I LOVE YOU UNCLE BASTIAN

I LOVE YOU UNCLE BASTIAN
Pandangan samar Dara



"Apa yang kau inginkan?" tarnya suami Bu Sri kepada Bastian.


"Tentu saja aku akan membunuhmu." jawab Bastian.


"Berani kamu melakukan hal itu?" tanya suami Bu Sri kembali.


"Kamu kira aku tidak akan berani melakukannya? akan ku habisi kamu serta wanita itu." jawab Bastian.


Melihat sorot Mata Bastian seketika suami Bu Sri tubuhnya sedikit gemetar, seorang pengusaha akan selalu bersanding dengan orang-orang yang menakutkan sekarang di depan pria itu. terlihat seorang pria muda dengan tatapan mata yang benar-benar akan membunuh.


"Jika kamu berani mencoba untuk menyentuh sedikit saja kulitnya maka akan kupastikan kau dan seluruh keluargamu akan mati. yang pertama akan kubunuh adalah anakmu yang koma tersebut." ucap Bastian yang membuat Bu Sri dan suaminya langsung terkejut.


"Berani kamu melakukan hal itu!!" teriak Bu Sri .


"Berani? Tentu saja aku akan berani melakukannya, Kau adalah wanita iblis. kau ingin membunuh darah dagingmu untuk menyelamatkan anakmu yang lain Seharusnya otakmu yang waras itu digunakan untuk berpikir, gunakan otakmu yang waras itu untuk menanyakan semua kelakuanmu ini. kau adalah seorang ibu, Apakah kau tidak mempunyai hati!!" teriak Bastian.


Nampak dokter Adam hanya terdiam saja, Tony yang ada di ruangan itu ternyata sudah merekam semua yang terjadi di ruangan itu. andaikata Bastian melakukan sesuatu yang berbahaya maka Tony mempunyai bukti untuk menyelamatkan Bastian.


"Aku akan membayar mahal untuk jantung dan ginjal wanita itu." ucap suami Bu Sri


"Aku akan membayar mahal untukmu, jika kau bisa mengembalikan semuanya pada posisinya." jawab Bastian yang membuat suami Bu Sri tidak bisa mengatakan apapun.


"Uang tidak menyelesaikan segalanya, tuan. uang tidak bisa berdiri di atas segalanya, cobalah kalian gunakan otak kalian itu. Wanita itu sudah menelantarkan calon istriku semenjak kecil, membuangnya Bahkan dia mengacuhkannya Semenjak dia dilahirkan. sekarang ketika dia mempunyai anak lagi dia ingin membunuh calon istriku, cobalah kau berfikir jika itu adalah anakmu apa yang akan kau lakukan. Bisakah kau berada di posisi calon istri itu? Bisakah kau merasakan apa yang dirasakan oleh wanita yang aku cinta itu?" tanya Bastian sembari menunjuk dada suami Bu Sri.


"Ayo kita lakukan operasi, dokter." Bu Sri yang masih ngotot ingin meminta dokter Adam mengoperasi Dara.


Seketika Bastian yang sudah kehilangan akal itu langsung menampar tubuh wajah Bu Sri, kemudian mencengkram lehernya dengan sangat keras.


"Kau adalah wanita yang tidak mempunyai hati sama sekali, aku akan membuat anakmu mati sekarang juga biar kau merasakan apa yang dirasakan orang lain." ucap Bastian yang meminta dokter Adam untuk menunjukkan ruangan dari anak Bu Sri.


"Berhenti apa yang ingin kamu lakukan?!" teriak Bu Sri.


"Aku akan membunuh putramu biar kau merasakan sakit sama seperti yang dirasakan oleh putrimu." jawab Bastian yang kemudian menarik pakaian dokter Adam.


Dokter Adam bisa melihat raut wajah Bastian, pria itu bukanlah pria kejam yang akan langsung membunuh orang lain. "Tenanglah, Aku tidak akan melakukan operasi kepada Gadis itu." ucap dokter Adam.


Bastian yang menarik tubuh dokter Adam seketika pria itu terhenti. "Apakah kamu yakin?" tanya Bastian.


"Aku jamin aku tidak akan melakukannya, aku bukanlah pria brengsek yang akan melakukan tindakan kotor seperti itu. Aku mempunyai anak istri aku bukanlah seorang pembunuh." ucap dokter Adam yang membuat Bastian tersenyum.


"Baiklah kalau begitu, dokter. Terima kasih aku akan membawa wanita yang aku cinta itu kembali pulang." ucap Bastian.


"Baiklah kalau begitu, aku minta maaf karena aku tidak tahu. jagalah baik-baik wanita yang kamu cintai itu." jawab dokter Adam yang kemudian menatap kepergian Bastian.


Seorang pria yang sudah memendam perasaannya selama bertahun-tahun, beberapa bulan lagi darah akan berusia 19 tahun pastian ingin melamar Dara di usianya yang ke-19, dia ingin mengutarakan perasaannya.


Di tempat lain ternyata Dara dari tadi sudah sadar, walaupun wanita itu belum sepenuhnya sadar tapi Dara bisa mendengar apa yang dikatakan oleh Bastian dari awal sampai akhir. wanita itu nampak tersentak saat mengetahui kalau pria yang selama ini menjaganya mempunyai perasaan kepadanya, Bastian kembali ke ruangannya di Sana hanya ada Tony yang sedang menunggu Dara.


"Aku akan membawa gadis kesayanganku ini pulang." jawab Bastian.


"Kau harus menjaganya baik-baik, Jika kamu benar-benar mencintainya." ucap Tony.


"Dia adalah segalanya bagiku, dia adalah duniaku dia adalah kebahagiaanku dia adalah kesedihanku." jawab Bastian sembari tersenyum kepada Toni


DEG...


Dara yang mendengar semua yang dikatakan oleh Bastian Gadis itu benar-benar sangat terkejut dan dia tersentak luar biasa. Dara benar-benar tidak pernah mengira Kalau pria yang selama ini bersamanya adalah pria yang mencintainya, memberikannya harapan dan memberikannya kebahagiaan.


Entahlah Bagaimana perasaan Dara. Dara benar-benar bingung dengan semua kenyataan itu, wanita itu nampak terdiam dia tidak berani membuka matanya. jantungnya berdebar begitu kencang serasa jantung itu ingin keluar dari tubuhnya. sebenarnya Dara ingin membuka matanya, dia ingin menanyakan mengenai perasaan dari pria yang selalu dia panggil Om tersebut.


Terlihat Bastian masuk ke dalam mobil sembari menggendong Dara, Toni menyetir mobilnya sembari tersenyum menatap pria seusianya yang jatuh cinta kepada gadis berusia 18 tahun tersebut.


"Dua tahun memendam cinta apakah terasa sakit, Bastian?" tanya Tony.


"Tidak, aku mencintainya dengan begitu tulus. aku memandangnya sebagai gadis semenjak usianya 16 tahun. hatiku selalu berdebar melihatnya, senyumnya yang selalu membuatku berada di ujung tanduk. setiap kali dia didatangi pria Aku selalu cemburu, ketika dia mendapatkan masalah aku selalu kebingungan. Dia adalah wanita yang begitu luar biasa, dia adalah wanita mandiri dengan semua cita-citanya." ucap Bastian.


"Aku doakan semoga kamu selalu bersama dengannya." ucap Tony.


"Aku akan melamarnya ketika dia sudah siap Aku akan menjadikan dia istriku, ketika dia mau mengatakan iya." ucap Bastian sambil tersenyum.


Tony hanya bisa menganggukkan kepalanya, pria itu sudah tahu semenjak Bastian dibuat kalang kabut ketika Dara mengalami sebuah insiden kecelakaan kecil. Dara benar-benar kebingungan, dia tidak pernah merasakan jatuh cinta kepada seorang pria. bagi Dara hanya satu pria yang ada di hatinya Pak Rusdi bapaknya.


Namun setiap Dara bersama dengan Bastian Gadis itu selalu tenang dia tidak tahu perasaan yang dimiliki oleh Bastian, namun Bastian adalah satu-satunya pria yang selalu membuatnya nyaman. selalu membuatnya tenang di semua situasi yang dirasakan oleh Dara.


"Benarkah? Jadi selama ini Om Bastian menyukaiku, lalu Bagaimana jika Bapak tahu." guman Dara dalam hati.


Sekitar hampir satu jam kemudian Bastian sudah sampai di rumahnya, pria itu tidak berani membawa Dara pulang, dia menggendong Dara dan membawa Gadis itu masuk ke kamar yang dulu dipakai Dara.


** bersambung **


mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.


- my little wife


- Isteri kesayangan tuan besar


- ku balas pengkhianatan mu


- Mawar hitam berduri


- I love you uncle Bastian