I LOVE YOU UNCLE BASTIAN

I LOVE YOU UNCLE BASTIAN
Kamulah ragaku



Pak Rusdi dan yang lain benar-benar begitu tersentuh dengan semua kata-kata yang diucapkan oleh Dara, gadis yang selalu hidup sendirian bertahan dengan semua luka yang diberikan oleh ibunya. bertemu dengan seorang pria yang menganggapnya sebagai seorang putri, membesarkannya dan memberikan dia pelajaran hidup.


Dara benar-benar sudah belajar mengenai arti kehidupan, Pak Rusdi begitu bangga dengan putrinya tersebut. tanpa sengaja air mata itu berlinang terus menerus ketika putrinya mampu menerima seluruh kondisi yang alami oleh Bastian.


"Sudah-sudah, Ayo kita masuk." ucap Pak Rusdi yang kemudian meminta Dara dan Bastian untuk masuk.


Bastian menggenggam tangan Dara dengan begitu erat, Walaupun ada rasa takut di dalam hati Bastian tapi wanita pria itu yakin kalau Dara bukanlah wanita yang akan melukai dirinya.


Di tempat lain seorang wanita benar-benar sangat kebingungan dengan semua yang telah dia lakukan. terlihat Bu Sri tidak bermaksud untuk mencelakai Bastian, sebenarnya wanita itu pulang dalam kondisi mabuk karena dia tiba-tiba diceraikan oleh suaminya. setiap malam Bu Sri memikirkan mengenai bagaimana kondisi dari pria itu, Bu Sri terus memikirkan Bagaimana keadaan Bastian.


Bu Sri tidak tahu apa yang harus dia lakukan, Dia hanya mampu bertahan di dalam ruangan yang gelap. rumah tangganya sudah hancur putranya sudah meninggal karena tidak mendapatkan donor jantung. golongan darah putri putra Bu Sri benar-benar sangat langka, golongan Dara itu bahkan tidak sama dengan Dara. Hal itu membuat suami Bu Sri mengira kalau wanita itu berselingkuh di luaran sana.


"Hiks..., hiks...," tangis seorang wanita yang terus merasakan penderitaan. dia sudah hancur dengan semua yang terjadi, semua kekayaan yang begitu dia banggakan Sekarang sudah hilang tanpa tersisa.


Bu Sri tidak tahu apa yang harus dia lakukan, Dia sudah kehilangan semuanya tanpa tersisa sama sekali. walaupun begitu suami Bu Sri tidak membiarkan istrinya menjadi gembel dia memberinya tunjangan perceraian dan memberinya rumah mewah yang ditempati. Bu Sri berharap mempunyai kebahagiaan namun yang dia dapatkan malah dia sudah kehilangan semua yang dia miliki.


"Aku tidak seharusnya hancur seperti ini, aku seharusnya mendapatkan kebahagiaan. aku benar-benar tidak ingin hidup seperti ini, aku ingin ada seseorang yang menghargaiku."'ucap Bu Sri sembari menangis tersedu-sedu. rumah megah namun tidak ada keluarga sama sekali semuanya benar-benar seperti kebohongan yang begitu luar biasa.


Kembali ke tempat Bastian terlihat Bastian terus menatap Dara, pria itu harus meyakinkan dirinya kalau kekasih hatinya itu tidak jijik dengan kondisinya. "Ada apa Om?" tanya Dara sembari menatap wajah Bastian.


"Apa kamu benar-benar tidak jijik dengan wajahku?" tanya Bastian.


"Memangnya kenapa wajahmu? Apakah ada yang terjadi dengan wajahmu?" tanya Dara sambil tersenyum kepada Bastian.


"Aku tidak sedang bercanda, Dara. Lihatlah wajahku tidak setampan dulu, banyak luka yang sudah menutupi wajah ini." jawab Bastian.


"Memangnya kenapa, Apa salahnya jika wajahmu seperti itu om. tidak ada bukan? aku sudah bilang padamu kalau aku jatuh cinta padamu bukan karena wajahmu. Aku mencintaimu karena kau adalah bagian dari hidupku." jawab Dara.


"Kalau aku bagian dari hidupmu Kamu adalah ragaku." ucap Bastian yang kemudian tersenyum


Beberapa hari Dara tinggal di tempat itu, wanita itu meminta Bastian kembali ke Jakarta untuk mengelola beberapa pekerjaannya. "Apa kamu tidak malu jika bersamaku dengan kondisi seperti ini?" tanya Bastian.


"Ayo kita menikah, Ayo kita mengarungi rumah tangga ini berdua. tidak apa-apa jika kita belum bisa menikah secara negara, Ayo kita menikah secara agama dahulu setelah itu ketika sampai di Jakarta Ayo kita mengurus pernikahan kita di catatan sipil." ucap Dara yang membuat Bastian langsung terkejut. bahkan pria itu yang hendak minum itu seketika dia langsung tersedak.


UHUK..


UHUK..


"Maksudmu, Dara?" tanya Bastian.


"Ayo kita menikah Om, tidak apa-apa jika kita menikah siri dahulu. setelah kita di Jakarta Ayo kita ke KUA." ucap Dara yang membuat Bastian benar-benar terkejut luar biasa.


"Dara, pernikahan itu bukan sebuah permainan. pernikahan itu untuk seumur hidup, Apa kamu yakin mau bertahan denganku dalam kondisi seperti ini?" tanya Bastian.


"Om pernah bilang Om akan bertahan untuk menungguku, Aku mengatakan siap bukan? Lalu kenapa sekarang Om menjilat ludah Om sendiri, ayo kita menikah aku akan menjagamu dan kau akan merawatku, Bagaimana?" tanya Dara yang membuat Bastian langsung diam membeku.


"Jangan seperti itu dong Mas, Tentu saja aku mau menikahi Dara. aku akan meminta salah satu temanku mengurus berkas-berkas pernikahan kami." ucap Bastian.


Beberapa hari kemudian Bastian dan Dara benar-benar melakukan persiapan pernikahan, Bastian masih belum berani keluar dan menunjukkan dirinya. pria itu takut Dara malu dengan kondisinya, Namun bukan Dara namanya Jika dia menyerah dengan semua keadaannya.


"Ada apa Om?" tanya Dara.


"Om tadi mendapatkan telepon dari salah satu teman yang mengatakan Om bisa dioperasi di Korea." ucap Bastian.


Maksud Om?" tanya Dara. temanku menawarkan melakukan operasi perbaikan wajah Om di Korea." jawab Bastian.


"Lalu, Om menjawab apa?" tanya Dara.


"Aku belum tahu, Bagaimana menurutmu?" tanya Bastian.


"Semuanya terserah padamu Om Bastian, jika Om mau melakukannya Aku akan menemani om Bastian. aku akan selalu bersamamu kemanapun kamu pergi." jawab Dara.


Pernikahan yang semakin dekat membuat Pak Rusdi berpikir untuk mencari tahu mengenai ayah kandung dari Dara, Dara seorang wanita Dia harus mencari wali untuk pernikahannya, seorang pria dengan semua keadaan yang dia miliki.


"Aku minta padamu untuk datang ke pernikahan putrimu." pinta Pak Rusdi.


"Tentu saja aku akan datang ke pernikahan putriku, aku benar-benar sangat berterima kasih padamu karena kamu mau merawatnya hingga sampai sekarang ini." jawab seorang pria.


Tatapan mata kedua pria itu nampak saling menatap satu sama lain. "Kamu tahu kan aku bukanlah Ayah kandungnya, aku tidak berhak menikahkan dia. kamu adalah Ayah kandungnya Jadi aku minta tolong untukmu menikahkan putrimu. beri dia kebahagiaan setelah apa yang dia terima selama ini." ucap Pak Rusdi.


"Baiklah, aku akan datang bersama istriku. sebenarnya dia sudah tahu mengenai putriku namun aku mencarinya selama beberapa tahun namun tidak aku temukan. aku mencari tahu ke tempat Sri namun wanita itu sudah menikah dan pergi ke sebuah tempat yang jauh." ucap seorang pria.


** bersambung **


mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.


- my little wife


- Isteri kesayangan tuan besar


- ku balas pengkhianatan mu


- Mawar hitam berduri


- I love you uncle Bastian


- Terlempar ke dimensi kerajaan