
** 19 tahun kemudian **
"Aaaa!!" teriak Melodi dari kamarnya.
"Ada apa?" tanya Dara.
"Ayah di mana, bunda?" tanya Melodi.
"Ayah ada di cafe sama paman Toni." jawab Dara.
"Kakek dimana?" tanya Melodi kembali.
"Kakek di rumahnya." jawab Dara.
"Si cerewet Zaky mana?" tanya Melodi kembali.
"Ya Allah Melodi, kok kamu tanya terus. bunda lagi masak!" bentak Dara.
"Ya Allah bunda, Kenapa sih harus marah-marah. nggak bisa pelan dikit apa melodi juga cuma tanya kok." jawab Melodi sambil tersenyum kemudian mencari keberadaan adiknya yang hanya selisih 2 tahun tersebut.
"Bunda." Panggil Melodi.
"Ada apa lagi." jawab Dara.
"Bunda, melodi Mau keluar sebentar pakai motor. Bunda nggak nitip apa-apa?" tanya Melodi.
"Memangnya kamu mau ke mana?" tanya Dara.
"Melodi mau ke tempat ayah, mau membicarakan sesuatu." jawab Melodi.
"Memangnya kamu ingin membicarakan masalah apa, Kok kelihatannya serius banget?" tanya Dara.
"Ya nggak apa-apa sih bunda, cuma mau bicara serius aja. memang kenapa sih Bunda?" tanya Melodi.
"Kamu ini Melodi, selalu saja membuat masalah. apa kamu tidak bisa sedikit aja Diam kemudian berbicara cantik." ucap Dara sembari menatap Sang Putri.
kehidupan tidak selamanya indah, kehidupan tidak selamanya berakhir dengan semua perasaan. cerita cinta selalu saja indah namun terkadang cerita cinta itu hanya sebuah kiasan semata.
Dara dan Bastian sudah mendapatkan kebahagiaan sekarang anak-anaknya sudah dewasa dengan semua cerita cinta mereka semuanya. Bastian sukses menjadi seorang pengusaha cafe dengan puluhan bahkan ratusan cabang di Indonesia, sedangkan Dara tentu saja wanita itu sukses menjadi seorang desainer pakaian. kehidupan Dara terkadang dipenuhi dengan semua cerita Cinta, terkadang dipenuhi dengan semua perasaan yang selalu bercampur aduk.
Di salah satu Cafe milik Bastian terlihat pria itu sudah bersama dengan Tony, mereka memutuskan untuk keluar dari misi penyelamatan. Bastian dan Tony ingin hidup bahagia bersama dengan keluarganya, menjalani masa tua dengan semua kebahagiaan bukan dengan mimpi buruk yang selalu mereka hadapi. ketakutan akan kehilangan keluarganya terkadang membuat dua pria itu berpikir seribu kali.
Siang itu ternyata melodi janjian sama seorang pria di salah satu Cafe milik ayahnya, seorang pengusaha muda sekaligus seorang pria dengan semua mimpi dan cita-citanya.
"Ayah!!" seru Melodi.
"Aku ada janjian dengan seseorang di sini, Ayah." jawab Melodi.
"Sama siapa?" tanya Tony.
"Sama seseorang dong Paman." jawab Melodi.
"Pasti cowok ya?" tanya Tony yang membuat melodi tersenyum.
"Sudahlah Toni, lagi pula putriku kan sudah berusia 19 tahun. dia sudah dewasa mau pacaran juga tidak apa-apa." ucap Bastian yang membuat Toni mencibir kan bibirnya.
"Oh ya paman, Bagaimana kabar putra dan putri paman. katanya Putri Paman sudah menikah?" tanya Melodi.
"Kamu tahu kan Putri Paman sudah menikah sekarang dia tinggal di Amerika sama suaminya, katanya di sana mau menjadi bule." jawab Toni.
"Enak lho Paman, kalau berada di Amerika English speaking English speaking gitu." canda Melodi.
Toni sedikit memanyunkan bibirnya. "Pulang-pulang pakai bahasa Inggris, ayahnya di ajak bicara bahasa Inggris lama-lama kunci inggris di rumahku iku mau tak suruh bawa pulang ke Amerika sana." gerutu Toni yang membuat Bastian hanya tersenyum.
"Jangan seperti itu Toni, lagi pula putrimu itu adalah wanita luar biasa kan." ucap Bastian yang membuat Toni menganggukkan kepalanya.
"Kari ini cerita itu mungkin tidak berakhir di sini namun terkadang cerita itu begitu panjang dan begitu rumit, sekitar beberapa menit kemudian seorang pria nampak memasuki Cafe milik Bastian. seorang pria yang mungkin usianya sekitar 25 tahun, tatapan mata Toni menatap pria itu Sedangkan Bastian tentu saja pria itu melihat pacar putrinya dari atas sampai bawah.
"Kelihatannya pria itu bukan pria baik deh, Bastian." ucap Tony.
"Kita lihat saja." jawab Bastian yang kemudian menatap kekasih putrinya dengan tatapan mata yang penuh dengan pertanyaan luar biasa. Bastian tidak akan membiarkan siapapun berusaha untuk mengganggu keluarganya, jika ada seorang pria yang berusaha mengganggu putrinya maka dia harus berhadapan dengan mantan pemimpin tim elit 8.
** bersambung **
mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.
- my little wife
- Isteri kesayangan tuan besar
- ku balas pengkhianatan mu
- Mawar hitam berduri
- I love you uncle Bastian
- Terlempar ke dimensi kerajaan