I LOVE YOU UNCLE BASTIAN

I LOVE YOU UNCLE BASTIAN
Di kejar preman



"Hallo cewek kere!!!" seru para siswa yang satu sekolah Dara .


Begitu banyak siswa yang selalu menghujat Dara saat berada di sekolah, karena status Dara yang hanya anak angkat atau gadis yang menumpang di rumah Bastian.


"Memang gue pikirin kalian menghinaku seperti itu." ucap Dara yang terlihat mengayuh sepedanya masuk ke dalam lingkungan sekolah.


Dara adalah seorang siswa yang memiliki begitu banyak prestasi, karena hal itu Dara mendapatkan beasiswa dari sekolah, salah satu guru nampak menatap Dara yang ada di depan sekolah.


"Terkadang aku kasihan banget sama itu cewek." ucap seorang guru pria.


"Mau bagaimana lagi, sekolah ini memang adalah sekolah orang-orang kaya. tentu saja Gadis itu harus bertahan karena semua cibiran teman-temannya." ucap guru yang lain.


Beberapa jam kemudian Dara sudah selesai di sekolah, Gadis itu kemudian pergi ke tempat kerjanya. saat berada di jalan terlihat dara mengayuh sepedanya seperti biasa.


"Berhenti!" teriak beberapa pria yang sudah menghentikan Dara.


"Kalian ini kenapa menghentikanku?" tanya Dara kepada 4 pria yang sudah menghentikannya.


"Serahkan uangmu pada kami." jawab 4 pria tersebut.


"Ngapain juga aku harus menyerahkan uangku, kalian kira kalian itu bapakku." jawab Dara.


"Jangan banyak bicara, cepat kamu serahkan uangmu itu!" teriak beberapa pria kembali.


Dara melihat 4 pria yang selalu memalak orang-orang yang lewat di tempat itu. "Kenapa juga aku harus memberikan uang kepada kalian." ucap Dara.


"Kamu ini ngeyel terus, apa kamu mau aku menamparmu!!" seru Dara.


Para preman tidak ingin duduk diam saat melihat dirinya dipermainkan seperti itu oleh gadis muda itu.


"Dasar, cepat serahkan uangmu!" seru para preman.


"Dengar ya, kalian kira aku takut sama kalian. Aku tidak akan pernah takut sama kalian!" seru Dara.


4 pria yang mendengar perkataan Dara seolah mereka di permainkan oleh gadis muda yang ada di depannya itu. "Cepat serahkan uangmu!" teriak 4 preman.


"Nggak mau, aku kan sudah bilang. Memangnya kalian itu bapakku menyuruhku memberikan uang pada kalian." jawab Dara.


Perdebatan mereka akhirnya berlanjut pada dua pria yang berusaha untuk menarik tas yang dibawa oleh Dara, gadis muda itu mencoba untuk mempertahankan tas yang dia bawa.


"Kalau kalian mengira aku ini wanita lemah Kalian salah!" seru Dara. salah satu kaki Dara langsung ditendangkan ke arah salah satu pria. tentu saja si pria langsung terjatuh.


"Dasar anak kecil sialan!!" teriak beberapa pria .


"Kalianlah yang sialan, dasar copet, dasar pemalak." jawab Dara.


4 pria itu akhirnya sudah kehabisan kata-kata, dengan segera empat pria itu menarik darah ke suatu tempat.


"Lepaskan aku, lepaskan aku!" teriak Dara.


"Lihat aja kami akan memberikan pelajaran kepada mu!" seru beberapa pria.


Dara tidak akan membiarkan dirinya dilecehkan oleh pria-pria itu, dengan segera gadis muda itu langsung mengangkat tangannya dan meninju wajah pria itu. terjadilah perkelahian antara siswa dan para preman.


HYAAAA!!!!


teriak Dara yang sudah mulai melawan 4 pria itu, seorang gadis muda sendirian akan memberikan pelajaran kepada empat pria yang berusaha untuk mengambil tas yang dia bawa


BUK...


BUK...


JEDAK..


BRAKKK...


"Kalian kira Aku ini lemah apa." ucap Dara.


Tak ada kata-kata yang bisa diucapkan oleh para preman itu. " Kejar dia!" seru para preman yang sudah mengejar Dara .


"Lari!!!" seru Dara yang berlari sekencang mungkin.


"Berhenti!!" seru para preman.


Langkah kaki Dara berlari sekencang mungkin, gadis muda itu terlihat berlari ke jalan raya. saat berada di tikungan jalan tanpa sengaja sebuah mobil menyenggol darah hingga Gadis itu terjatuh.


BUK..


sebuah mobil hitam tanpa sengaja menabrak Dara.


"Hentikan mobilnya!" seru seorang pria yang melihat sopirnya menabrak seorang.


"Apa yang kamu lakukan, apa yang tadi kamu tabrak?!" teriak seorang pria.


"Maafkan saya, tuan. saya tidak sengaja menabrak orang itu. orang itu tiba-tiba keluar." jawab sopir.


"Cepat kamu turun, lihat apa yang terjadi sama dia!" perintah si majikan.


Akhirnya si sopir keluar untuk melihat Siapa yang sudah dia tabrak tadi, tatapan matanya menatap seorang gadis muda yang tersungkur di jalanan sembari memegang kakinya.


"Kamu tidak apa-apa, gadis kecil?" tanya sopir kepada Dara.


Paman Ini apaan sih, menyupir Kok tidak melihat arah jalan." bentak Dara dengan nada yang sangat marah.


"Seharusnya paman yang bilang sama kamu, Kamu ini berlari Kok tidak jalan, ini jalan raya!" bentak si supir.


"Ya paman yang salah, ini jalanan kan rame ngapain juga ngebut-ngebut." Dara yang terus membela dirinya, tatapan mata seorang pria yang ada di dalam mobil nampak menangkap seorang gadis muda bersama dengan sopirnya yang sedang berdebat.


Tak berselang lama 4 preman yang mengejar darah nampak terhenti. "Berhenti Bos." ucap seorang preman.


"Cepat kita tangkap gadis itu." pinta preman yang lain.


"Jangan Bos, lihatlah wanita itu sedang bersama dengan seseorang. kalau kita ke sana bisa-bisa kita akan dilaporkan polisi." ucap preman yang lain.


Akhirnya keempat preman itu nampak terdiam tidak jauh dari Dara. mereka terlihat menatap gadis muda yang akan mereka copet itu malah bertengkar dengan seorang pria di jalanan. karena sopir yang menyenggol Dara terus mengayel..hal itu membuat Dara menghembuskan nafasnya dengan sangat kasar.


Sesaat kemudian Dara menoleh dan menatap empat pria yang tadi berusaha untuk mencopet dirinya.


"Paman, Paman Lihat Mereka kan? mereka itu yang mengejar aku hingga aku Paman tabrak." ucap Dara.


'Maksudmu?" tanya si sopir.


"Paman bantu aku untuk menangkap mereka, mereka itu mencoba memperkosaku, Paman." ucap Dara.


Setelah itu akhirnya terjadilah kejar mengejar antara pak supir dan preman, Terlihat pak supir menelepon polisi dan mengabarkan ada seorang gadis muda yang hendak diperkosa oleh beberapa preman. setelah perkelahian itu akhirnya Dara bersama Pak polisi juga 4 preman itu pergi ke kantor polisi. Sedangkan Pak sopir dan majikannya yang tadi menyenggol Dara mereka sudah pergi.


"Kamu telepon orang tuamu dan suruh mereka untuk menjemputmu di sini." pinta pak polisi.


"Ngapain sih Pak, aku bisa pulang sendiri kok." jawab Dara.


"Kalau kamu masih tetap ngeyel pak polisi nggak bakal bolehin kamu pulang." ucap pak polisi.


"Pak polisi ini nyebelin banget deh." ucap Dara.


"Cepat." pinta Pak polisi.


"Pak polisi ganteng, yang tampan yang baik yang ramah dan pasti punya istri yang cantik...,ngapain sih Aku tidak di lepasin, Pak?" tanya Dara.


"Kamu itu habis dikejar-kejar oleh para preman ini, pak polisi mau menyelamatkanmu. maka dari itu cepat telepon orang tuamu." ucap pak polisi dengan nada yang sedikit kesal.


"Bapak ini ngeyel banget sih." ucap Dara yang kemudian meminta pak polisi untuk menelpon rumah Bastian.


** bersambung **


mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.


- my little wife


- Isteri kesayangan tuan besar


- ku balas pengkhianatan mu


- Mawar hitam berduri


- I love you uncle Bastian