Forced to Marry

Forced to Marry
Pesiapan Pernikahan (2)



Haiii temen temen ini karya pertama author dan jika ada kesalahan ya mohon dimaafkan dan juga jalan lupa dukung author dengan vote cerita ini dan like juga tambahkan ke favorit ya







Saat Naura melihat lihat kamar Varel,ia di kagetkan dengan suara.....


“Ada apa kau kemari?”ucap Varel yang baru keluar dari kamar mandi.


Naura yang merasa kaget langsung merasa kaget saat melihat ke arah sumber suara.


Dan seketika Naura terpatung melihat pemandangan yang ada di depan matanya.


Yaa,Varel hanya memakai handuk yang dililitkan di bagian bawahnya dan tentu saja bagian atasnya memperlihatkan absnya yang terbentuk sempurna.


“Heey,ada apa kau kesini?”tanya Varel lagi.


Naura yang kaget langsung membalikan tubuhnya.


“Mamamu,menyuruhmu ke bawah”ucap Naura gelagapan sambil berlari kecil ke luar kamar Varel.


“Dasar gadis aneh”ucap Varel.


Naura yang sudah di luar kamar Varel langsung...


“Wahh apa yang aku lihat tadi?”


Varel yang sedang di dalam kamar langsung mengganti pakaiannya,sedangkan Naura menunggu di sofa dekat kamar Varel.


“Ayo kita turun ke bawah”ucap Varel yang tiba-tiba datang.


“I-iya”jawab Naura gugup karena masih mengingat kejadian tadi.


Mereka pun langsung pergi ke bawah menuju tempat ibu mereka berada.


“Reno”ucap mamanya.


“Apa kau setuju undangan pernikahan kalian ini”tunjuk mama Naura.


“Terserah tante dan mama saja”ucap Varel.


“Baiklah,tolong buatkan 1.500 undangan harus jadi dalam waktu 3 hari lagi”ucap mama Varel.


“Baik nyonya besar,kalau begitu saya pamit undur diri”ucap perancang undang dengan hormat.


Mereka pun berbincang bincang pasal pernikahan Varel dan Naura.


“Naura,besok kamu ada waktukan?”ucap mama Naura.


“Memangnya ada apa ma?”


“Besok,Varel akan menjemputmu untuk ke toko perhiasan untuk memilih cincin pernikahan kalian”sambung mama Varel.


“Baiklah tante”


Hari semakin sore,Naura dan mamanya berpamitan untuk pulang ke rumah


“Ohh iya jeng,kita pamit pulang dulu ya udah sore soalnya bentar lagi papanya Naura pulang”pamit mama Naura.


“Ehh iya,hati hati di jalan ya”ucap mama Varel.


Naura yang sudah masuk kedalam kamarnya langsung membersihkan dirinya yang dari tadi sudah merasa lengket dan berganti pakaian.


Keesokan harinya Naura sudah siap dengan pakaian rapi tapi kali ini pesonanya kurang karena wajah cemberutnya,sebenarnya Naura igin menolak tapi lah apa daya dengan ancaman papanya yang tidak main main.


Flasback on


Saat malam Naura memikirkan agar tidak bisa ikut dengan Varel karena ia sangat tidak suka dengan sikap Varel yang sanagt dingin.


Ia tadi menerima permintaan maam Varel karena tidak enak pada mama Varel,dan sekarang dia bingung bagaimana harus menolaknya.


Jam sudah menunjukkan pukul 01.00 tapi Naura masih saja berpikir bagaimna membuat alasan.


“Apa aku pura pura sakit?”batinnya.


“Tidak,bisa saja nanti mama suruh dokter meriksa”


“Apa aku pura pura ke siangan bangun?”


“Tidakk,itu juga”


“Aku akan bilang ada temu janji dengan temanku”


“Ya itu sangat bagus”


Flasback off


Pagi hari


Dibawah mamanya sudah memasak sarapan di bantu dengan maid,sedangkan papanya sedang berada di ruang tv karena hari ini papanya istirahat di rumah.


“Dimana Naura?”tanya papa Naura pada istrinya,sambil berjalan ke arah istrinya yang sedang menyiapkan makanan di meja makan.


“Entahlah,mungkin sedang bersiap”


“Memangnya dia mau kemana?”


“Dia akan pergi ke toko pehiasan dengan Varel”


“Baguslah jika mereka semakin dekat”


“Mama,Papa selamat pagi”sapa Naura.


“Selamat pagi anak papa”jawab papanya.


“Ohh iya,Naura apa kau jadi pergi dengan Varel?”tanya mamanya.


“Ehh tidak ma karena aku mau pergi bersama temanku”ucap Naura gugup.


“Naura kau jangan pernah berbohong”ucap papanya karena dia tau putri kecilnya sedang berbohong.


“Tidak pa”jawab Naura.


“Kau tidak berkata jujur Naura mau papa cabut vasilitas kamu”ucap papanya dengan nad mengancam.


“Iya,iya pa ku akan pergi dengan Varel”ucap Naura.


“Anak pintar”jawab papanya.


Setelah keluarga kecil mereka sarapan ada seorang maid yang datang menghampiri mereka yang asik menonton tv.


“Permisi tuan,adaseorang laiki laki yang ingin bertemu dengan nona Naura di depan”ucap maid itu.


“Mungkin itu Varel”ucap mamanya.


Mama Naura langsung menuju tempat Varel untuk menyambut calon menantunya itu.


“Varel,sudah lama ya”ucap mama Naura.


“Tidak tante baru saja datang”jawab Varel.


“Baiklah tunggu sebentar tante akan memangilkan Naura”


“Iya tante silahkan”


Ibu Naura pun memangil putri semata wayangnya yang sedang mengobrol dengan ayahnya.


“Naura itu Varel sudah menunggumu”


“Iya ma,pa Naura pamit dulu ya”


“Iya hati hati di jalan”ucap papanya.


Naura pun langsung menuju ruang tamu untuk menemui Varel.


“Hai Varel”


“Kenapa kau lama sekali cepat aku sebentar lagi ada janji dengan klien ku”ucapnya sambil keluar rumah Naura.


“Cihh,kau pikir aku mau bertemu dengan mu”bantin Naura.


Mereka pun langsung menuju mobil dan langsung menuju tempat tujuan.


Saat mereka sudah di dalam tiko perhiasan yang dituju..


“Kau pilihlah apa yang kau mau jika sudah panggil aku, aku akan mengecek file sebentar”jelas Varel.


“Baiklah”jawab Naura singkat.


Setelah Naura memilih akirnya menemuka cincin yang dia ras cocok,Varel langsung membayar cincin itu.


Diperjalann pulang mereka sama sekali tidak ada pembicaran.


Sampai pada akirnya naura sampai di rumahnya.


Oke sekian dulu makasih💜


jangan lua like,vote,dan tambahkan ke favorit yaa..


Maaf kalau ada typo typo karena author bukan komputer jadi pasti ada typo hehe..


Salam dari aku...


❤️🖤❤️🖤