sebenarnya pengangkut kargo bukan penumpang. Tapi karena kamu lagi ada disini, yaudah saya ajak aja..”


Karyn tersenyum,”kamu baru pulang bawa angkutan?” tanya Karyn Ramah.


Radit menjawab,”Iya, tadi habis bawa orang pindah rumah. Kamu naik saja dulu, nanti kita lanjut sambil jalan.”


Karyn menaiki bagian belakang sopir mobil Ford Ranger milik Radit, setelah ia menutup pintu barulah Radit menancapkan gas mobilnya untuk mengantar pulang Karyn.


“Ryn, maaf nih.. kamu dari rumah Andra habis treatment ya??” tanya Radit.


Karyn menjawab,”Iya, kamu merasa terganggu bukan”


Radit membalas,”Enggak, ini pantesan dari tadi kok kayak ada bau minyak pala sama minyak kayu putih. Ternyata kamu habis treatment ya??”


“Iya, lagian aku belum mandi lagi.. nanti aja dirumah mandinya.” Jawab Karyn.


Radit mengangguk,”Ohh begitu…”


Di rumahnya, Echa memperhatikan sebuah album foto dimana dirinya berfoto Bersama Radit dan teman teman karang Taruna saat ia wisuda satu tahun lalu. Ia merasa sedih karena tak ada satupun dari keluarganya datang menemani dirinya bahkan nenek kakeknya sekalipun.


Flashback satu tahun lalu


Echa melihat kesana kemari memperhatikan orang orang di sekitar areal sekolahnya, berharap ada salah satu dari keluarga besarnya datang menemani dirinya. Namun sayang, tidak ada satupun dari keluarganya datang menemani dirinya. Lantas, ia pun meneteskan air matanya karena sedih atas perilaku tak adil itu.


“Mamaaa!!papa!! kalian dimana?? Kak Dara!! Kak Wina!! Kok kalian tidak ada disini?? Aku ingin kalian melihat aku mendapatkan medali juara kelas dan juara olimpiade. Apakah kalian tidak senang aku sukses??” tanya Echa.


Radit yang saat itu ketua Karang Taruna Komplek Sinar Indah dan kebetulan datang menemani Bintang dan Pagi yang saat itu sedang wisuda. Meminta salah satu anggota karang Taruna Putri untuk mendampingi Echa.


Nesya menjawab,”Baik Dit..”


Nesya dan beberapa anggota lainnya menghampiri gadis itu, lalu mereka menghibur dan Kembali mengajak Echa ke areal khusus siswa yang akan wisuda. “Dek, ayo kembali ke tempat kamu, jangan khawatir.. kita semua ada disini buat kamu..”


Echa berbalik, lalu memeluk Nesya..”Kenapa sih mama,papa dan kedua kakakku tidak sayang sama aku?” tanya Echa.


Nesya menjawab,”Tidak dek, mereka pasti sayang sama kamu.. mungkin mereka sibuk.. sekarang kamu Kembali ke tempat kamu. Dan setelah acara ini selesai, Radit dan Ryan akan mentraktir kamu.”


Echa menjawab,”Iya..”


Echa pun Kembali ke tempat duduk khusus siswa wisuda.


Flashback off


Echa terkejut saat pintu kamarnya terbuka, ternyata Dara kakaknya datang untuk mengajaknya makan siang Bersama. “Dek, makan siang yuk!!”


Echa berjalan menghampiri Dara, lalu ia mengusir kakaknya itu dari kamarnya. Sama persis seperti apa yang dilakukan oleh Radit saat menyelamatkan Ryan. “Kakak jangan coba coba masuk ke daerah teritorialku, kakak kalau mau makan silakan saja.. jangan ajak aku.. nanti aku bisa makan sendiri.”


Dara menghampiri Echa,”Dek, kamu kenapa sih bersikap seperti ini??” tanya Dara.


Echa menjawab,”kakak tidak sayang kan sama aku?? Kalau kakak, kak Wina dan mama papa sudah tidak sayang sama aku. Lebih baik izinkan aku pergi dari sini, aku akan minta tolong sama kak Radit untuk mencarikan aku rumah baru.”


Dara meneteskan air matanya,”Dek, kakak bisa jelasin semuanya..”


Echa melayangkan tamparan kepada Dara.


Prakkkkkk!!!!!


Echa berlari keluar, lalu ia berusaha mencari Radit karena ia sudah tak tahan dengan perilaku kedua orangtuanya.


Dannn…


... ...


...Yuk Like,Vote dan Koment…....