I LOVE YOU UNCLE BASTIAN

I LOVE YOU UNCLE BASTIAN
Mulai menjalani hubungan



Sesuai dengan kesepakatan akhirnya Dara meminta kepada Bastian untuk menjalani hubungan mereka seperti sedia kala, Memang sekarang Bastian dan Dara saling membuka perasaan mereka. namun Dara juga ingin meraih cita-citanya, dia ingin menjadi seorang chef yang bisa diandalkan.


Beberapa minggu kemudian terlihat Dara mulai mencari pekerjaan, terlihat gadis itu melamar pekerjaan di salah satu restoran.


"Apa kamu yakin mau melamar kerja di sana, dara?" tanya Bastian.


"Iya Om, aku mau melamar kerja di sana. Aku ingin mengejar cita-citaku menjadi seorang koki atau seorang desainer." jawab Dara.


"Cita-citamu banyak sekali, dulu kamu bilang mau jadi dokter. sekarang sudah berubah jadi koki atau desainer." canda Bastian.


"Waktu saja berjalan Om, keinginan manusia aja bisa berubah." jawab Dara yang membuat Bastian nampak terdiam.


"Oh ya, nanti Om Bastian bisa mengantar aku ke salah satu butik, tidak?" tanya Dara.


"Kamu mau melamar di sana juga?" tanya Bastian.


"Iya Om, nanti kalau salah satu ada yang menerima lamaran pekerjaanku maka aku akan kerja di sana." jawab Dara.


"Ya sudah kalau gitu, nanti Om Bastian akan mengantar kamu." jawab Bastian.


waktu sudah mulai berjalan dengan begitu indah terlihat dari hari ke hari darah semakin menjadi gadis yang sudah dewasa.


** Satu tahun kemudian **


Sekarang Dara sudah berusia 20 tahun, memang 1 tahun yang lalu itu beberapa bulan lagi darah berusia 19. Jadi kalau 1 tahun kemudian berarti Dara berusia 20 tahun belum genap. kita buletin aja berumur 20 tahun.


"Dara!!" seru seorang wanita.


"Ya, mbak!" seru Dara.


"Dara, Kamu ini gimana sih. Aku kan sudah bilang cepat gambar desain pakaian para wanita itu, kita ini sudah kewalahan untuk menerima pesanan dari para pembeli!" seru seorang wanita yang ternyata pemilik sebuah butik tempat Dara bekerja.


"Iya mbak, sebentar ini aku lagi mendesain. tanganku cuma satu Mbak kalau tanganku banyak sih nggak papa." jawab Dara.


"Kamu kira kamu itu cumi-cumi, atau gurita? jadi kamu punya banyak tentakel gitu." ucap seorang wanita yang bernama Mbak Tri.


"Ya Allah mbak Tri ini cerewet banget sih, Iya iya nanti akan aku buatkan desain pakaian itu." ucap Dara.


"Nanti kita lembur jangan ada yang berani pulang, karena kita memiliki pesanan pakaian yang menumpuk!" seru Mbak Tri yang membuat Dara langsung shock.


"Ya nggak bisa gitu dong Mbak, Hari ini aku ada acara kencan loh.., masa aku harus membatalkan rencana kencan ku sih!!" seru Dara.


"Nggak bisa, bilang dulu sama pacarmu untuk membantumu begadang di sini. Jika sampai pesanan kita belum selesai bisa-bisa butik ini akan dituntut, Dara!!" teriak mbak Tri yang membuat Dara menghembuskan nafasnya


Hari ini memang Dara ada rencana untuk makan bersama dengan Bastian, karena hal itu Dara sangat kebingungan ketika pemilik butik mengatakan kalau hari ini dia harus lembur.


"Ada apa Dara?" tanya Lastri.


"Ini loh Lastri, mbak Tri bilang kita harus lembur sampai malam. gimana sih, hari ini aku ada janji kencan lagi..," gerutu Dara.


"Iya itu mbak Tri, mentang-mentang dia pemilik butik ini masak dia enggak kasih waktu buat para jomblo untuk mencari pacar sih." ucap Lastri yang membuat Dara kemudian mengambil ponselnya. Dara yang kebingungan tentu saja wanita itu harus mencari alasan untuk membicarakan mengenai hal ini kepada Bastian, sedangkan ternyata Bastian sudah ada di depan butik milik mbak Tri.


"Tenang aja, aku sudah ada di depan butik. kamu mau aku bawakan makanan atau apa? nanti aku akan membantumu bergadang, lagi pula si Tri kurang ajar itu benar-benar ingin mempermainkanku." ucap Bastian yang kemudian masuk ke dalam butik yang ternyata milik sahabat dari Bastian.


"Kurang ajar kamu Tri, kamu ini mau mempermainkan aku ya. hari ini aku mau kencan tahu sama kekasihku, malah sekarang kamu memenjarakan dia di sini." cibir Bastian yang membuat mbak Tri nampak tertawa terbahak-bahak.


"Hahaha.., pria yang begitu dingin tidak suka sama wanita dan aku kira kalau kamu dulu itu adalah pria sesuka sesama jenis. tapi sekarang ternyata kamu pacaran sama gadis Superman semacam Dara." canda mbak Tri yang membuat Bastian melinting lengan bajunya.


"Wow.. wow.., jangan seperti itu dong Bastian. aku itu cuma sedang bercanda, kalau kamu melakukan hal itu nanti gimana aku akan bicara sama suamiku. Kamu tahu kan kalau kita itu teman jadi sesama teman tidak boleh saling berkelahi." ucap Mbak Tri yang membuat Bastian menyipitkan salah satu matanya.


"Ya udah kalau gitu, kamu lembur aja di sini sama Dara. kamu kan pandai menggambar, bantu Dara untuk membuat gambar sana. nanti aku kasih liburan dua hari deh buat Dara kalau pesanannya selesai hari ini." ucap Bastian yang kemudian mendekati Mbak Tri.


"Kata-katamu akan ku pegang, jika sampai kamu membohongiku maka tamatlah riwayatmu." ucap Bastian yang membuat mbak Tri tersenyum cengengesan.


Akhirnya malam itu dihabiskan Dara dan Bastian di butik milik mbak Tri, mereka harus mendesain pakaian. para pekerja yang ada di butik itu tidak diperbolehkan pulang, Setelah beberapa jam kemudian Dara menyelesaikan beberapa gambar desain pakaian yang dibantu oleh Bastian. sekitar pukul sebelas malam Bastian membawa Dara pulang terlihat pria itu menggendong Dara masuk ke rumah Pak Rusdi. tatapan mata Bastian menatap Dara yang semakin hari semakin dewasa.


"Kamu mau pulang, Bastian?" tanya Pak Rusdi .


"Iya Mas." jawab Bastian.


"Oh ya, aku mau tanya sebentar, boleh tidak?" tanya Pak Rusdi kepada Bastian.


"Iya, Mas ada apa memangnya?" tanya Bastian.


"Oh ya Bastian, Sebenarnya kamu itu punya hubungan apa sih sama wanita itu?" tanya Pak Rusdi.


"Wanita yang mana Mas?" tanya Bastian kembali.


"Wanita yang selalu menguntit di depan rumahmu, bahkan beberapa waktu yang lalu Mas memergoki wanita itu menaruh bangkai kucing di depan rumah kami." ucap Pak Rusdi.


"Maksud Mas apa Sarah?" tanya Bastian.


"Iya, aku tidak ingin wanita itu selalu mengganggu Dara, Bastian. kamu tahu sendiri kan wanita yang cemburu itu akan melakukan segala cara. mas tidak mau wanita itu tiba-tiba melukai Dara." ucap Pak Rusdi.


"Mas tenang aja, lagi pula aku tidak ada hubungan apapun sama dia kok." jawab Bastian.


"Ya sudah kalau begitu, Mas Rusdi minta tolong sama kamu jaga Dara." ucap pak Rusdi.


"Iya Mas, jangan khawatir. aku akan menjaga Dara, lagi pulang aku sudah bilang kan sama Mas Rusdi jika Dara sudah mengatakan Iya aku akan langsung mempersunting dia." ucap Bastian yang membuat pak Rusdi nampak tersenyum.


** bersambung **


mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.


- my little wife


- Isteri kesayangan tuan besar


- ku balas pengkhianatan mu


- Mawar hitam berduri


- I love you uncle Bastian