
Radit sedang membuat video cinematic miliknya, sebelum ia kembali terbang pada esok hari. tak lama Senja datang bersama Indra suaminya lalu masuk ke dalam kantornya.
"Assalamualaikum, Radit.." ucap Senja yang datang bersama suaminya.
Radit menjawab, "Waalaikumsallam, silakan masuk.. kira kira jadinya mau ambil yang tanggal berapa??"
Senja dan suaminya duduk, lalu melihat lihat daftar paket perjalanan pariwisata yang akan mereka sewa.
"Hmm... yang ini aja mas??" tanya Senja.
Indra menunjuk salah satu paket perjalanan, "Yang ini aja, pake medium bus. toh rombongan kita tidak terlalu banyak.. dan sesuaikan sama budget kita yang hanya ada 9 juta."
Radit tersenyum, "Ohh kalau yang medium sih minggu ini sama besok aman.. tergantung kalian aja pilihnya hari apa.."
"Minggu ini aja deh.. harganya berapa Dit??" tanya Senja.
Radit menjawab, "Empat juta lima ratus, rinciannya yaitu untuk bayar tol, snack, sopir sama Armada. kalau ke perusahaannya sih yang sisanya itu.."
Senja mengangguk, "Ohh, berarti pembayaran mulai kapan??"
Radit menjawab, "Ada beberapa yang pas hari perjalanan, ada juga yang langsung dari sekarang untuk pembayaran ke perusahaan."
"Oke, berarti saya bayar pake transfer Eh Bangkong aja ya!!" tanya Indra.
Radit menjawab, "Silakan Scan disini.."
"Oke sip sudah, terimakasih ya mas Radit.. nanti penjemputan di pom bensin komplek sebelah.." ucap Indra.
Radit menjawab, "Siap, nanti hubungi saja pak Drivernya atas nama Hendro Sumandro ya!!"
"Oke... siap, kalau begitu kami berdua pamit dulu ya!!" ucap Indra dan Senja.
Radit menjawab, "Iya, lagian saya lagi banyak kerjaan juga.. terimakasih sudah mempercayakan rencana perjalanan ke tempat Radit, Senja."
Senja menjawab, "Sama sama, kita pulang dulu ya.. dahh!!!"
"Oke.."
Radit kembali ke kamar, lalu ia menemui Rachel yang sedang duduk sambil memperhatikan sebuah kotak yang isinya sebuah test pack yang sudah ceklis dua ehh maksudnya garis dua.
"Lagi liatin apa Rachel??" tanya Radit.
"Buka aja, semoga kamu siap.." gumam Rachel.
Radit membuka kotak itu, lalu ia terdiam saat melihat sebuah test pack sudah bergaris dua yang menandakan sudah ada calon buah hati di dalam perut Rachel.
"Halo Ayah.." tulis Rachel dalam kotak itu yang membuat Radit berlutut lalu memeluk Rachel erat karena sebentar lagi mereka akan jadi orangtua.
Radit tersenyum bahagia sambil terus menatap test pack itu, lalu ia mencium kening Rachel dan memintanya untuk tidak melakukan hal yang berat dulu.
"Sesuai janji kamu saat kita menikah dua bulan lalu, diumurku yang baru 18 punya anak belum jadi prioritas tapi jika sudah diamanahkan syukur alhamdulillah." kata Rachel.
Radit mengangguk, "Kita jalani ini bersama sama.."
"Iya.." jawab Rachel yang juga berbahagia karena sebentar lagi akan menjadi seorang ibu.
Sembilan bulan kemudian
Setelah berbagai macam program seperti USG, senam kehamilan dan kegiatan lainnya. akhirnya Rachel melahirkan di sebuah rumah sakit ternama di Kota Baru. setelah dibersihkan oleh tim dokter, barulah dua sosok bayi kembar laki laki itu pun kemudian dipegang oleh Rachel dan Radit.
"Dit, mukanya mirip kamu semua.." gumam Rachel.
Radit membalas, "Lah itu hidungnya mirip kamu.."
"Kira kira mau dikasih nama apa?? apa mau pakai yang sudah kamu siapin??" tanya Rachel.
Radit menjawab, "Mereka akan bernama Arkan Febrian Raditya dan Akhsan Febrian Raditya.. mungkin anak kedua kita nanti bisa pakai nama dari kamu."
Rachel tersenyum, "Yaudah, sehat terus ya de.. nih biar dapat penanganan dari dokter dulu."
"Yaudah nih.." ucap Radit yang menyerahkan bayinya ke tim dokter untuk penanganan lebih lanjut.
Hari demi hari dilalui oleh Radit dan Rachel dalam membesarkan dua anak kembar laki lakinya itu. hingga saat Arkan dan Akhsan berumur satu setengah tahun, Rachel kembali mengandung dan setelah dicek ternyata ada satu calon bayi berjenis kelamin perempuan.
**************
Inilah Awal mula Kalong Hunter 2 : Rewrite The Stars
...Yuk Like,Vote dan tetap dukung Novel ini.....