
"Kalian punya sopan santun, tidak?!" seru Dara.
"Maaf, aku tidak sengaja." jawab si pria.
Dara benar-benar sangat tidak menyukai ada pria yang mempunyai pikiran begitu kotor, karena hal itu saat ada pria yang melakukan hal itu padanya seketika Dara langsung marah dan...,
BUK..
BUK.
Dara yang marah wanita itu langsung menonjok wajah salah satu pria hingga pria itu langsung terjatuh.
BRUKK..
Si pria yang langsung terjatuh dari kursi, "Dengarkan aku ya, tuan. aku sangat tidak suka kepada pria yang pikirannya kotor, licik dan sangat menyebalkan. Jika kamu mempunyai pemikiran seperti itu maka jangan salahkan aku jika aku langsung menghajarmu." ucap Dara yang kemudian berdiri sambil berkaca pinggang.
Salah satu pria yang menolong temannya itu nampak sangat marah kepada Dara. "Berani sekali kamu melakukan hal ini!!" seru pria B.
Beberapa pelayan cafe yang melihat hal itu nampak mereka mendekati Dara. "Ada apa, Dara?" tanya teman-teman Dara.
"Pria ini benar-benar sangat brengsek, berani sekali dia menyentuh pantatku." jawab Dara.
Bastian yang berada di kantornya nampak pria itu mendengarkan sedikit suara teriakan, seketika Bastian keluar dari kantornya. "Ada apa, Nita?" tanya Bastian kepada Nita.
"Tidak tahu pak Bastian, kelihatannya Dara melakukan sesuatu." jawab Nita.
Langkah kaki Bastian berjalan mendekati Dara, sedangkan Nita nampak wanita itu tersenyum. tersenyum begitu senang karena dia menganggap pasti Dara akan mendapatkan pelajaran karena sudah melakukan sesuatu.
"Ada apa ini?" tanya Bastian kepada para pegawai yang berkerumun.
"Itu loh Pak, pengunjung itu...," ucap salah satu pekerja.
"Memangnya ada apa?" tanya Bastian lagi.
"Itu loh Pak, pria itu katanya tadi memukul pantat Dara." jawab pegawai yang lain.
Setelah mendengar jawaban dari salah satu karyawannya, Hal itu membuat Bastian sangat marah. seketika langkah kaki Bastian mendekati Dara, tatapan matanya menatap seorang pria yang sudah tersungkur di lantai dengan wajah yang sedikit memar.
"Ada apa Dara?" tanya Bastian.
"Ini loh Om, dua pria Kurang ajar ini.., masak mereka berani menyentuh pantatku, mereka kira aku ini wanita murahan apa." jawab Dara yang emosi.
"Telepon polisi!" perintah Bastian kepada salah satu pegawainya.
Seketika dua pria itu langsung terkejut saat pemilik cafe bukannya bertanya malah langsung meminta karyawan yang lainnya untuk menelpon polisi.
"Kenapa anda melakukan hal ini?!" seru 2 pria itu.
"Di sini bukan tempat pelacuran, di sini adalah tempat kerja. di sini adalah tempat orang membeli makanan bukan tempat orang kurang ajar seperti kalian." ucap Bastian yang kemudian berjalan mendekati dua pria itu.
Wajah memar sedikit itu benar-benar tidak bisa membuat Bastian senang. "Kenapa kamu harus memukul pria itu dengan lemah lembut seperti ini, Dara. Seharusnya kamu melakukan sesuatu yang lebih keras pada mereka hingga mereka tidak berani untuk melakukan pelecehan kepada seorang wanita." ucap Bastian yang kemudian...,
BUKK..
PLAKK..
PLAKK..
Bastian kembali memberikan pukulan kepada salah satu pria yang sudah dipukul oleh Dara, pria itu kembali tersungkur dengan mulut yang sedikit berdarah.
"Aku sudah memiliki rekaman CCTV mengenai perbuatan kalian, jika kalian mau menuntutku silahkan. tapi akan kupastikan kalian akan masuk penjara dalam waktu yang lama, aku akan meminta pengacara untuk mengurus ini." ucap Bastian dengan raut wajah yang benar-benar sangat menakutkan hingga membuat kedua pria itu langsung terdiam.
Bastian benar-benar tidak suka jika ada seorang pria berusaha mendekati Dara, tapi kedua pria ini malah menyentuh Dara. Hal itu membuat Bastian benar-benar sangat marah namun Bastian tidak mungkin menunjukkan kemarahannya itu di depan para karyawannya ataupun Dara.
"Maaf aku tidak bisa memberikan kalian maaf, sebentar lagi polisi akan datang kemari. kalian akan mendekam di penjara dalam kurun waktu yang lumayan lama. walaupun kalian mempunyai pengacara aku jamin pengacara kalian itu tidak akan bisa membuat kalian keluar." ucap Bastian yang kemudian meminta para pegawainya untuk kembali ke posisi mereka masing-masing.
Para tamu yang ada di cafe itu nampak menatap Bastian dengan tatapan mata yang begitu bergelora. "Pemilik cafe ini benar-benar cool, dia sangat keren." ucap salah satu wanita.
"Benar, dia sudah lama loh enggak ke sini." ucap wanita yang lain.
"Kalau aku menjadi pacarnya pasti aku akan beruntung." ucap wanita A.
"Benar sekali, sudah tampan gagah tubuhnya seksi, dia begitu berwibawa dan sangat melindungi wanita." jawab wanita B.
"Kalau aku menjadi kekasihnya pasti aku akan membuat pria itu hanya melihatku." ucap wanita C.
Para wanita yang ada di cafe tersebut nampak terus membicarakan Bastian yang memang selalu menjadi idola para wanita,
"Dara, masuklah." pinta Bastian.
"Iya Om." jawab Dara yang kemudian masuk.
Seketika Bastian langsung menarik tangan Dara dan membawanya ke kantor. "Ada apa Om?" tanya Dara.
"Mulai besok kamu tidak usah melayani para pembeli, Kamu stay di dapur dan kerjakan sesuatu di dapur ataupun duduk saja. Jangan melakukan hal seperti tadi lagi." ucap Bastian yang mencoba untuk menetralkan amarahnya.
Sekitar 5 menit kemudian ternyata dua polisi sudah datang ke tempat Bastian. "Pak Bastian, ada pak polisi yang datang." ucap salah satu pekerja.
"Baiklah, Dara Kamu tunggu di sini jangan kemana-mana." perintah Bastian yang membuat Dara menganggukkan kepalanya.
Akhirnya Bastian keluar untuk menemui 2 polisi tersebut, di sana Bastian menceritakan apa yang terjadi kepada para pegawainya. Bastian sudah mengatakan kepada para polisi itu untuk memberikan efek jerawat kepada dua pria ini. mereka Baru melakukan hal itu, Bastian yakin jika diteruskan mereka akan melakukan tindak kejahatan yang lebih parah lagi.
"Lalu, apa yang harus kami lakukan, Tuan Bastian?" tanya Pak polisi.
"Saya akan menuntut mereka karena pelecehan pada karyawan saya." jawab Bastian.
"Tolong tuan Jangan melakukan hal itu, saya akan melakukan apapun. jangan bawa saya ke kantor polisi." ucap si pria.
"Buat apa kalian mengatakan hal itu, coba tadi kalian tidak melakukan hal sehina itu. Aku tidak akan membuat kalian dalam masalah." jawab Bastian yang terlihat masih tidak bisa memaafkan dua pria itu.
Percuma saja mereka meminta maaf, walaupun bersujud pun pasti tidak akan memaafkan dua pria itu. baginya Dara adalah sesuatu yang tidak boleh disentuh oleh orang lain, Jika dua pria itu sudah berani menyentuhnya maka Bastian tidak akan memberikannya Maaf. Bastian pasti akan memberikan dua orang itu hukuman Apapun Yang terjadi.
"Baiklah kalau begitu Tuan Bastian, saya akan membawa dua orang ini untuk diproses hukum." ucap pak polisi yang kemudian memborgol dua pria tersebut.
"Tuan, tuan. Jangan melakukan hal ini pada kami. kami mempunyai keluarga!!" seru dua pria itu.
"Seharusnya kalian memikirkan mengenai itu dari tadi bukan setelah mendapat hukuman kalian baru berpikir." jawab Bastian yang kemudian meminta pak polisi untuk membawa dua pria itu.
** bersambung **
mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.
- my little wife
- Isteri kesayangan tuan besar
- ku balas pengkhianatan mu
- Mawar hitam berduri
- I love you uncle Bastian