I Am Yours

I Am Yours
chapter 2



Tak terasa sudah hampir setengah jam gaya berkutat dikamar dengan bukunya hingga melewatkan jam makan malam.perlu kalian ketahui gaya sangat menyukai buku novel fiksi yang menurutnya sangat menarik apalagi dapat menghiburnya dikala bad mood.


"gaya sayang turun nak,ada seseorang yang ingin bertemu dengan mu"teriak Santi dari lantai bawah.


"iya mah"balas gaya tak kalah teriak.


...****************...


"mah?!"


"ah sayang sini nak duduk dulu"ajak Santi tak lupa dengan wajah ramah yang selalu ia tunjukkan.


mata gaya tak lepas dari sosok yang menatap nya penuh misteri "siapa pria ini?, kenapa dia natap gue sambil tersenyum,ugh..."tanyanya dalam hati tak nyaman.


"siapa dia mah"tanya gaya tak sabar.


Santi pun tersenyum,"tenang sayang dia itu paman mu,adik mamah namanya Jonas Rivano, panggil aja om jon.paham kan sayang ".


gaya pun mengangguk menatap manik tajam milik pamannya "om Jon"akan kan ia memanggil nya dengan sebutan itu ?.


"Jon, kenalkan ini anak sambungku namanya Gaya Prillya dia masih SMA dan baru naik kelas 12.kaka minta jaga dia baik baik dan akurlah kalian selama Kaka ga ada okey!?"


"m-mah maksudnya apa ,kok tiba-tiba mamah ngomong gitu?ini bukan seperti yang gaya pikiran kan kan?"kaget dengan ucapan yang keluar dari mulut mamahnya.


Santi menarik nafas dalam-dalam ia sudah menebak pasti anaknya akan menolak lalu berkata "sayang mamah sama papah bakal ke luar negeri untuk ngurus masalah disana dengan waktu yang cukup lama, mamah khawatir sama kamu jika sendirian dirumah nak,jika mamah bawa kamu gimana dengan sekolah nya?! jadi.. mamah minta sama om Jon untuk jagain kamu..bolehkan sayang ?"Santi memohon persetujan anaknya


"tapi mah gaya gapapa sendiri dirumah lagian gaya udah gede, kenapa juga mamah malah ngerepotin om ini"tuturnya tak suka.


"saya tidak keberatan "suara bariton Jonas menyangkal perkataan keponakannya.


mata bulat nan tajam gaya melotot menatap Jonas setelah mendengar ucapan barusan," apakah tidak bisa dia bekerja sama?"pikirnya.


"pikirlah ini juga demi kebaikan kamu, jangan membuat orang tuamu khawatir dan kesulitan,jadi iya kan saja"ucap Jonas tak suka dengan penolakan gaya,enak saja ia disuruh malam malam kesini padahal ia lagi ada rapat penting malah seenak jidat menolak dirinya.cih..jonas sangat membenci itu.


"Jon jangan begitu "Santi khawatir dengan respon anaknya.


"baiklah, terserah mamah saja"final gaya.


Santi tersenyum mendengar keputusan anaknya, akhirnya ia tak perlu khawatir lagi .ia percayakan semuanya pada adiknya jonas.ia percaya Jonas adalah sosok yang dewasa'yang artinya dapat menjaga anaknya.


...****************...


"Jon tolong bangun kan anakku,aku sudah siap untuk berangkat,takutnya dia marah karena tidak berpamitan dengan ku"ujar Santi menatap adiknya yang sibuk menyiapkan sarapan.


"baiklah "Jon segera pergi keatas menunju kamar sikeponakan dan betapa terkejutnya Jonas melihat bagaimana cara gadis itu tertidur.rasanya ingin tertawa terbahak bahak melihat nya tapi mau bagaimana lagi ia harus jaga image untuk kelangsungan masa depannya.


"khem... Gaya bangunlah, Kaka saya mau berpamitan mu"ucapnya datar.


hening...........


"huft..."


karena tidak ada tanda-tanda responan gadis itu bangun mau tak mau Jonas harus menarik selimut dan guling yang sedang dipeluk Gaya.


"eumhh...apaan sih mah ,inikan hari Minggu jangan bangunkan gaya tidur dongg,gaya masih ngantuk..."


merasakan tidurnya terusik membuat gaya kesal, sungguh mamahnya Santi selalu membangunkannya pagi pagi buta katanya biar ga terlambat dan jadi anak rajin,rajin? apa itu rajin ? sangat bertolak belakang dengan sifatnya.gaya yang selalu membenci bacotan guru mapel, bangun terlambat,bolos bahkan selalu tidur di saat jam pelajaran.


...****************...


segini dulu jangan lupa like vote dan komen sepuasnya!😁👌 apakah perlu lanjut? tentu iya dong wajib untuk melanjutkan ini cerita bukankah begitu?.