I LOVE YOU UNCLE BASTIAN

I LOVE YOU UNCLE BASTIAN
Bastian di ajak selingkuh



Beberapa hari setelah lembur di butik akhirnya Dara mendapatkan libur selama 2 hari, terlihat Dara pergi ke kampus tempat Bastian mengajar. wanita itu menatap beberapa gadis yang berada di sana, Dara memutuskan untuk rehat sejenak dari kuliahnya, wanita itu ingin fokus pada pekerjaan barunya. tatapan mata Dara menatap seorang wanita yang memang selalu berusaha untuk mengejar Bastian, wanita itu terlihat membawa bingkisan seperti kado.


"Itu wanita topeng monyet bawa apa ya." ucap Dara yang melihat Sarah membawa sebuah kado yang pastinya untuk Bastian.


Sesaat kemudian terlihat Dara memikirkan mengenai hari ini. "Hari ini kan hari Valentine, apa jangan-jangan wanita topeng monyet itu ingin memberikan kado itu sama Om Bastian? aduh..., ini wanita jelas-jelas mau merayu Om Bastian." ucap Dara yang terlihat sedang dalam kondisi cemburu alami. langkah kaki Dara berjalan memasuki kampus, terlihat di sana ada sebuah ruangan yang memang khusus untuk tempat siapapun merehatkan dirinya. membaca buku atau sesuatu tempatnya di sebelah perpustakaan.


Di tempat lain terlihat seorang pria sedang memberikan pelajaran kepada para mahasiswa dan mahasiswinya. Bastian menerangkan seluruh pelajaran ini dengan begitu teliti.


"Lihatlah Pak Bastian itu benar-benar sangat tampan wajahnya menawan kata-katanya itu begitu tegas. apalagi Lihatlah..., cui..cui.., tubuhnya begitu menggoda." bisik seseorang mahasiswi kepada temannya.


"Kamu benar sekali, tapi yang aku dengar sih Pak Bastian itu sudah mempunyai kekasih." jawab Salah satu mahasiswi.


"Apa Iya?" tanya mahasiswi A.


"Iya, katanya itu dia adalah mahasiswi yang pernah kuliah di sini." jawab mahasiswi b.


"Kamu tahu tidak, aku tadi memberikan hadiah Valentine sama Pak Bastian loh...," ucap mahasiswi A.


"Benarkah? Kok sama sih aku juga memberikan Pak Bastian sebuah kado Valentine." jawab mahasiswi b.


"Pasti banyak cewek yang memberi Pak Bastian kado valentine." ucap mahasiswi A.


"Yang aku dengar sih rumor dari kampus ini ada beberapa dosen yang menyukai Pak Bastian, namun pria itu menolaknya." ucap mahasiswi b.


"Iya, katanya sih Bu sarah juga menyukainya tapi ditolak mentah-mentah sama Pak Bastian." jawab mahasiswi A.


Ucapan demi ucapan terus keluar dari mulut orang-orang, terlihat beberapa mahasiswi memang mempunyai perasaan kepada Bastian. namun sayangnya Bastian adalah seorang pria yang mempunyai ketegasan luar biasa, pria itu hanya mencintai satu orang walau seperti apapun dia tidak akan bisa menjadi pria brengsek hingga membuat dirinya bermain dengan beberapa wanita.


"Baiklah kalau begitu, karena waktu mengajar saya sudah selesai silakan kalian pulang. karena aku yakin kalian mempunyai acara spesial hari ini!" seru Bastian yang membuat para gadis bersorak begitu keras.


"Pak Bastian tampan deh!" seru beberapa mahasiswi.


Tak Ada jawaban yang keluar dari mulut Bastian, pria itu hanya tersenyum kemudian membereskan buku-buku yang ada di mejanya. beberapa mahasiswa keluar dari ruangan Bastian dan beberapa mahasiswi nampak tidak mau keluar karena mereka harus menunggu waktu yang tepat untuk memberikan hadiah kepada Bastian.


"Kenapa kalian tidak pulang?" tanya Bastian kepada beberapa mahasiswanya.


"Belum Pak, kami belum mau pulang karena kami ada urusan sama Pak Bastian." ucap beberapa mahasiswi yang kemudian berjalan sembari memberikan beberapa kado di meja Bastian.


"I love you Pak Bastian." ucap salah seorang mahasiswi yang diikuti beberapa mahasiswi yang lain.


Bastian bersikap begitu biasa seolah pria itu tidak mempunyai hati sama sekali, setelah para mahasiswinya keluar, tatapan Mata Bastian menatap meja tempatnya mengajar sudah dipenuhi dengan kado Valentine. "Aku aja belum memberikan kado Valentine buat Dara, Sedangkan mereka udah memberiku hadiah segini banyak." ucap Bastian yang menggelengkan kepalanya.


Tak berselang lama seorang wanita juga masuk ke tempat Bastian, terlihat Sarah memasuki ruangan Bastian sembari tersenyum. "Selamat sore, Bastian!" seru Sarah yang memasuki ruangan Bastian.


Terlihat Bastian menoleh, menatap Sarah yang sudah masuk ke ruangannya. "Ada apa, Sarah?" tanya Bastian.


Sebuah kado diberikan oleh Sarah kepada Bastian, terlihat wanita itu tersenyum begitu manis di depan Bastian.


"Ini hadiah Valentine dariku untukmu." jawab Sarah.


Bastian tersenyum kemudian menatap Sarah. "Lihatlah di bawah mejaku ini begitu banyak kado Valentine untukku, Aku tidak mampu membawanya karena itu kamu bawa kembali saja kado valentine itu." ucap Bastian.


"Kamu ini kenapa sih Bastian, kamu selalu saja menolakku, cobalah sekali saja untuk menerima cintaku. kita coba hubungan ini." ucap Sarah.


"Kamu gila ya, aku sudah bilang kan kalau aku sudah mempunyai kekasih. Lalu kenapa aku harus bermain-main denganmu?" tanya Bastian yang kemudian pergi meninggalkan Sarah.


Namun ketika Bastian hendak pergi seketika Sarah menghentikan Bastian sembari menatap pria itu. "Ayo kita berselingkuh, Bastian. Aku tidak akan mengatakan apapun aku akan diam, aku juga akan menerima hubungan gelap kita." ucap Sarah.


Dara yang berada di depan pintu ruangan Bastian seketika wanita itu melongo begitu lebar. "Apa!" ucap Dara dengan begitu keras hingga membuat Bastian menoleh ke arah Dara.


"Kamu sudah datang?" tanya Bastian.


Dara tidak menghiraukan pertanyaan Bastian, seketika wanita itu mendekati Sarah dengan tatapan mata yang benar-benar menunjukkan ketidaksukaan. "Halo nenek tua, kamu ini benar-benar tidak punya pikiran sama sekali ya. kamu ini tidak tahu malu mengejar kekasih orang, kalau kamu tidak bisa mencari kekasih lebih baik kamu itu carilah aplikasi untuk mencari pasangan jangan mencuri pasangan orang lain." ucap Dara yang benar-benar sangat kesal. hatinya terbakar begitu hebat setelah mendengar permintaan Sarah yang mengatakan dia bersedia menjadi selingkuhan Bastian.


"Memangnya kenapa? kamu ini yang cuma anak kecil kamu tahu apa sih mengenai hubungan?" tanya Sarah yang membuat Dara nampak kesal.


"Halo nenek tua, kamu itu usianya udah tua kenapa enggak menikah-menikah. lebih baik lah aku masih muda jelas para om-om seperti Om Bastian itu melirikku, bunga segar harum mewangi dan bodinya aja aduhai, kalau kamu usianya udah tua tidak laku menyebalkan dasar topeng monyet." ucap Dara yang membuat sarang langsung marah.


"Kamu dasar wanita tidak tahu diri!" bentak Sarah.


Seketika Bastian mendorong tubuh Sarah dengan Sedikit keras. "Ini peringatan terakhir untukmu, Sarah. jangan salahkan aku jika aku sampai menurunkan tanganku ini ke wajahmu kembali, kamu punya pendengaran yang bagus bukan? aku sudah mengatakan padamu kalau aku tidak mencintaimu, Lalu kenapa kau malah memintaku untuk menjadi selingkuhanmu? maaf saja aku bukan pria brengsek yang akan mempermainkan cinta seorang wanita." ucap Bastian yang kemudian mengajak Dara.


"Bentar Om." ucap Dara yang kemudian memutar tubuhnya dan meminta Bastian untuk membawa hadiah-hadiah yang diberikan oleh para mahasiswinya.


"Ngapain?" tanya Bastian.


"Ya aku Makan lah kalau hadiahnya itu makanan sama coklat." jawab Dara sembari melirik wajah Sarah dengan tatapan mata yang benar-benar begitu menunjukkan permusuhan.


** bersambung **


mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.


- my little wife


- Isteri kesayangan tuan besar


- ku balas pengkhianatan mu


- Mawar hitam berduri


- I love you uncle Bastian